Contoh Ancaman Militer Dalam dan Luar Negeri

10 Contoh Ancaman Militer Dalam Negeri dan Luar Negeri

Jika suatu negara terkena masalah yang berhubungan dengan militer, dampaknya sangat luas. Dampak tidak hanya mengenai pemimpin negara, kedaulatan, keutuhan dan paling penting keselamatan seluruh warga sipil turut terancam. Maka dari itu, hal ini merupakan momok suatu bangsa yang selalu diwaspadai. Ancaman Militer harus dicegah oleh semua komponen masyarakat.

Lalu, sebenarnya apa makna sesungguhnya yang tersirat dari ancaman militer? Berdasarkan pada beberapa sumber, segala sesuatu terkait penggunaan senjata yang dilakukan oleh sekelompok orang secara terorganisir dapat dikatan sebagai definisi dari ancaman militer. Bahkan bentuknya ada dua yakni: ancaman dari dalam dan luar negeri.

Contoh Ancaman Militer Dalam dan Luar Negeri

Kedua jenis ancaman itu jangan dianggap remeh. Potensi untuk hilangnya ideologi sebuah negara sangat tinggi.  Apalagi pertahanan lemah, sudah pasti ancaman mudah masuk atau tumbuh begitu saja. Pemerintahan terganggu, rakyat jelata tidak bisa hidup damai dan layak. Nyawa dipakai sebagai taruhannya.

Tentu saja akibat dari ancaman bidang militer begitu seram. Supaya pembaca sekalian lebih memahami, berikut ini akan tersaji paparan singkat tentang contoh konkret dua bentuk ancaman militer. Pembahasan contoh dimulai dari dalam negeri dahulu, setelah itu luar negeri.

5 Contoh Ancaman Militer Dalam Negeri

Keselamatan bangsa dapat terkoyak, ketika kekuatan militer dari dalam negeri bersifat mengancam. Selain militer kekuatan lain juga bersifat mengancam. Misalkan saja bermunculan organisasi terlarang tanpa ada ijin pendirian. Sampai urusan konflik karena beda pandangan turut menjadi momok bagi keamanan negara.

Ini bisa terjadi karena adanya upaya penggulingan kekuasan, keinginan sebagai pemimpin atau penguasa, ingin membentuk sebuah negara baru dan masih banyak lagi. Ancaman dari dalam ini dapat dijabarkan dalam 5 contoh. Apa sajakah contoh tersebut? Inilah dia!

1. Pemberontakan Bersenjata

Contoh Ancaman Militer Dalam Negeri

Jenis yang pertama ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Peristiwa pemberontakan juga telah tercatat dalam sejarah. Semua itu terjadi hanya karena ingin membentuk sebuah negara baru.

Bahkan pemberontakan yang terjadi sangat keji. Tiada rasa kemanusiaan, rakyat jelata menjadi korban kekejaman pemberontak. Contoh dari peristiwa pertama ini yaitu: Pemberontakan DI/TII, Permesta, PRRI, Gerakan 30 September/PKI

2. Perang Saudara

Contoh ancaman kedua ini terkait pertempuran antara golongan bersenjata satu dengan lainnya. Umumnya terjadi pada suatu masyarakat di wilayah tertentu yang sedari awal memang sering berkonflik.

Sedangkan alasan lain bisa saja karena suatu sebab khusus yang memicu ketegangan. Bisa jadi karena ada masalah sepele, yang akhirnya mencuat dalam bentuk ketegangan berlarut-larut dengan memakai senjata. Contohnya saja: Peristiwa di Sampit, Gerakan Aceh Merdeka, Kerusuhan di Papua.

3. Aksi Teror Memakai Senjata Bahaya

Aksi Teror Memakai Senjata Bahaya

Salah satu pelaku penembakan saat aksi teror di Jalan MH Thamrin

Peristiwa ini umumnya dilakukan oleh sebuah jaringan terorisme yang telah terorganisir dengan sempurna. Mereka biasanya membentuk kelompok, melakukan serangkaian latihan dan dipersenjatai.

Aksinya sangat mengancam keselamatan warga sipil tak berdosa Anggotanya berasal dari masyarakat dalam negeri. Contohnya berupa aksi bom bunuh diri di tempat ibadah, sarana dan tempat umum.

4. Sabotase Dalam Negeri

Sebuah aksi yang mengarah pada tindakan merugikan pihak militer maupun intelijen suatu negara. Biasanya dilakukan oleh orang dalam organisasi, karena dipengaruhi oleh suatu kepentingan. Kepentingan mengarah pada penghancuran sistem keamanan yang berlaku. Setelah itu digantikan sistem baru dengan maksud membahayakan negara.

5. Konflik Horizontal

Contoh Ancaman Militer Luar Negeri

Peristiwa kelima ini bisa terjadi karena adanya konflik kepentingan antar orang dalam suatu organisasi. Umumnya karena satu pihak ingin mendapat pengakuan dengan cara salah.

Ketika tindakan tersebut tidak segera teratasi. Maka suatu organisasi akan bersiap mengalami kekacauan. Ujungnya seluruh sistem yang berkaitan dengan organisasi tersebut terganggu, bahkan bisa menjalar ke pemerintah pusat.

5 Contoh Ancaman Militer Luar Negeri

Ancaman yang berbau militer sangat berpeluang dilakukan oleh pihak dari luar negeri. Tujuan mereka tidak lain hanyalah ingin menguasai suatu negara, dan mengambil beberapa keuntungan dari negara tujuan. Itu dapat terjadi di semua negara yang memiliki tingkat keamanan lemah, dan selalu menggantungkan bantuan dari pihak luar.

Ketika suatu negara itu terlalu percaya pihak lain dalam hal pemberian bantuan. Dampak yang dirasakan pasti berkepanjangan. Hal pertama biasanya negara pemberi bantuan merasa di atas angin. Karena bantuan telah diberikan, selanjutnya rasa memiliki negara juga tinggi. Mereka bebas mengatur segalanya, termasuk sifatnya yang membahayakan negara.

Seperti apakah bentuk ancamannya? Berikut ini keterangan lengkapnya.

1. Agresi

Agresi

Ancaman pertama ini berbentuk serangkaian aksi dari negara lain menggunakan senjata modern dan lengkap. Mereka berkeinginan kuat melumpuhkan negara tujuan. Keinginan segera menguasai dengan cara brutal, seperti invasi, serangan.

Bahkan warga sipil menjadi korban keganasan mereka. Kejadian ini biasanya terjadi tiba-tiba, dalam jangka waktu lama. Sebagai contoh bangsa Indonesia telah mengalami pada beberapa ratus tahun silam yakni, agresi militer Belanda.

2. Pelanggaran Wilayah

Bentuk kedua ini sering dialami beberapa negara, tanpa terkecuali Indonesia. Pihak negara lain dengan sengaja memasuki batas wilayah tanpa ada ijin sama sekali. Mereka melakukan ini sebagai upaya untuk menguasai negara dan mengambil hasil alam yang ada.

Ancaman tersebut dilakukan melalui jalur laut dan udara, dengan kapal atau pesawat.  Contoh yang paling sering terjadi berupa pencurian kekayaan biota laut.

3. Spionase

Spionase

Ancaman ketiga ini dilakukan oleh pihak mata-mata negara lain. Segala cara penyamaran mereka lakukan untuk dapat masuk dalam negara yang dituju.

Tujuannya yakni mencari serta berhasil memperoleh informasi penting negara tujuan. Informasi itu nantinya dipakai sebagai alat untuk melumpuhkan negara secara perlahan.  Mereka yang melakukan penyamaran berasal dari pihak intelijen.

4. Teror Bersenjata

Ancaman keempat ini nyata terjadi saat ini. Sejumlah militan tidak resmi dari luar negeri membentuk jaringan ke seluruh dunia. Maksud mereka akan hal itu terkait dengan pembentukan negara sesuai prinsip yang diyakini organisasi. Mereka merekrut banyak orang untuk dilatih sedemikian rupa.

Dalam hal itu termasuk cara membuat dan menggunakan senjata mematikan. Bahkan membunuh sekian banyak nyawa bagi teroris dibenarkan dan harus dilakukan. Selain itu nyawa sendiri sering dipertaruhkan. Padahal cara mereka meneror begitu jauh dari nilai kemanusiaan.

5. Sabotase

Contoh Ancaman Militer di Indonesia

Ancaman ini ketika berhasil dilakukan dampaknya mengerikan. Karena yang diambil alih berupa sarana penting negara serta instalasi militer. Negara lain yang melakukan hal itu lebih dahulu mempunyai data kunci dari hasil spionase intelijen mereka. Setelah data terkumpul dengan atau tanpa bantuan orang dari dalam negeri, penguasaan hal pokok suatu negara dilakukan.

Itulah berbagai contoh ancaman yang terkait bidang militer. Sampai saat inipun hal itu bisa saja terjadi. Sehingga kewaspadaan memang selalu dijaga. Supaya negara tetap aman, berdaulat, damai.

Jika pemerintahan suatu negara tegas yang tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Segala ancaman yang merugikan negara tidak terjadi. Karena segala ancaman itu berasal dari kurang tegasnya pemerintahan. Pihak lain akan mudah memanfaatkannya demi mencabik keutuhan negara.

Leave a Reply

Send this to a friend