Microsoft Izinkan Toko Aplikasi Pihak Ketiga di Store Mereka

Microsoft Izinkan Toko Aplikasi Pihak Ketiga di Store Mereka

NESABAMEDIA.COMSelama bertahun-tahun Microsoft telah menjalankan toko mereka sendiri untuk Windows 8 dan Windows 10 yang menawarkan beberapa aplikasi dan game. Namun sayangnya, jumlahnya terlalu sedikit dan terbatas, khususnya untuk pengguna dengan perangkat Windows S-Mode yang diaktifkan. Untungnya, hal ini telah berubah.

Microsoft telah mengumumkan bahwa mereka membuka etalase di Windows 11 untuk lebih banyak aplikasi. Sebelumnya memang sudah ada beberapa aplikasi populer mencakup Discord dan Zoom, kini, Microsoft juga membuka pintunya ke aplikasi toko pihak ketiga, yang sangat besar.

Selama “beberapa bulan ke depan”, baik Epic Games dan Amazon akan membawa etalase mereka ke Microsoft Store, dan alasan yang cukup penting untuk itu mungkin karena Microsoft tidak akan mengharuskan perusahaan-perusahaan tersebut untuk berbagi pendapatan. 

Dalam posting blog-nya, Microsoft menyatakan bahwa “Microsoft Store di Windows tidak lagi mengharuskan pengembang aplikasi untuk berbagi pendapatan dengan Microsoft, ketika aplikasi mengelola sistem pembayaran dalam aplikasi mereka sendiri”. Tidak heran Amazon dan Epic Games bergegas untuk masuk.

Tetapi manfaat sebenarnya di sini adalah untuk pengguna Windows 11, terutama mereka yang tidak begitu nyaman menjelajahi web untuk mencari perangkat lunak tertentu, namun ada risiko yang menyertainya.

Aman dan Berguna

Kebanyakan pengguna saat ini tidak benar-benar menggunakan Microsoft Store untuk apa pun selain mendapatkan game melalui Xbox Game Pass. Bahkan untuk aplikasi yang sebenarnya telah tersedia melalui Microsoft Store, kebanyakan akan lebih memilih pergi ke toko aplikasi lain. 

Tidak hanya karena Microsoft Store UI di Windows 10 yang membingungkan dan kurang menarik, tetapi juga terkait dengan akun Microsoft, sehingga pengguna biasanya tidak mau ribet untuk login atau menautkan akun mereka.

Pengguna lebih memilih menggunakan cara lama, yakni jika menginginkan sebuah aplikasi, maka mencari dan mengunduhnya dari toko aplikasi terkait, seperti Google Play Store atau Apple App Store. Kedua platform tersebut memiliki pilihan aplikasi yang jauh lebih berguna daripada milik Microsoft dan hampir seluruhnya disebabkan oleh fakta bahwa baik Google maupun Apple telah membuat katalog perangkat lunak yang sangat besar yang sudah tersedia.

Menambahkan etalase seperti Epic Games Store dan Amazon benar-benar akan akan mengubah keadaan, dan diyakini akan ada etalase lain yang belum terdaftar oleh Microsoft yang akan memperluas apa yang tersedia di Windows 11. 

Sebelumnya sudah diketahui bahwa Microsoft akan mendukung aplikasi Android berjalan di Windows 11 akhir tahun ini, dan itu akan menjadi hal yang sangat besar bagi orang-orang yang hanya menginginkan aplikasi yang berguna tanpa harus mendapatkan risiko dengan bergantung pada toko aplikasi pihak ketiga yang tidak resmi.

Sebab banyak pengguna komputer yang paham teknologi, tahu bagaimana menemukan perangkat lunak yang sah dan menghindari mengunduh kode berbahaya.

Mungkin anda masih bisa mendapatkan aplikasi yang benar-benar legal di situs pihak ketiga, tetapi akan dikelilingi oleh sekumpulan iklan dengan tombol “unduh” yang besar, yang berkamuflase menjadi aplikasi yang kita inginkan, padahal ternyata bukan.

Sepertinya risiko semacam itu hanya bisa dipahami oleh mereka yang telah lama menggunakan internet, tetapi ada banyak orang yang datang ke Windows yang hanya menggunakan smartphone dan tablet, dan mungkin tidak begitu siap untuk mengunduh banyak aplikasi melalui mesin pencari. Dan ini akan menjadi luar biasa bagi mereka.

Microsoft Diharapkan Bisa Lebih Terbuka

Tidak diragukan lagi apabila Microsoft mau lebih terbuka seperti yang telah dilakukan dengan menghadirkan Epic Games adan Amazon di toko aplikasi mereka, ini adalah hal yang sangat baik.

Keyakinan banyak orang dengan Windows 11 adalah, Microsoft tidak akan mengunci sistem operasi hanya ke Microsoft Store. Meski ini mungkin adalah sebuah kemenangan dan kemudahan bagi pengguna, hal itu tidak akan serta merta membuat toko aplikasi Microsoft menjadi rujukan utama.

Leave a Reply

Send this to a friend