Microsoft Voice Launcher Windows 10

Microsoft Uji Fitur Voice Launcher, Untuk Mudahkan Interaksi Pengguna Dengan Windows 10

NESABAMEDIA.COMMicrosoft kini tengah melakukan uji coba sebuah fitur baru di Windows 10 yang bernama ‘Voice Launcher’, yang akan meningkatkan cara bagaimana pengguna berinteraksi dengan aplikasi dan file mereka. Microsoft juga merombak pengalaman pencarian di aplikasi Settings, File Explorer dan juga Windows Search.

Jika menengok kembali ke bulan September yang lalu, Microsoft diketahui memulai pengujian sebuah software keyboard yang baru dan telah mendapatkan peningkatan, bernama Touch Keyboard. Software ini hadir dengan fitur pemilih emoji yang baru dan fitur lainnya bernama Windows Voice Typing, yang kini telah hadir di kotak pencarian di File Explorer, aplikasi Settings, dan Start Menu.

Fitur Voice Typing baru itu akan muncul secara otomatis di manapun di sistem operasi Windows 10 di mana di situs terdapat sebuah kolom teks dengan API Windows Search. Pengguna juga bisa mengakses fitur Voice Typing baru itu dengan menggunakan Windows Narrator (Win+H).

Fitur Voice Typing Launcher Windows 10

Fitur Microsoft Voice Typing Launcher Windows 10

Seperti yang sudah terlihat di gambar di atas, fitur Voice Launcher hadir dengan desain yang lebih modern, dan telah dioptimalkan untuk kondisi apapun. Pengguna juga bisa mem-pause fitur voice ini atau mengaktifkan sebuah fitur bernama ‘Auto Punctuation’, yang akan secara otomatis memasukkan tanda baca seperti titik, tanda tanya, dan lainnya.

Saat ini fitur ini masih dalam tahap uji coba oleh Microsoft, di wilayah dan bahasa tertentu saja. Di antaranya, US, UK, Canada, Australia, India, Prancis, Brazil, Spanyol, Jerman, Italia, Jepang dan Cina.

Pengguna software ini berharap, nantinya pengguna bisa turut berkontribusi mengisi database suara untuk bisa menghasilkan pengalaman yang lebih akurat untuk pengguna dengan bahasa yang berbeda. 

Jika pengguna memilih untuk mengaktifkan fitur opsional ini, nantinya suara pengguna akan ditinjau oleh pihak Microsoft dan vendor terkait, namun suara itu tidak akan dihubungkan dengan akun dan informasi pengguna terkait suara yang dikirimkan akan dihapus. 

Kemungkinan besar, Microsoft akan menambahkan fitur menarik ini bersamaan dengan pembaruan Windows 10 21H2 tahun depan. Fitur ini memang akan sangat membantu, namun bagi sebagian orang yang mungkin ‘terganggu’ maka bisa mematikan fitur ini melalui aplikasi Settings.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend