Merger OnePlus dan Oppo

OnePlus dan Oppo Konfirmasi Merger Departemen Riset dan Pengembangan Mereka

NESABAMEDIA.COMOnePlus dan Oppo dikabarkan telah melakukan merger divisi Research & Development mereka. Hal ini telah dikonfirmasi oleh pihak OnePlus, sementara pihak Oppo menyebut langkah ini seperti yang dilakukan antara Xiaomi dengan Redmi. 

Memang selama ini baik OnePlus maupun Oppo seringkali membuat perangkat yang hampir mirip satu sama lain. Inovasi smartphone terkini dari duo BBK itu juga sangat mirip. Misalnya teknologi perubahan warna electrochromic glass yang pertama kali dikenalkan pada OnePlus Concept One, kini telah menjadi produksi massal pada smartphone Oppo Reno 5 Pro Plus. 

OnePlus bahkan juga mengubah strategi smartphone mereka tahun lalu untuk memasukkan lebih banyak model, yang membuat hubungan antara Oppo dengan OnePlus semakin kentara. Kini sepertinya kedua perusahaan telah lebih jauh menyamakan agenda.

OnePlus dan Oppo dikabarkan telah melakukan merger pada departemen Research and Development mereka. Para karyawan baru di departemen yang telah terintegrasi itu kini dipekerjakan oleh Oppo, bukan OnePlus.

Orang dalam Oppo mengatakan bahwa proses merger tersebut sudah dilakukan sejak bulan Desember tahun lalu. Oppo dan OnePlus tampaknya merupakan bagian dari Oga Grup, sebuah entitas yang berupaya meningkatkan integrasi antara brand Oppo, Realme dan OnePlus. 

“Ini mirip dengan hubungan yang terjadi antara Xiaomi dan Redmi, saling berbagi sistem Research and Development,” kata pihak Oppo. 

Lebih lanjut, pihak OnePlus mengeluarkan pernyataan resmi mereka, setelah kabar merger ini mulai santer terdengar di internet. Berikut bunyi dari pernyataan resmi OnePlus tersebut:

“Guna lebih memaksimalkan sumber daya dan posisi OnePlus kedepannya untuk tumbuh, kami sedang dalam proses untuk melakukan integrasi tingkat lanjut beberapa kemampuan riset dan pengembangan dengan OPLUS, investor jangka panjang kami. OnePlus akan terus beroperasi secara independen dan berusaha menghadirkan pengalaman sebaik mungkin ke pengguna”. 

Pernyataan tersebut tidak kurang tidak lebih mengkonfirmasi bahwa OnePlus telah bergabung dengan Oppo untuk melakukan riset dan pengembangan. Faktanya adalah, OPLUS merupakan kelompok investor yang selama ini membiayai OnePlus, Oppo dan Realme. 

Sementara itu laporan lain juga menegaskan bahwa untuk sistem software tidak termasuk dalam kebijakan merger antar keduanya. Jadi Oxygen OS dan Color OS masih berjalan sendiri-sendiri dan akan memiliki fitur yang berbeda. Meski pada kenyataannya, kemiripan kedua skin itu masih terlihat cukup mencolok, khususnya pada Oxygen OS 11 dan Color OS 11. 

Leave a Reply

Send this to a friend