Isu Sertifikasi Hilang di Windows 10

Isu Sertifikasi Windows 10 Hilang, Lantaran Update ‘Paksa’ Melalui File ISO

NESABAMEDIA.COMSejumlah pengguna mengeluhkan bahwa sertifikasi untuk sistem operasi Windows 10 mereka, tiba-tiba menghilang dari sistem. Masalah hilangnya sertifikasi Windows 10 ini terjadi ketika pengguna selesai melakukan pembaruan ke versi Windows 10 terbaru beberapa hari yang lalu. Pihak Microsoft pun mengaku telah mendeteksi adanya isu ini, dan tengah mengupayakan perilisan perbaikan dengan segera.

Lebih lanjut Microsoft menjelaskan jika memang benar sertifikasi sejumlah perangkat pengguna yang sistem operasi Windows 10-nya telah ditingkatkan ke versi terbaru (20H2), hilang. Pihaknya juga menjelaskan jika masalah ini memang ada pemicunya sendiri, tergantung dari perangkat yang digunakan oleh pengguna. Sejauh yang terdeteksi, masalah ini terjadi pada pengguna yang meningkatkan ke versi Windows 10 terbaru, dari semula versi 1809. 

“Perangkat yang terdampak masalah hilangnya sertifikasi Windows 10 ini, adalah perangkat yang sebelumnya terpasang pembaruan kumulatif yang dirilis tanggal 16 September 2020 lalu, atau versi setelahnya. Kemudian dipaksa untuk memperbarui ke versi 20H2 menggunakan media (ISO) atau sumber instalasi lain yang tidak memiliki pembaruan kumulatif versi 13 Oktober 2020 atau setelahnya,” begitu penjelasan dari pihak Microsoft melalui rilisan resminya.

Pembaruan kumulatif yang dimaksud adalah pembaruan tanpa keamanan yang biasanya dirilis oleh Microsoft pada Selasa kedua setiap bulannya, atau Patch Tuesday.

Salah pengguna yang mengeluhkan masalah ini di forum Reddit mengatakan, masalah hilangnya sertifikasi Windows 10 dari perangkat adalah isu yang sangat serius. Khususnya karena kondisi saat ini yang bergantung pada Work From Home, dan salah satu aktivitas yang membutuhkan sertifikasi itu adalah penggunaan VPN. Tanpa sertifikasi digital tersebut, VPN tidak akan bisa digunakan.

Sementara itu Microsoft mengatakan jika pengguna yang sebelumnya melakukan pembaruan tanpa paksaan, atau melalui fitur Windows Update tidak akan terdampak oleh masalah ini. Masalah hanya terjadi jika pengguna melakukan pembaruan menggunakan file image ISO atau sejenisnya.

Microsoft pun berjanji akan segera merilis perbaikan untuk masalah ini, setidaknya dalam beberapa minggu kedepan. Sembari menunggu perbaikan, Microsoft menyarankan pengguna yang terdampak untuk melakukan roll back, ke versi sebelum masalah muncul.

Leave a Reply

Send this to a friend