Microsoft Defender Akan Tersedia Untuk Android dan MacOS

Microsoft Defender Akan Tersedia Untuk Android dan MacOS

NESABAMEDIA.COMMicrosoft selama ini mengembangkan software tidak hanya untuk sistem operasi Windowsnya sendiri, namun juga untuk platform populer lainnya, termasuk Android dan MacOS. Dalam versi pratinjau Defender di Microsoft Store, dua sistem operasi tadi disebutkan. 

Microsoft Store memiliki sebuah versi pratinjau dari Microsoft Defender yang terdaftar sebagai bagian dari produk perusahaan asal Redmond tersebut. Deskripsi program itu menjelaskan, “Keamanan, disederhanakan. Microsoft Defender adalah perlindungan pribadi anda melawan ancaman digital. Melindungi perangkat anda di beragam sistem operasi, termasuk Windows, MacOS dan Android”. 

Microsoft Defender atau Windows Defender merupakan sebuah program antivirus yang selama ini tersedia untuk perangkat PC Windows, yang kemudian mampu tumbuh dari sebuah produk medioker menjadi sebuah solusi terbaik di pasaran. Sepertinya Microsoft ingin untuk menerapkan kesuksesan program antivirusnya itu ke platform lainnya. 

Sebuah brosur promosi mengenai Microsoft Defender muncul, yang mengindikasikan bahwa program itu bisa digunakan untuk memindai file di perangkat Mac dan Android. Brosur itu juga menunjukkan fitur “Web Protection”, yang menunjukkan bahwa antivirus itu bisa juga memindai halaman web dan mengevaluasi tingkat keamanannya. 

Banyak produk dan layanan dari Microsoft yang telah tersedia di beberapa platform, misalnya Bing, Edge, Office dan Teams yang sudah ada di Android. Office juga sudah ada di MacOs, dan sangat memungkinkan jika kemudian program antivirusnya merambah ke platform tersebut.

Sebagai informasi, Microsoft Defender yang dikirimkan dengan Windows 10 dan 11, telah dinobatkan sebagai produk antivirus terbaik pada bulan Oktober 2021 lalu. Raihan ini setelah dilakukan pengujian data oleh organisasi independen AV-TEST, yang membandingkan dan mengevaluasi program-program antivirus yang ada di pasaran. 

Sebagai bagian dari pengujian ini, para peneliti menguji sebanyak 21 program antivirus, termasuk Microsoft Defender, McAfee, Avira, Avast, AVG dan sejumlah nama besar lainnya. Tingkat stabilitas software atas beragam jenis ancaman menjadi subyek utama pengujian, termasuk malware yang mampu mengeksploitasi kerentanan Zero Day, email phising, serangan siber dan lainnya. 

Para peneliti juga mempertimbangkan versi yang paling baru yang tersedia untuk publik. Selain itu saat pengujian, aplikasi bisa mendapatkan pembaruan dan mengakses layanan cloud mereka. Microsoft Defender pun meraih skor tertinggi di semua kategori, seperti keamanan, kinerja dan pengalaman pengguna, dan ini adalah satu-satunya produk terbaik untuk antivirus gratisan.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend