Apa itu E-Government? Mengenal Pengertian E-Government

Apa itu E-Government? Mengenal Pengertian E-Government

Pengertian E-Government

E-Government merupakan sebuah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi atau ICT yang bermanfaat untuk meningkatkan hubungan pemerintah dengan pihak yang lainnya. Pengunaan ICT tersebut selanjutnya dapat menghasilkan sebuah hubungan dalam bentuk baru yaitu G2C atau Government to Citizen, G2G atau Government to Business maupun G2G atau Inter-Agency Relationship.

E-Government juga biasa disingkat dengan e-gov di mana melalui E-Government inilah pemerintah akan memberikan berbagai informasi serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Informasi yang diberikan pemerintah tentu beragam sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut. Salah satu manfaat yang diharapkan dengan adanya E-Government adalah kenyamanan, efisiensi, dan juga akses yang lebih baik.

Dengan adanya E-Government pemerintah berharap mampu memberikan pelayanan dengan lebih baik lagi. Untuk penerapannya, E-Government ini bisa dimanfaatkan baik untuk yudikatif, legislatif, maupun administratif publik. Saat ini setidaknya ada 4 jenis E-Government yang ada di Indonesia.

Jenis-jenis E-Government di Indonesia

Pengertian E-Government

Terdapat empat jenis E-Government yang ada di Indonesia yaitu:

1. G2C atau Government to Customer atau Government to Citizen

Model E-Government yang pertama adalah G2C. Sesuai dengan namanya, model E-Government ini merupakan layanan yang diberikan oleh pemerintah terhadap masyarakat di mana masyarakat dan pemerintah bisa saling bertukar informasi serta melakukan komunikasi. Tujuan adanya G2C ini adalah untuk membangun kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat.

Beberapa penerapan G2C antara lain: layanan kesehatan, sistem pajak, penerbitan dokumen (KK, KTP, Paspor, dan lain-lain), situs pencari kerja dari disnaker, dan masih banyak yang lainnya.

2. G2E atau Government to Employee

Pelayanan E-Government bukan hanya kepada masyarakat saja melainkan juga memberikan pelayanan secara lebih spesifik yaitu kepada karyawan atau pegawai. Tujuannya yaitu memberikan pelayanan serta kenyamanan kepada para pegawai tersebut. Beberapa contoh layanan yang berkaitan dengan G2E adalah sebagai berikut:

  • BPJS Kesehatan: merupakan asuransi di mana setiap anggota akan diminta iuran sesuai nominal yang ditentukan. Tujuannya ketika ada karyawan sakit, maka biayanya telah dicover oleh BPJS Kesehatan
  • BPJS Ketenagakerjaan: memberikan jaminan kepada karyawan di hari tua. Setiap bulan mereka dikenakan potongan beberapa persen dari gaji pokok. Saldo yang telah dikumpulkan akan diakumulasikan sehingga dapat diambil ketika sudah tidak bekerja atau pensiun

3. G2B atau Government to Business

Jenis E-Government yang ketiga yaitu G2B di mana pemerintah memang sudah seharusnya membuat sebuah lingkungan bisnis yang kondusif.

Penerapan G2B diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pelaku bisnis di dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Para pelaku bisnis tersebut juga akan sering berinteraksi dengan pemerintah sehingga perlu adanya sistem yang mengatur dan mempermudah hubungan tersebut.

4. G2G atau Government to Government

E-Government juga diperlukan sebagai sarana komunikasi antara lembaga pemerintahan. Mereka juga bisa saling bertukar informasi antara satu dengan yang lainnya. Untuk itu, perlu adanya media yang mempermudah komunikasi tersebut. Salah satunya adalah E-Government.

Leave a Reply

Send this to a friend