• Our Partners:

Kumpulan Contoh Hipotesis

10+ Contoh Hipotesis Penelitian, Statistik, Deskriptif, Karya Ilmiah Dll

Didalam ilmu pengetahuan alam, hipotesis merupakan suatu gagasan ataupun penjelasan yang nantinya dapat Anda uji menggunakan eksperimen dan juga studi. Sedangkan diluar ilmu pengetahuan alam, dugaan maupun teori juga dapat disebut dengan hipotesis.

Didalam sains, sebuah hipotesis butuh melewati banyak sekali pengujian sebelum ia akan diberikan suatu label teori. Hipotesis merupakan premis maupun gagasan yang dapat digunakan menjadi suatu landasan yang berguna untuk penyelidikan yang lebih lanjut.

Adapun berbagai macam hipotesis, yaitu seperti hipotesis penelitian, hipotesis statistik, hipotesis deskriptif, hipotesis karya ilmiah dan hipotesis kerja. Pada artikel ini akan menjelaskan tentang contoh hipotesis tersebut. Berikut penjelasannya.

Kumpulan Contoh Hipotesis

Hipotesis juga sangat berguna untuk penelitian ilmiah yaitu sebagai kompas untuk para ilmuan maupun peneliti didalam melakukan suatu eksperimen maupun studi mereka. Adapun berbagai macam jenis dari hipotesis, tetapi ketika menyusun suatu hipotesis dengan baik itu akan rumit. Hipotesis yang baik merupakan hipotesis yang disusun dengan afimatif, tepat, logis, jelas, dan bisa diukur maupun bisa diuji.

Tidak hanya itu, hipotesis harus mempunyai faktor dari sebab dan akibatnya. Dan agar memperjelas suatu pemahaman Anda mengenai hipotesis, pada artikel ini akan memberikan sekumpulan contoh dari hipotesis, yakni hipotesis penelitian, hipotesis statistik, hipotesis deskriptif, hipotesis karya ilmiah dan hipotesis kerja.

1. Contoh Hipotesis Penelitian

Contoh Hipotesis Penelitian

Hipotesis penelitian yang biasa disebut juga dengan hipotesa penelitian yaitu merupakan suatu jawaban yang bersifat sementara pada pertanyaan-pertanyaan didalam suatu penelitian.

Maka dari itu para ilmuan maupun peneliti dapat membuat suatu hipotesa didalam penelitiannya tersebut, yang memiliki tujuan agar dapat menjadikannya sebagai suatu acuan didalam menentukan langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya agar bisa membuat kesimpulan kepada penelitian yang dapat dilakukannya.

Contoh :

Pada contoh hipotesis penelitian kali ini, akan menjelaskan hipotesis penelitian terkai penelitiant sosial, yaitu dengan judul ‘Tingkat dari keaktifan para mahasiswa ketika di luar kelas dan juga indeks prestasi mahasiswa atau IPK’.

Pada contoh hipotesis penelitian sosial ini menggunakan 2 variabel di dalam topik risetnya. Dan hal yang perlu diingatkan yaitu riset yang akan dijelaskan tersebut hanyalah berupa contoh saja yang merupakan untuk tujuan kepentingan pembelajaran.

Suatu riset mengenai hal tersebut pasti cakupannya akan luas, tetapi hal tersebut lumrah untuk dilakukan. Kita dapat melihat Apakah dari mahasiswa yang aktif di luar kelas contohnya sebagai pengurus dari organisasi yang ada di jurusan, ikut suatu kegiatan dari mahasiswa maupun ikut kepanitiaan yang ada di kampus juga mempunyai IPK yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tak aktif maupun hanya belajar saja di kelas.

Contoh hipotesis kali ini kita anggap saja dapat menunjukkan bahwasanya mahasiswa yang aktif di kampus maupun suka berorganisasi mempunyai IPK yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif diluar kampus. Tetapi didalam penelitian, kita akan menjelaskan apa saya yang menyebabkan mahasiswa tersebut aktif berorganisasi yang mempunyai IPK yang lebih tinggi.

Berikut merupakan hipotesis yang bisa simpulkan :

H1 : Ada hubungan yang secara signifikan diantara mahasiswa aktif diluar kampus seperti ikut organisasi dengan minat sebagai pengurus pada organisasi kampus tersebut.

H2 : Ada hubungan yang secara signifikan diantara mahasiswa aktif diluar kampus seperti ikut organisasi dengan kepemilikan suatu target dari IPK yang akan ia capai.

H3 : Ada hubungan yang secara signifikan diantara mahasiswa aktif diluar kampus seperti ikut organisasi dengan pekerjaan yang ia impi-impikan yang sangat ingin ia peroleh setelah ia lulus kuliah.

H4 : Ada hubungan yang secara signifikan diantara mahasiswa aktif diluar kampus seperti ikut organisasi dengan target 4 tahun kuliahnya dapat selesai.

2. Contoh Hipotesis Statistik

statistik

Hipotesis statistik merupakan suatu pernyataan maupun dugaan tentang keadaan dari populasi yang bersifat masih sementara maupun lembah di tingkat kebenarannya. Hipotesis ini juga dapat berbentuk sebuha varial contohnya yaitu poisson, binomial, dan normal maupun nilai dari sebuah parameter, contohnya seperti mean, standar deviasi, varians, dan juga proporsi.

Hipotesis ini juga harus diuji, dikarenakan hal tersebut wajib memiliki bentuk kuantitas yang bisa diterima maupun ditolak. Dapat diterima apabila hasil dari pengujian tersebut membenarkan suatu pernyataannya dan bisa ditolak paabila terjadi suatu penyangkalan dari pernyataan-pernyataan tersebut.

Contoh :

1. Mencari suatu perbedaan : Terdapat perbedaan dari tingkat konsentrasi diantara kel. A dan juga kel. B.

Dua arah : Ha; µ1 # µ2 atau Ha; µ1 – µ2 # 0

Satu arah : Ha; µ1 > µ2 atau Ha; µ1 – µ2 > 0

3. Contoh Hipotesis Deskriptif

Contoh Hipotesis Deskriptif

Hipotesis deskriptif merupakan suatu jawaban yang bersifat sementara pada suatu masalah deskriptif, yakni yang memiliki hubungan dengan suatu variabel tunggal atau mandiri.

Contoh :

Seseorang yang sedang meneliti Bakso Sederhana ingin mengetahui apa bakso tersebut memiliki kantungan daging tikus atau tidak. Maka dari itu, peneliti tersebutpun membuat suatu rumusan masalah, yang dijelaskan sebagai berikut :

Apakah bakso yang dijual di warung Bakso Sederhana mengandung daging tikus ?

Didalam penelitian tersebut, variabel yang digunakan merupakan variabel mandiri, yakni bakso yang ada di warung Bakso Sederhana. Maka, pada hipotesis yang digunakan yaitu hipotesis deskriptif. Ada dua pilihan yang dapat dibuat oleh seorang peneliti yang sesuai dari dasar terori yang digunakan tersebut, yakni :

H0 : Bakso yang ada di warung Bakso Sederhana memiliki kandungan daging tikus.

atau

H1 : Bakso yang ada di warung Bakso Sederhana tidak memiliki kandungan daging tikus.

4. Contoh Hipotesis Karya Ilmiah

karya ilmiah

Salah satu fungsi dari hipotesis yaitu untuk dapat membantu suatu penyelidikan ilmiah. Oleh karena itu, di dalam berbagai karya ilmiah memiliki hipotesis yang menjadi suatu acuan dugaan maupun gagasan pertama dari seorang peneliti.

Contoh :

Adapun suatu rumusan masalah ari suatu kasus, yakni :

  • Apa yang dimaksud dengan game online dan juga tipe dari game online apasajakah yang dimainkan oleh pelajar ?
  • Apa dampak dari kecanduan game tersebut untuk para pelajar ?
  • Bagaimana caranya untuk mencegah kecanduan game ?
  • Bagaimana caranya untuk mengatasi kecanduan game ?

Berikut merupakan hipotesis yang bisa kita simpulkan :

  1. Diduga para pelajar yang memiliki kecanduan game online mengetahui apa yang dimaksud dengan game online dan tipe dari game online tersebut.
  2. Diduga kecanduan dari game online tersebut memiliki dampat kepada para pelajar dan mereka mengetahuinya.
  3. Diduga terdapat berbagai macam cara untuk mencegah kecanduan dari game online untuk para pelajar.
  4. Diduga terdapat berbagai macam cara untuk mengatasi kecanduan dari game online untuk para pelajar.

5. Contoh Hipotesis Kerja

Contoh Hipotesis Kerja

Salah satu fungsi lainnya dari hipotesis yaitu untuk membantu pengerjaan dalam sains. Contohnya yaitu dengan membantu melakukan pengamatan di dalam laboratorium.

Contoh :

Dibawah ini merupakan contoh untuk hipotesis kerja (H1) yang terkait dengan biologi.

  1. Dengan cara melukai kulit pada batang tanaman bisa mempengaruhi terbentuknya suatu buah di tanaman mangga.
  2. Kecambah yang dapat di suplai cahaya matahari dan juga air yang cukup bisa tumbuh dengan daun yang memiliki klorofil jika dibandingkan dengan kecambah yang diletakkan pada tempat yang gelap, kecambahnya pun tumbuh dengan air yang cukup tetapi tak cukup cahaya. Dengan begitu membuat ia dapat tumbuh secara memanjang dengan cepat ketika tak memiliki klorofil.

Demikianlah artikel yang menjelaskan tentang contoh dari hipotesis penelitian, hipotesis statistik, hipotesis deskriptif, hipotesis karya ilmiah dan hipotesis kerja. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Send this to a friend