Google Chrome di Windows 10

Metode PartitionAlloc FastMalloc Google, Guna Kurang Konsumsi Memori Chrome di Windows 10

Selama ini browser Google Chrome dianggap terlalu banyak mengkonsumsi memori di perangkat Windows 10. Guna mengatasi masalah yang sudah berlarut-larut sejak lama itu, pihak Google berencana menggunakan sebuah metode baru yang mereka beri nama “PartitionAlloc FastMalloc.” 

Metode tersebut merupakan sedikit pergeseran dari metode SegmentHeap besutan Microsoft, yang sebelumnya telah ditinggalkan karena tidak dapat mengontrol atas jenis heap yang ada. Google pun mengklaim bahwa metodenya itu akan meningkatkan performa dan keamanan browser Chrome secara bersamaan.

Sebelumnya, Google seringkali menjanjikan bahwa browser Chrome di Windows 10 akan segera mendapatkan perbaikan soal masalah konsumsi memori yang berlebihan itu.

Namun pembaruan rutin yang dirilis oleh Google untuk Chrome, sama sekali tidak ada yang menyentuh masalah akut tersebut. Bahkan untuk versi terbaru Chrome 87, memang mampu sedikit meningkatkan performa, namun tetap saja masalah konsumsi memori berlebihan itu tidak tersentuh.

Hal ini pun semakin memicu banyaknya keluhan dari pengguna. Pada akhirnya Google merilis metode baru bernama PartitionAlloc FastMalloc ini, yang diharapkan bisa menjadi solusi konkrit. Pihak teknisi Google berharap, metode itu mampu mengurangi konsumsi memori perangkat hingga mencapai 10 persen. Secara teknis yang dilakukan adalah dengan meningkatkan caching dan mengoptimalkan manajemen RAM.

Awalnya, Google berencana untuk menggunakan metode milik Microsoft yakni SegmentHeap yang mereka perkenalkan untuk browser Edge. Saat itu Microsoft mengklaim bahwa metode tersebut mampu menjadikan penggunaan memori saat browser Edge berjalan, bisa hemat hingga 27 persen. Hal ini juga memberikan harapan bagi pihak Google, lantaran browser Edge menggunakan basis Chromium yang sama dengan Chrome.

Saat Google setuju untuk menggunakan SegmentHeap, pihak Microsoft justru memilih untuk meninggalkan metode tersebut. Mereka beralasan, metode itu tidak bisa mengontrol jenis heap yang ada. Google pun akhirnya turut meninggalkan metode itu, namun di sisi lain mereka terus berupaya melakukan optimasi pada tab individual yang digunakan oleh Chrome dan juga melakukan optimasi penggunaan RAM.

Hingga akhirnya Google menemukan metode mereka sendiri dengan masih menggunakan dasar metode SegmentHeap namun telah dilakukan banyak modifikasi di sana-sini. Dalam sebuah penjelasan resmi mereka, metode PartitionAlloc FastMalloc itu telah mereka terapkan untuk Chrome versi Canary dan akan dirilis untuk Chrome versi standar pada tahun depan.

Leave a Reply

Send this to a friend