Sudah Tahu Karakteristik Cybercrime Beserta Pencegahannya? Yuk Disimak!

Kali ini akan kami berikan informasi tentang pengertian dan karakteristik cybercrime. Perlu dipahami bahwa cybercrime merupakan sebuah kejahatan yang pertama kali dimulai di tahun 1988.

Awalnya serangan tersebut dilakukan dengan menggunakan virus yang berfungsi untuk mematikan atau melumpuhkan sistem komputer yang terkoneksi ke internet. Tindakan seperti termasuk tindakan kriminal karena dapat membahayakan sistem dan juga data-data yang ada di dalamnya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan cybercrime. Seiring dengan berkembangya teknologi, cybercrime juga sudah semakin berkembang dan semakin canggih. Bahkan hanya dibutuhkan waktu beberapa menit saja seseorang sudah bisa mengotak-atik sistem komputer.

Sekilas Tentang Cybercrime

Sekilas Tentang Cybercrime

Cybercrime sebenanrya juga dikenal dengan istilah kejahatan dunia maya. Cybercrime adalah jenis kejahatan yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Mereka yang melakukan cybercrime umumnya merupakan seseorang yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Kejahatan ini bisa dilakukan oleh individu maupun juga kelompok. Tingkatan cybercrime bermacam-macam.

Ada seseorang yang melakukan cybercrime dengan tingkatan rendah. Ada juga yang melakukan cybercrime dengan cara yang sangat canggih sehingga pihak berwajib membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan pelaku. Seseorang yang melakukan tindakan cybercrime ini dinamakan hacker. Hacker akan melakukan penyerangan terhadap sistem komputer untuk kemudian mengambil data maupun hanya sekedar ingin mengotak-atik sistem komputer tersebut.

Karakteristik Cybercrime

Karakteristik Cybercrime

Setiap kejahatan sudah tentu memiliki karakteristik atau ciri-cirinya tersendiri. Begitu pula dengan cybercrime dimana kejahatan yang satu ini juga memiliki ciri-cirinya sendiri yang menjadi pembeda dengan jenis kejahatan yang lainnya.

Di bawah ini kami telah memberikan penjelasan mengenai apa saja karakteristik cybercrime sehingga Anda bisa memahami bahwa memang kejahatan ini memiliki perbedaan tersendiri dengan yang lainnya.

1. Ruang lingkup

Pembahasan pertama kita mulai dari ruang lingkup yang ada pada cybercrime. Kita tahu bahwa ruang lingkup internet bersifat global. Artinya, kejahatan dunia maya pun juga bersifat global dan bahkan saking luasnya seolah-olah tidak ada batasan karena berkaitan dengan seluruh dunia. Maka seringkali kita temukan bahwa cybercrime dilakukan dalam ranah transaksional, melintasi benua dan berbagai negara yang jaraknya bahkan sangat jauh.

Dengan begini, maka penerapan hukum cenderung sulit dilaksanakan. Terlebih lagi ketika seseorang melakukan cybercrime akan dengan mudah masuk ke sistem komputer di perusahaan tanpa harus terdeteksi aliasĀ anonymous sehingga mengakibatkan kejahatan seperti ini cenderung sulit terdeteksi oleh hukum.

2. Sifat kejahatan

Berbicara mengenai sifat kejahatan, cybercrime merupakan jenis kejahatan yang bersifatĀ non-violence. Maksudnya, kejahatan ini tidak mengakibatkan bekas yang bisa dirasakan secara fisik dan mudah untuk dilihat. Berbeda dengan ketika seseorang melakukan tindakan kejahatan konvensional yang mana orang tersebut akan menimbulkan bekas yang bisa dirasakan oleh fisik. Sementara kejahatan cybercrime tidak mengakibatkan korbannya mengalami luka fisik sehingga cenderung sulit untuk memberikan tindakan kepada pelakunya.

3. Pelaku kejahatan

Karakteristik cybercrime yang ketiga adalah berkaitan dengan pelaku kejahatan. Pelaku kejahatan di sini bersifat universal. Para pelaku kejahatan dunia maya merupakan orang-orang yang berasal dari semua usia. Ada yang masih kecil, remaja, dan bahkan ada yang sudah berumur. Maka dari itu, kita sulit memprediksi siapa yang kira-kira melakukan kejahatan tersebut karena tidak semua anak kecil atau remaja memiliki kemampuan yang lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa.

4. Modus kejahatan

Keunikan yang dimiliki oleh cybercrime adalah modus kejahatannya yang terbilang unik. Kejahatan cybercrime memanfaatkan kecanggihan teknologi di dalam melaksanakan modus operandinya yang mengakibatkan modus seperti ini cenderung sulit untuk dipahami oleh orang lain, khususnya mereka yang tidak memiliki pemahaman yang cukup mengenai dunia komputer dan jaringan internet serta berbagai seluk-beluk lainnya yang berkaitan dengan sistem komputer.

Cara Mencegah Cybercrime

Karakteristik Cybercrime dan Pencegahannya

Umumnya, setiap kejahatan dapat dicegah asalkan kita benar-benar tahu tindakan seperti apa yang dapat digunakan untuk mencegah kejahatan tersebut. Cara mencegah cybercrime bisa bermacam-macam tergantung seperti apa kejahatan yang berpotensi mengancam Anda dan data-data yang Anda miliki.

1. Jangan gunakan aplikasi bajakan

Cara pertama yaitu jangan pernah menggunakan aplikasi bajakan. Menggunakan aplikasi atau software bajakan memang lebih disenangi karena kita tidak perlu mengeluarkan biaya atau mendaftar apapun. Namun, tindakan seperti ini malah berbahaya karena kemungkinan di dalam aplikasi tersebut sudah terinstal program untuk mencuri data-data Anda.

2. Install antivirus

Cara kedua adalah dengan menginstal antivirus. Perlu diketahui bahwa antivirus bukan hanya digunakan untuk menghilangkan virus saja melainkan juga untuk melindungi komputer atau perangkat Anda dari cybercrime yang mencoba memasukkan virus untuk mengambil data-data Anda. Namun perlu diingat bahwa Anda harus selalu mengupdate antivirus Anda secara berkala.

Tujuannya adalah untuk membuat antivirus yang Anda miliki semakin kebal dan semakin peka terhadap berbagai program atau aplikasi tidak dikenal yang bisa menyerang data-data Anda kapan saja bahkan di saat hp anda mati.

3. Gunakan data encryption

Cara mencegah cybercrime yang ketiga adalah Anda harus menggunakan data encryption. Ketika Anda menggunakan Wi-Fi maupun terhubung ke koneksi jaringan seperti LAN, maka pastikan smartphone atau komputer maupun perangkat yang lain sudah memiliki data enkripsi. Hal ini bertujuan agar mencegah para pelaku cybercrime untuk masuk ke dalam data tersebut dan mulai memanfaatkan kelengahan Anda. Kemudian mereka akan mulai mencuri data-data penting Anda yang berakibat kerugian.

4. Ganti kata sandi secara berkala

Cara terakhir yang juga bisa Anda lakukan adalah dengan mengganti kata sandi secara berkala. Pastikan kata sandi yang Anda gunakan sudah benar-benar sesuai dengan ketentuan yakni “strong”. Hindari kata sandi yang mudah ditebak, seperti menggunakan nama, tanggal lahir, maupun identitas Anda yang lain.

Itulah karakteristik cybercrime dan pencegahannya yang perlu kita ketahui agar tidak terperangkap dan menjadi korban cybercrime. Semoga artikel ini bermanfaat dan mudah dipahami!

Leave a Reply

Send this to a friend