• Our Partners:

Jepang Pamerkan Fugaku, Komputer Tercepat di Dunia

NESABAMEDIA.COM – Lagi-lagi, Jepang menunjukkan taringnya sebagai pionir teknologi dunia salah satunya adalah komputer cepat atau superkomputer. Kali ini, komputer ini diklaim sebagai komputer tercepat di dunia yang dinamai Fugaku.

Nama Fugaku berasal dari Bahasa Jepang yang berarti Gunung Fuji dimana merupakan gunung tertinggi di Jepang. Komputer ini dirancang oleh Fujitsu Limited dan pusat riset terbesar milik Pemerintah Jepang yaitu RIKEN Center for Computational Science (R-CCS).

Sebenarnya, bagaimana Fugaku bisa disebut sebagai komputer tercepat di dunia?

Jawabannya tak lain adalah hasil penilaian terhadap Fugaku itu sendiri.

Salah satunya adalah Fugaku sukses memuncaki peringkat Top500 yaitu daftar 500 sistem komputer super kencang di dunia. Urutan ini merupakan versi terbaru yang rilis pada bulan ini (Juni 2020). Dari rilis pers mereka, Fugaku memperoleh skor HPL (High Performance Linpack) sebesar 415,5 petaflops. Nilai ini 2,8 kali lipat lebih tinggi daripada perolehan nilai komputer dengan peringkat kedua yaitu Summit asal Amerika Serikat.

Fugaku

Selain itu, Fugaku sukses bertengger pada posisi pertama pada penilaian Graph 500 yang meninjau kemampuan pengolahan data sebagai tolak ukur performa sistem komputer. Fugaku memperoleh skor 70.980 gigaTEPS dimana masih jauh di atas superkomputer kebanggaan China, TaihuLight, yang mencatatkan nilai 23.756 gigaTEPS.

Pada penilaian HPCG, Fugaku pun kembali memperoleh peringkat pertama. Hal ini berdasarkan kualitas kinerja AI yang dimiliki oleh Fugaku. Maka Fugaku pun tercatat sebagai superkomputer pertama yang dinilai paling baik oleh tiga daftar ternama sekaligus yakni Top500, Graph 500, dan HPCG.

Dalam menjalankan kerjanya, Fugaku memiliki 7,3 juta prosesor ARM dengan laju 2,2 GHz serta memori sebesar 4,85 petabyte. Sistem yang diterapkan berbasis chip A64FX dengan 48 inti yang dikembangkan oleh Fujitsu. Seluruh perangkat komputer yang memakan daya 28 MegaWatt ini berdiri di atas ruang raksasa berukuran 1920 meter persegi atau setara dengan empat kali luas lapangan basket.

Nantinya, komputer yang bermarkas di Kota Kobe ini akan dimanfaatkan untuk menunjang riset terkini. Contohnya adalah riset wabah Covid-19 melalui statistik yang lebih akurat serta waktu aktual dimana meliputi diagnosa, simulasi penyebaran, hingga metode penanganan.

Sangat menginspirasi, bukan? Semoga Indonesia bisa membuat komputer canggih seperti Jepang di masa mendatang, ya!

Leave a Reply

Send this to a friend