• Our Partners:

Hakikat Wawasan Nusantara

Kenali Hakikat Wawasan Nusantara Beserta Penjelasannya

Pernahkah Anda mendengar tentang ‘Wawasan Nusantara’? Biasanya, wawasan nusantara akan dibahas melalui pelajaran pendidikan kewarganegaraan.

Seorang warga negara yang baik tentunya harus mengutamakan kepentingan bersama atau kepentingan nasional dibandingkan dengan kepentingan pribadi atau golongan. Wawasan nusantara inilah yang menjadi dasar dari semua sikap dan perilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lalu, apa yang dimaksud dengan wawasan nusantara? Berikut ini adalah penjelasannya.

Hakikat Wawasan Nusantara 

Wawasan Nusantara berasal dari dua kata yang membentuknya. Wawasan berasal dari kata wawas, yang memiliki arti pandangan atau peninjauan terhadap suatu hal. Kata wawas ini akhirnya membentuk sebuah kata baru yakni mawas yang artinya memandang atau meninjau.

Dalam lingkup besar, wawasan bisa diartikan sebagai sebuah cara untuk memandang atau meninjau. Sedangkan Nusantara berasal dari dua kata, yakni nusa dan antara. Nusa memiliki arti pulau-pulau, sedangkan antara memiliki arti diapit oleh dua hal, yang dalam artian ini adalah samudera serta benua. Ada beberapa sumber yang menjelaskan tentang pengertian wawasan nusantara. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

1. Menurut TAP MPR 1993 dan 1998 Tentang GBHN

Menurut TAP MPR tahun 1993 dan 1998 tentang Garis Besar Haluan Negara atau GBHN, wawasan nusantara adalah sebuah wawasan yang bersumber pada pancasila.

Hal ini didukung dengan pengertian dari UUD 1945 yang menjelaskan bahwa wawasan nusantara adalah sebuah sikap atau cara berpandangan bangsa Indonesia tentang berbagai hal, mulai dari diri hingga lingkungan di sekitarnya yang berlandaskan persatuan dan kesatuan bangsa.

Tujuannya adalah untuk melakukan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, bahu membahu untuk mencapai tujuan nasional bersama.

2. Menurut Prof. Dr. Wan Usman

Profesor Dr Wan Usman, Ketua Program Pascasarjana PKN UI, mengatakan bahwa arti dari wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri sendiri dan tanah airnya yang berbentuk negara kepulauan dengan berbagai macam aspek kehidupan yang bermacam-macam.

Tidak hanya itu, beliau juga menyampaikan bahwa wawasan nusantara merupakan bagian dari geopolitik Indonesia. Pengertian ini disampaikan oleh beliau pada lokakarya wawasan nusantara yang diadakan pada bulan Januari tahun 2000.

3. Menurut Kelompok Kerja Wawasan Nusantara

Berdasarkan penyataan yang dikeluarkan oleh kelompok kerja wawasan nusantara, wawasan nusantara memiliki arti cara pandang dan juga sikap dari bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang memiliki nilai strategis dengan mendahulukan persatuan serta kesatuan bangsa. Wawasan nusantara juga harus mendahulukan kesatuan wilayah demi mendukung terjadinya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.

Bisa diambil kesimpulan bahwa wawasan nusantara adalah pandangan bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar landasannya.

Kedudukan Wawasan Nusantara

Wawasan nusantara dianggap sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia. Wawasan nusantara dianggap sebagai sebuah ajaran yang benar dan harus diikuti oleh semua rakyat Indonesia dalam kehidupan bernegara. Tujuannya adalah agar tidak tersesat dan melakukan penyimpangan. Penyimpangan yang terjadi bisa menghambat tujuan wawasan nusantara, yakni untuk mewujudkan cita-cita nasional.

Menurut stratifikasinya, wawasan nusantara bisa dianggap sebagai paradigma nasional yakni dengan:

  1. Pancasila sebagai landasan falsafah, ideologi negara serta dasar negara yang memiliki kedudukan sebagai dasar landasaan idiil negara.
  2. UUD 1945 sebagai bentuk landasan konstitusi negara. Kedudukannya adalah sebagai landasan konstitusional negara.
  3. Sebagai visi nasional, tujuan dari adanya wawasan nusantara bisa sebagai landasan visional negara.
  4. Ketahanan nasional, sebagai wujud konsepsi nasional. Bisa juga diartikan sebagai sebuah kebijaksanaan nasional.

Selain membahas tentang kedudukan wawasan nusantaranya, biasanya dikaitkan pula dengan fungsi wawasan nusantara. Fungsi wawasan nusantara adalah memberikan motivasi dan dorongan dalam menentukan berbagai macam keputusan bernegara.

Dalam pemerintahan, wawasan nusantara bisa dijadikan sebagai sebuah dasar menentukan keputusan. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, wawasan nusantara juga sangat penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja.

Perwujudan Wawasan Nusantara

Mewujudkan wawasan nusantara di kalangan masyarakat tentu harus menggunakan sosialisasi atau pendekatan tertentu. Berikut ini adalah cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan sosialisasi wawasan nusantara di kalangan masyarakat:

1. Menurut cara penyampaian

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menyampaikan sosialisasi, yakni melalui tatap muka dan tidak tatap muka. Tatap muka atau langsung memiliki artian harus ada orang berkewenangan yang menjelaskan kepada masyarakat apa itu wawasan nusantara.

Tokoh masyarakat tersebut bisa menyampaikannya melalui diskusi, dialog maupun ceramah. Jika menggunakan cara tidak langsung atau tidak bertatap muka, maka bisa menggunakan media elektronik atau media cetak. Penyampaian secara tidak langsung biasanya banyak dipilih oleh tokoh masyarakat yang berkewenangan.

2. Menurut metode penyampaian

Metode pertama yang bisa dilakukan untuk memberikan pengertian wawasan nusantara kepada masyarakat adalah keteladanan. Memberikan contoh berpikir dan bersikap kepada masyarakat akan membuat warga sadar bahwa hal tersebut termasuk dalam wawasan nusantara. Tindakan yang menunjukkan sikap mendahulukan kepentingan negara bisa ditiru oleh masyarakat sekitar.

Metode kedua adalah dengan edukasi atau pendidikan. Inilah cara yang biasanya dilakukan hingga kita sering mendengar istilah wawasan nusantara. Ada dua jenis pendidikan yang bisa digunakan sebagai media penyampaian arti wawasan nusantara, yakni pendidikan formal dan pendidikan informal.

Apabila ingin menyampaikan melalui pendidikan formal, maka bisa dimulai dari tingkatan SD hingga perguruan tinggi. Sedangkan melalui pendidikan non-formal, bisa dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat sekitar. Organisasi kemasyarakatan juga bisa membantu untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan wawasan nusantara.

3. Melalui Komunikasi

Tentu saja, semua hal yang berhubungan dengan penyampaian membutuhkan komunikasi yang baik. Memilih cara komunikasi yang tepat akan membuat masyarakat mengerti apa arti wawasan nusantara.

Apabila metode komunikasi berjalan dengan lancar, maka masyarakat akan bisa memberikan feedback berupa suasana saling menghormati dan tenggang rasa. Jika hal ini berlangsung lama dalam sebuah lingkungan, maka akan mulai muncul kecenderungan untuk mencapai tujuan wawasan nusantara.

4. Melalui Integrasi

Metode ini memiliki tujuan khusus, yakni untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki pemahaman yang luas, setidaknya cukup, tentang wawasan nusantara. Warga negara yang memiliki pemahaman baik tentang wawasan nusantara akan mampu membatasi atau mencegah munculnya sumber konflik internal dalam bangsa Indonesia.

Sudah ada banyak sekali kasus pemecah belahan bangsa melalui dalam diri bangsa Indonesia itu sendiri, sehingga pemahaman wawasan nusantara sangatlah penting. Masa sekarang maupun masa depan tentunya harus mengutamakan kepentingan nasional dan cita-cita tujuan nasional.

Penyampaian materi wawasan nusantara di tingkat masyarakat juga harus sesuai dengan lingkungan pendidikannya. Masih ada banyak sekali masyarakat Indonesia yang memiliki pendidikan minim, sehingga tidak akan paham apabila dijelaskan menggunakan struktur yang berbelit-belit.

Itu dia beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang hakikat wawasan nusantara. Meskipun terlihat sepele, semua masyarakat Indonesia wajib mengerti tentang hal ini karena melindungi bangsa dan negara adalah kewajiban semua warga negara.

Leave a Reply

Send this to a friend