• Our Partners:

Data Pribadi Pengguna Facebook

Data Pribadi Pengguna Facebook Tidak Sengaja Bocor Ke Tangan 5000 Developer

NESABAMEDIA.COMFacebook mengungkapkan sebuah pengakuan bahwa ada sebuah kesalahan pada sistem jejaring sosial mereka. Efek dari kesalahan sistem itu membuat data pribadi pengguna tersebar ke 5.000 pengembang aplikasi pihak ketiga yang ada di Facebook. Sistem yang dimaksud adalah penghapusan data pengguna secara otomatis dari layanan aplikasi pihak ketiga jika tidak ada aktivitas selama lebih dari 90 hari.

Namun dari unggahan yang disampaikan melalui halaman fans page resmi mereka, setidaknya ada sekitar 5.000 pengembang aplikasi yang tetap mendapatkan informasi mengenai data pengguna, meski sudah melebihi jangka waktu 90 hari tanpa aktivitas.

Pihak Facebook pun mengklaim telah melakukan perbaikan pada fitur yang sempat terlupakan ini di keesokan harinya. Akan tetapi pihaknya tidak bisa memastikan berapa banyak data pengguna yang kadung terekspos ke ribuan pengembang itu. 

Fitur semacam itu proses kerjanya seperti yang ada di Sign in With Apple atau Google Login. Di mana, Facebook mengizinkan para pengembang aplikasi untuk membuat member baru tanpa harus melakukan pendaftaran seperti pada umumnya. Hal ini termasuk mengizinkan para pengembang aplikasi untuk mendapatkan data pengguna yang ada di akun Facebook mereka. Karena merupakan aplikasi pihak ketiga, tidak jelas juga data-data apa saja yang bisa diakses oleh aplikasi tersebut.

Pengamat aplikasi menyebut kesalahan yang dilakukan Facebook itu merupakan contoh dari ketidak konsistensi sebuah perusahaan dalam mengamankan data milik pengguna. Meski proses perbaikan cepat mendapatkan penanganan, namun Facebook dituntut untuk tetap bisa memberikan secara transparan progress yang dilakukan. Sebab masalah itu sangat erat kaitannya dengan masalah keamanan data diri pengguna.

Dengan adanya kemungkinan aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan izin akses data pengguna oleh Facebook, bisa dijadikan contoh jika fitur itu bisa berujung pada pengaksesan data pribadi pengguna tanpa otorisasi yang semestinya. 

Lebih lanjut, pihak Facebook memperbarui kebijakan privasi dan layanan mereka sebagai tanggapan atas bocornya data pribadi pengguna ini. Nantinya para pengembang aplikasi pihak ketiga di luar Facebook akan dibatasi hak aksesnya terhadap data yang ada di akun pengguna Facebook.

Leave a Reply

Send this to a friend