• Our Partners:

Google Maps Resmi Tambahkan Label LGBTQ

Google Maps Resmi Tambahkan Label LGBTQ

NESABAMEDIA.COM – Google telah memperbaharui layanan Maps mereka, dengan menambahkan identifitasi LGBTQ untuk segala macam bisnis, restoran, dan café di Amerika Serikat. Perubahan ini turut menyuarakan kampanye dukungan kesetaraan gender dan sex di negeri paman sam, minggu (26/6/2022).

Perusahaan raksasa Google, telah memberikan layanan baru mereka dengan akses Google Maps. Di mana, setiap bisnis yang terdaftar dapat menggunakan sebuah label Rainbow Flag, untuk memberikan informasi bahwa bisnis mereka ramah akan perbedaan gender dan orientasi seksual.

Mengingat, LGBTQ masih menjadi momok bagi sebagian orang di Amerika Serikat, maka dari itu dengan hadirnya fitur ini pelaku bisnis dapat memberikan informasi bahwasannya tempat mereka ramah konsumen, tanpa memandang ras, gender, dan orientasi seksual.

Langkah yang diambil Google ini juga turut mengkampanyekan bahwa semua orang bebas berpendapat, semua orang dapat menyuarakan dukungan mereka akan perbedaan yang ada. Termasuk dalam bidang bisnis, LGBTQ dapat dengan mudah menemukan tempat yang nyaman untuk mereka.

Fitur yanag satu ini memang bukan yang pertama kali diterapkan oleh Google Maps, fitur lainnya juga telah diterapkan, di mana lebih menyuarakan identifikasi perbedaan ras, sex, dan negara. Seperti menambahkan label untuk orang kulit hitam, konsumen dari Latin, veteran, hingga Women-Owned.

Fitur label ini juga tidak hanya dapat ditemukan ketika mengakses sebuah lokasi bisnis, pengguna Google Maps juga dapat mencari lokasi, dengan menambahkan label didalamnya. Sehingga semua lokasi yang muncul akan disesuaikan dengan label anda.

Misalnya, ketika pengguna Google Maps ingin mencari café yang ramah akan pengunjung LGBTQ, maka pengguna dapat langsung menggunakan label tersebut. Google Maps akan menampilkan lokasi peta dari café yang ramah dengan melayani pengujung LGBTQ dengan sangat baik.

Identifikasi label ini turut diperbaiki Google, karena banyaknya ulasan negatif dari konsumen yang tidak menyukai beberapa kelompok tertentu. Seperti, ketika konsumen memberikan nilai rendah karena tidak menyukai pemilik atau karyawan yang ternyata seorang LGBTQ, maka Google akan mengidentifikasi dan menghapus komentar tersebut.

Ini merupakan fungsi dari label, di mana calon konsumen dapat mengetaui identitas ras, sex, dan gender dari pemilik bisnis, untuk menghindari adanya diskriminasi dalam ranah bisnis.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend