10 Contoh Program Utility Beserta Fungsinya yang Perlu Diketahui

Program utility merupakan suatu perangkat lunak atau software yang khusus dibuat untuk dapat membantu suatu proses analisis, melakukan konfigurasi, optimasi dalam melakukan perawatan komputer.

Software ini sangat dibutuhkan keberadaannya karena dapat menjadi suatu upaya dalam pencegahan ketika tiba-tiba komputer terjadi kesalahan ataupun error.

Adapun beberapa program utility yang wajib Anda miliki di komputer Anda. Pada artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai contoh program utility yang wajib Anda miliki. Berikut penjelasannya.

Contoh Program Utility

Pada artikel ini akan menjelaskan mengenai 10 contoh dari program utility yang wajib Anda miliki di komputer Anda. Mengapa Anda wajib memilikinya ? Itu dikarenakan dengan program tersebut, diharapkan apabila terjadi kesalahan ataupun error, program tersebut dapat melakukan pencegahan sebelumnya. Berikut penjelasan mengenai 10 contoh program utility :

1. Antivirus

Contoh Program Utility Antivirus

Antivirus ialah suatu aplikasi yang sudah bisa dipastikan terpasang di tiap sistem operasi, terutaapa pada sistem operasi Windows. Karena tanpa adanya Anivirus, sistem operasi akan sangat beresiko tinggi pada kehilangan maupun kerusakan sejumlah data serta dapat terjadinya pencurian data yang sensitif dengan segala teknik hacking.

Contoh dari aplikasi antivirus yang populer yaitu seperti Avast, SmAdav, AVG, BitDevender, dan lain sebagainya. Varian dari antivirus juga beragam, ada yang berbayar dan ada juga yang gratis.

Keberadaan dari software tersebut sangat penting, maka dari itu Anda harus mengusahakan harus menghindari penggunaan software antivirus yang bajakan, karena dengan menggunakan antivirus yang bajakan akan dapat membahayakan sistem Anda dan juga dapat membahayakan data yang terdapat di komputer Anda.

2. Archivers dan Data Compression

arsip

Software yang bisa membuat file menjadi sebuah arsip dan juga dapat memperkecil atau mengompres ukurannya juga dapat memberikan manfaat untuk komputer Anda. Contohnya yaitu ketika Anda memiliki 80 file pdf yang akan Anda kirim melalui email kepada rekan kerja Anda. Apabila Anda ingin mengirim satu per satu file tersebut yang sebenyakan 80 file pdf melalui tools attachment di email, maka hal tersebut akan sangat merepotkan Anda.

Anda dapat mengirimkan file sebanyak 80 file dokumen pdf tersebut dengan cara mengarsipkannya dalam file berekstensi .zip dan mengirimkannya melalui email.

Beberapa software yang dapat membuat suatu arsip dan kemudian dapat mengompres ukuran datanya tersebut yaitu seperti WinZip, WinRAR, 7-Zip, FilZip, dan lain sebagainya. Sama dengan software Antivirus, software arsip ini juga mempunyai aplikasi yang berbayar dan juga yang gratis.

3. Software Backup

Contoh Program Utility Backup

Apabila pada software WinZip dan FilZip seperti pada diatas bisa digunakan untuk membuat suatu arsip dari suatu file, maka software backup bisa digunaan untuk membuat suatu arsip dari partisi harddisk drive.

Dengan begitu dapat dikatakan juga data yang akan diarsipkan yaitu keseluruhan partisi. Adapun beberapa software yang dapat melakukan kebutuhan backup yaitu seperti software Nova Backup, Norton Ghost dan lain sebagainya.

4. Software Recovery

recovery

Data merupakan suatu aset yang sangat penting untuk kehidupan berteknologi pada seperti saat ini. Sejatinya sejumlah data yang sudah Anda hapus ataupun pada saat Anda melakukan quick formathard disk, itu berarti hanya tabel databasenya saja yang dikosongkan.

Sejumlah data lama Anda yang sebenarnya masih berada di dalam penyimpanannya dan belumlah terhapus dengan sepenuhnya. Maka karena itu, kita masih bisa mengembalikan daya yang telah terhapus dengan menggunakan software recovery data. Beberapa software recovery data yaitu seperti Recuva, TestDisk, dan lain sebagainya.

5. Software Uninstaller

Contoh Program Utility Uninstaller

Andasemua pasti pernah melakukan Uninstall pada beberapa software yang ada di dalam komputer Anda. Dengan melakukan Uninstall software, maka Anda sudah tidak memerlukan lagi aplikasi tersebut. Tetapi pernah kah Anda mendapati sebuah aplikasi yang tidak bisa di uninstall ? Jika benar, maka Anda dapat mengatasinya dengan software uninstaller.

Beberapa macam perangkat lunak uninstaller yaitu seperti REVO uninstaller, IObit Uninstaller, Geek Uninstaller, dan lain sebagainya.

6. Software Branchmarking

branchmark

Branchmarking memiliki arti yaitu suatu proses untuk dapat menguji kemampuan suatu perangkat di komputer dengan menggunakan sebuah program yang sudah dirancang secara khusus. Menggunakan program tersebut, maka komputer tersebut juga akan dihadapkan dengan beberapa rangkaian tes yang dapat melihat kinerjanya dengan secara keseluruhan.

Software tersebut juga sangat dibutuhkan, apabila Anda ingin membeli beberapa komponen komputer maupun komputer dengan keseluruhan, Dengan begitu, Anda mengetahui harga yang pas dan kemampuan yang sesuai dengannya. Contoh dari aplikasi branchmarking yaitu seperti HWMonitor, Speccy, Fraps, dan lain sebagainya.

7. Disk Cleaner

disk cleaner

Software Disk cleaner berfungsi untuk membersihkan file-file yang ada di hard disk drive yang sudah tidak berguna. Biasanya kita menyebutkannya dengan junk file, dengan begitu, maka ruang kosong yang ada di hard disk drive tersebut bisa dioptimasi. Contoh dari aplikati Disk Cleaner ini yaitu CCleaner. Dimana pada aplikasi tersebut memiliki fitur utama untuk membersihkan file disk yang tidak berguna lagi.

8. Disk Defragmenter

defrag

Pada sebuah sistem operasi Windows telah terdapat suatu built-in app yang memiliki nama Disk Defragmenter. Perangkat tersebut berguna untukk mendefrag sebuah partisi hard disk drive, dngan begitu maka ruang kosong yang ada di hard disk drive bisa dioptimasi kemudian proses pembacaan data yang didalamnya akan dapat menjadi lebih cepat.

Untuk dapat mendefrag, Anda juga dapat menggunakan aplikasi. Contoh aplikasi untuk defragmenter disk yaitu smart  defrag, putan defrag, disk speed up dan lain sebagainya.

9. Registry Editor

Contoh Program Utility Registry Editor

Registry adalah suatu database pada sistem operasi Windows, dengan semakin sering Anda melakukan pekerjaan di sistem operasi Windows, maka keadaan registry semakin tak efisien. Maka dari itu registry butuh untuk dibersihkan dengan berkala.

Aplikasi yang dapat membersihkan registry yaitu CCleaner, pada aplikasi ini terdapat fitur untuk membersihkan registry pada Windows.

10. Driver Scanner

drive scanner

Driver Scanner merupakan suatu alat yang dengan mudah digunakan untuk dapat memindai sebuah komputer untuk driver, mengidentifikasi mereka yang sudah ketinggalan zaman, tidak kompatibel, maupun rusak. Aplikasi untuk melakukan Scan pada driver yaitu Scanner Driver.

Demikianlah artikel mengenai 10 contoh program utility yang wajib Anda miliki di komputer Anda. Semoga dengan aplikasi tersebut, segala kerusakan maupun error di laptop Anda dapat terhindar.

Leave a Reply

Send this to a friend