Clubhouse Versi Android Masih Butuh Beberapa Bulan Lagi

Clubhouse: Versi Android Masih Butuh Beberapa Bulan Lagi

NESABAMEDIA.COMAplikasi media sosial berbasis audio, Clubhouse kini telah menjanjikan sebuah kerangka waktu untuk peluncuran aplikasi versi Android yang telah banyak ditunggu banyak pengguna. Ini menyusul perekrutan sejumlah pengembang software Android baru-baru ini. Dalam acara Townhall yang mereka gelar setiap minggu, salah satu pendiri dari Clubhouse yakni Paul Davison secara khusus mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah bekerja sangat keras untuk bisa hadir di perangkat Android. 

Namun pihaknya juga mengatakan bahwa akan membutuhkan waktu beberapa bulan lagi untuk bisa mewujudkan rencana tersebut. Sepertinya, beberapa bulan yang dimaksud itu adalah saat akhir musim semi atau memasuki musim panas tahun 2021 ini. 

Clubhouse sebelumnya dalam postingan blog mereka di bulan Januari yang lalu mengatakan bahwa pihaknya telah memulai pengembangan aplikasi untuk perangkat Android dalam waktu dekat. Namun mereka tidak menjanjikan jadwal pasti kapan Clubhouse bisa benar-benar hadir untuk perangkat Android. 

Sebaliknya, sebagian besar pernyataan Clubhouse dalam unggahan blog tersebut masih sangat ambigu dan samar-samar. Mereka hanya membahas soal pentingnya dukungan untuk perangkat Android sehingga aplikasi Clubhouse bisa diakses oleh lebih banyak pengguna. 

Sementara itu, rival terbesar dari Clubhouse yakni Spaces milik Twitter, telah berhasil memanfaatkan momentum lamanya aplikasi Clubhouse untuk hadir di perangkat Android dengan meluncurkan dukungan secara cepat ke lebih banyak pengguna di semua platform. 

Pada bulan ini misalnya, Spaces telah dibuka untuk uji coba ke beberapa pengguna Android, yang memungkinkan siapapun yang menggunakan perangkat smartphone Android bisa bergabung dan berbicara di dalam ruang audio Spaces. Tidak lama setelahnya, Twitter mengumumkan bahwa akan menghadirkan Spaces ke publik pada bulan April.

Jadwal tersebut, tentunya akan jauh berada di depan mendahului Clubhouse, kecuali perusahaan melakukan percepatan pengembangan dengan segera. 

Davison menjelaskan bahwa pendekatan perusahaan untuk bisa meningkatkan skala ke pasar yang lebih besar, yakni Android, merupakan upaya yang membutuhkan progress yang lambat, dalam hal membuka akses ke lebih banyak pengguna. 

Dia mencatat saat Clubhouse mengalami peningkatan yang pesat, pengalaman pencarian di dalam aplikasi akan mendapat dampak buruk. Pengguna sekarang ini lebih sering menemukan grup berbahasa asing di feed mereka, sehingga kesulitan untuk menemukan teman baru yang sesuai. 

Untuk mengatasi tantangan yang ada ini, Clubhouse berencana untuk menghadirkan beberapa perubahan, seperti merombak feed aktivitas aplikasi, adanya tool baru yang bisa memberikan pengguna lebih banyak kontrol pada notifikasi, dan meluncurkan fitur personalisasi. 

Leave a Reply

Send this to a friend