• Our Partners:

Mengungkap Orang dibalik suksesnya Google Doodle!

Siapa yang tak mengetahui Google Doodle ? pasti kamu semua sudah tau dong ya, apa itu Google Doodle ? Ya, Google Doodle adalah logo-logo Google yang dibuat dan dimodifikasi lebih interaktif dan artistik yang ditampilkan jika ada peringatan atau acara-acara tertentu dari setiap Negara yang support Google.

Google doodle sejatinya telah cukup lama diadakan. Menurut informasi yang didapat, Google Doodle resmi muncul di situs Google pada tahun 1998.  Awalnya doodle ini lahir dari sewaktu pendiri Google yakni Larry Page dan Sergey Brin bermain-main dengan logo perusahaan mereka untuk memberitahukan kehadiran Page dan Sergey di festival Burning Man yang diadakan di gurun pasir Nevada, Amerika Serikat.

Awalnya produk Doodle tersebut tidak memiliki tim, tapi seiring berjalannya waktu Doodle menjadi hal yang banyak menarik pengguna dan akhirnya Google Doodle resmi memiliki tim pada tahun 2009. Dengan animasi dan gambar yang terlihat ciamik tersebut, apakah kamu tahu orang dibalik suksesnya Google Doodle ini ?

Nah, pada artikel ini saya akan menginformasikan kepada kamu semua siapa orang dibalik suksesnya Google Doodle.

Ryan Germick

Image : CNBC.com

Orang dibalik suksesnya Google Doodle ini adalah Ryan Germick. Ia biasanya lebih dikenal dengan panggilan ‘Mick’ atau ‘Grr’. Mick tumbuh dari keluarga yang menyukai dunia seni.

Mick lahir dan besar di pedesaan yang berada di Indiana. Sejak kecil ia sangat hobi menggambar, dan jika sudah menggambar ia seakan-akan lupa pada hal yang lain dan terus fokus terhadap gambarnya. Jadi ia tidak bisa berhenti jika sedang menggambar. Dari gambar-gambar yang telah ia buat sewaktu kecil, biasanya keluarganyalah yang menjadi penikmat karya-karyanya tersebut.

Mick juga belajar desain dan ilustrasi di Parsons School of Design lalu ia melanjutkan kuliah di Eugene Lang College yang berada di New York, Amerika Serikat.  Selain mendapatkan ilmu dari kampus, Mick juga rajin mengeksplorasi skill designnya di jejaring internet, itu artinya Mick juga sering belajar desain dari internet.

Pada tahun 2000-an ia pernah membuat website untuk membagikan foto yang ia jepret sendiri dengan kamera yang ia miliki. Internet juga merupakan ladang inspirasi dalam proses menggambarnya.

Dan melalui internet juga, Mick bisa berkomunikasi dengan banyak orang berkat karyanya. Dari internet juga, Mick berpikir kalau seni grafis dan digital adalah sebuah perpaduan yang apik jika disatukan.

Menurut Mick, menggambar menggunakan digital dapat dilakukan dengan proses yang sederhana dan yang terpenting kita harus menyukai bidang tersebut terlebih dahulu. Karena dengan kita menyukai suatu hal, kita dapat mengerjakan pekerjaan tersebut dengan baik tanpa beban sedikitpun, jadi hasil yang akan diperoleh akan lebih memuaskan.

Perusahaan pertama yang dilamar Mick yaitu Google. Dan lebih mengejutkannya lagi, Mick di terima diperusahaan besar tersebut. Pada saat itu juga Mick mulai bekerja di perusahaan Google sekitar tahun 2006, ia ditunjuk sebagai spesialis grafis web.

Pada saat itu ia berada di bagian design dibawah naungan Dennis Hwang, sang pembuat Doodle pertama yang juga dikenal sebagai ayah Doodle.  Sebelumnya Mick masih membuat membuat sebuah ikon terlebih dahulu.

Pegman

Image : Gizmodo Australia

Ikon yang telah berhasil ia buat dan cukup terkenal yaitu Pegman di Google Map. Ikon ini berbentuk seperti ilustrasi manusia dan berwarna kuning, dan ia muncul ketika kita menggunakan pengaturan pada Google Street View di Google Map.

Berkat kegigihan dan keuletannya pada bidang desain, Mick dipercaya sebagai kepala tim Google Doodle yang saat ini berkantor di California. Tugas utama yang dikerjakan Mick yaitu ia harus mengkoordinir 10 seniman dan 4 orang insyinyur serta dua produser yang berkordinasi dengan 100 orang diseluruh dunia.

Mick juga harus memastikan proses pembuatan Google Doodle bisa berjalan dengan baik dan mulus.

Menjadi salah satu illustrator utama dalam Google Doodle, hasil karya yang pernah ia buat dan menjadi terkenal yaitu seperti Star Trek, Pacman, Dr. Seuss, Charlie Chaplin dan Sesame Street.

Tim Google Doodle hingga saat ini telah memproduksi 400 Doodle pada setiap tahunnya. Ada sekitar 50 – 100 yang bentuknya animasi, dan doodle lainnya diciptakan dengan konsep yang lebih interaktif.

Karyawan-karyawan Google Doodle sering berdiskusi dan bertukar pikiran untuk memutuskan event apa yang pantas dijadikan Doodle. Ide tersebut banyak berdatangan dari karyawan Google yang lain, maupun pengguna Google.

Pemilihan tersebut dimaksudkan untuk merayakan ulang tahun serta perayaan yang dapat menarik dan mencerminkan kepribadian hingga kecintaan Google atas inovasi-inovasinya.

Kamu juga dapat mengirimkan ide-ide maupun saran kepada tim Doodle dengan mengirimkan ide melalui email proposals@google.com . Biasanya setiap harinya tim doodle mendapatkan banyak sekali ide maupun saran dari para pengguna Google, bahkan ide yang diterima mencapai ratusan ide maupun permintaan.

Ya walaupun tidak semua ide yang masuk ditanggapi, tapi tim Doodle memastikan semua ide yang masuk ke email tersebut dibaca oleh tim Doodle.

RA kartini

Image : liputan6

Tokoh-tokoh Indonesia yang pernah dijadikann Google Doodle yaitu Dewi sartika. Pada tahun 2016 google membuat doodle Dewi Sartika untuk memperingati ulang tahun Dewi Sartika yang ke 132 tahun, beliau merupakan pahlawan nasional yang menjadi tokoh perintis pendidikan kaum perempuan.

Yang kedua yaitu Raden Ajeng Kartini, Google tidak pernah absen untuk memperingati Hari Kartini sebagai tema Doodle-nya setiap pada tanggal 21 April, beliau juga dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

Yang ketiga yaitu Ki Hajar Dewantara, Google juga pernah membuat Doodle Ki Hajar Dewantara sebagai hari ulang tahunnya yang ke 126 tahun pada tahun 2015.

Leave a Reply

Send this to a friend