3 Jenis-Jenis Sampah Beserta Contohnya yang Perlu Diketahui

Pernahkah Anda melihat gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir? Gunungan sampah ini merupakan salah satu masalah yang masih belum bisa diatasi sampai saat ini.

Sampah adalah salah satu hal yang tidak mungkin dihilangkan dari muka bumi ini. Ada banyak sekali jenis sampah, yang jika dibiarkan tentu akan merusak bumi. Ada beberapa ahli yang menuturkan idenya tentang apa arti sampah yang sebenarnya.

Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Jenis-Jenis Sampah dan Penjelasannya

Menurut Juli Seomirat, sampah adalah barang dari hasil perbuatan manusia yang sudah tidak lagi dibutuhkan kehadirannya. Sedangkan menurut Azwar, sampah adalah sesuatu yang tidak dibutuhkan dan disukai sehingga harus dibuang. Masih menurut Azwar, sampah biasanya berasal dari industri.

Menurut World Healt Organization atau WHO, sampah adalah hal yang berasal dari perbuatan manusia yang sudah tidak lagi digunakan. Kesimpulan yang bisa diambil dari beberapa pengertian ini, sampah adalah sekumpulan benda yang tidak lagi diperlukan nilai fungsinya dalam kehidupan manusia.

Jenis-Jenis Sampah dan Penjelasannya

Ada ribuan bahkan ratusan ton sampah di dunia ini. Sebagian ada yang bisa didaur ulang menjadi produk lain dan ada juga yang hanya berakhir menjadi sampah biasa. Berdasarkan jenisnya, ada beberapa penggolongan sampah. Berikut ini adalah 3 golongan sampah yang nanti akan terbagi lagi menjadi beberapa bagian:

1. Berdasarkan Sumber

Jika membahas sampah dari sumbernya, maka ada 6 jenis sampah. 6 jenis sampah tersebut adalah sampah yang berasal dari manusia, alam, konsumsi, pertambangan, industri dan nuklir.

Sampah dari industri dan pertambangan biasanya banyak mencemari air. Tidak heran mengapa ada banyak air atau sungai beracun di sekitar daerah industri. Sudah ada banyak kasus hukum di Indonesia yang membuat aturan tentang limbah perusahaan.

2. Berdasarkan sifat

Jenis-Jenis Sampah Berdasarkan Sifatnya

Jika dilihat dari sifatnya, ada jenis-jenis sampah yang utama, yakni:

1. Sampah Organik

Sampah organik bisa juga disebut dengan nama degradable trash. Jenis sampah ini bisa membusuk dan terurai. Biasanya, petani dan pengelola pupuk membuat sampah ini terurai sehingga bisa digunakan untuk kompos. Beberapa jenis makanan yang menjadi sampah organik ini adalah sayuran, daun yang sudah kering atau sisa makanan.

Meskipun sampah makanan dan sayuran termasuk dalam sampah organik yang bisa didaur ulang, pengelolaannya harus tetap baik. Apabila sayuran dan sampah ini tidak bisa terkondisikan dengan baik, maka akan membusuk dan berakhir sia-sia. Maka dari itulah ada dua sisi tong sampah yang bisa Anda gunakan dimana saja. Kalau sekiranya yang akan Anda buang termasuk dalam sampah organik, maka jangan dicampur yang lain.

2. Sampah Anorganik

Jenis sampah berdasarkan sifatnya yang kedua adalah sampah anorganik. Bertolak belakang dari yang sebelumnya, sampah anorganik ini tidak bisa terurai atau membusuk dengan mudah. Dibutuhkan ratusan bahkan ribuan tahun bagi sampah-sampah anorganik ini untuk bisa membusuk. Meskipun tidak bisa diurai secara alami, manusia bisa melakukan recycle atau pendauran ulang menggunakan sampah anorganik ini.

Salah satu contohnya adalah sampah plastik berupa botol. Botol plastik akan sulit terurai dengan sendirinya, bahkan ia sulit untuk dibakar. Meski demikian, botol plastik bisa diubah menjadi hal yang lebih bermanfaat, misalnya saja lampion hias atau tempat pensil. Selain menyelamatkan lingkungan, tindakan recycle ini juga bisa menjadi peluang usaha atau bisnis. Sudah banyak orang yang sukses dengan produk-produk recyclenya.

3. Berdasarkan Bentuk

Jenis-Jenis Sampah Berdasarkan Bentuk

Penggolongan sampah yang ketiga adalah berdasarkan bentuknya. Ada dua jenis bentuk sampah berdasarkan bentuk yang bisa Anda ketahui, yakni:

1. Sampah Padat

Biasanya, jenis sampah seperti inilah yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Sampah ini adalah jenis yang dibuang oleh manusia dalam bentuk apapun kecuali kotoran manusia. Contoh dari sampah ini adalah sampah sisa makanan hingga kaleng bekas. Semua yang berbentuk padat termasuk dalam jenis sampah yang satu ini.

Sampah padat bisa saja anorganik maupun organik. Asalkan bisa dipegang dengan alat dan sudah tidak berguna lagi, maka ia termasuk dalam sampah padat. Sampah padat berupa plastik ini sudah memenuhi Indonesia dengan total hampir 68 juta ton. Siapa lagi yang akan menjaga bumi kita apabila bukan manusia sendiri?

2. Sampah Cair

Bentuk sampah cair ini sering disebabkan oleh manusia, sayangnya banyak yang tidak menyadarinya. Pernahkah Anda mencuci piring atau baju dengan cairan pembersih? Jika pernah, maka itu adalah salah satu bentuk sampah cair.

Selain limbah perusahaan yang membuat sungai kotor, sampah cair ini juga disebabkan oleh limbah rumah tangga. Masih ada banyak orang yang tidak sadar bahwa tindakan sembrononya memilih detergen akan berdampak buruk bagi lingkungan.

Cara Mengelola Sampah

Jenis-Jenis Sampah

Tentu Anda sudah pernah mendengar istilah 3R. 3R adalah singkatan dari Reduce, Reuse, Recycle. Reuse adalah menggunakan kembali, Reduce adalah mengurangi dan recycle adalah mendaur ulang. Apabila semua orang di dunia ini menggunakan stainless straw dan botol minum milik mereka sendiri, maka tidak akan ada banyak sampah menumpuk di suatu daerah. Itu adalah salah satu bentuk reuse yang bisa dilakukan oleh manusia.

Salah satu contoh reduce yang paling sering kita jumpai adalah di supermarket. Beberapa supermarket sudah menerapkan aturan kantong plastik berbayar.

Tujuannya adalah agar mereka bisa mengurangi penggunaan kantong plastik, begitu pula dengan Anda sebagai konsumen. Sedangkan contoh dari recycle adalah membuat barang baru dari bahan bekas. Banyak sekali bahan bekas yang bisa bernilai besar. Asalkan ada kemauan dan tekad, maka hal ini tentu bisa terjadi.

Mengapa Sampah Harus Didaur Ulang?

Sampah adalah benda yang kotor, sehingga sangat mungkin mengandung banyak kuman. Ada banyak sekali penyakit yang ditimbulkan apabila seseorang menumpuk sampah. Salah satu penyakit yang sering timbul karena sampah adalah diare. Makanan-makanan yang tidak dijaga kebersihannya dan banyak dihinggapi lalat sangatlah berbahaya untuk pencernaan tubuh.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, sampah juga memiliki dampak yang buruk untuk lingkungan. Gunungan sampah bisa menghambat jalannya air, baik di selokan maupun di sungai. Apabila terjadi hujan yang cukup deras, maka gunungan tersebut bisa menyebabkan air meluap lebih dari tanggul yang sudah dibentuk. Akibatnya, tentu terjadi banjir yang tidak diinginkan. Selain itu, sampah di lingkungan juga menimbulkan aroma atau bau yang tidak sedap. Tentu sangat mengganggu indra penciuman bukan?

Karena hal-hal diataslah manusia perlu untuk mengurangi sampah. Setidaknya, harus bisa menghemat sampah anorganik seperti plastik yang sulit untuk terurai. Gunakanlah barang yang bisa menjadi sampah seminimal mungkin. Es di kutub utara dan selatan sudah mencair sangat banyak karena pemanasan global. Salah satu penyebab pemanasan global adalah sampah.

Sangat penting untuk memiliki kesadaran bersama tentang sampah. Pemisahan sampah berdasarkan golongannya juga sangat membantu. Kalau tidak bisa menghilangkan, setidaknya kita harus berusahan untuk mengurangi ‘jajanan’ sampah kita. Jangan sampai nantinya akan berimbas pada lingkungan, lebih lagi ke seluruh dunia.

Leave a Reply

Send this to a friend