Pengertian Ekosistem Beserta Komponen, Macam-Macam & Contoh Ekosistem

Pengertian Ekosistem

Secara umum, ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang memiliki hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya. Adanya ekosistem ini, dapat menjadi kumpulan dari berbagai makhluk hidup untuk terus berkembang bersama.

Ekosistem ini digunakan sebagai habitat makhluk hidup agar dapat melangsungkan kehidupannya dalam jangka waktu yang lebih lama. Sikap saling ketergantungan antar makhluk hidup dalam suatu ekosistem akan berpengaruh karena pada dasarnya setiap makhluk hidup memiliki ketergantungan dengan makhluk hidup lainnya dan dengan lingkungannya.

Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

Selain pengertian Ekosistem secara umum, terdapat juga beberapa ahli yang menjelaskan mengenai pengertian Ekosistem, seperti berikut:

Pengertian Ekosistem Menurut A.G Tansley

Menurut AG. Tasley, ekosistem adalah suatu unit dari ekologi yang didalamnya terdapat struktur dan fungsi.

Pengertian Ekosistem Menurut Woodbury

Menurut Woodbury, ekosistem adalah suatu tatanan secara keseluruhan yang kompleks. Dimana didalamnya terdapat habitat, tumbuhan, dan binatang yang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh. Sehingga hal-hal tersebut menjadi bagian dari rantai siklus materi dan aliran energi.

Pengertian Ekosistem Menurut Soemarwoto

Menurut Soemarwoto, ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.

Pengertian Ekosistem Menurut Odum

Menurut Odum, ekosistem merupakan suatu unit fungsional dasar dalam ekologi yang mencakup organisme dan lingkungannya (termasuk lingkungan biotik dan abiotik), dimana keduanya saling mempengaruhi.

Pengertian Ekosistem Menurut Dephut

Menurut Dephut, ekosistem merupakan suatu tatanan dari suatu unsur-unsur dalam kehidupan dan lingkungan hidup baik biotik maupun abiotik yang secara utuh dan menyeluruh yang saling mempengaruhi dan saling bergantung satu sama lain.

Komponen Ekosistem

Komponen ekosistem

Dalam sebuah ekosistem, terdapat beberapa komponen yang tergabung sehingga menjadikan suatu ekosistem yang lengkap. Berikut merupakan beberapa komponen ekosistem:

1. Abiotik

Abiotik merupakan komponen ekosistem yang terdiri dari benda-benda yang mati atau biasa disebut dengan non-hayati. Ekosistem abotik ini tersebar disekitar lingkungan kita sehingga kita bisa mengenalinya secara jelas. Contoh ekosistem abiotik ini adalah Air, Udara, Cahaya Matahari, Iklim, Topografi dan Tanah.

2. Biotik

Biotik merupakan komponen ekosistem yang terdiri dari benda hidup atau makhluk hidup. Dimana dalam ekosistem biotik, terdiri dari hewan, tumbuhan dan manusia serta lingkungannya. Dimana manusia merupakan faktor manusia yang memiliki pengaruh paling kuat di bumi. Sehingga manusia banyak memegang kendali untuk melakukan apapun untuk lingkungannya. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup yang terdapat di ekosistem biotik terbagi menjadi tiga macam sebagai berikut:

  • Produsen, merupakan makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk mengubah zat anorganik menjadi zat organik. Makhluk hidup yang berperan sebagai produsen adalah alga, lumut dan tumbuhan hijau.
  • Konsumen, merupakan makhluk hidup yang tidak bisa memproduksi makanannya sendiri. Dimana konsumen ini bergantung pada makhluk hidup lainnya. Contoh konsumen adalah makhluk hidup yang masuk dalam golongan herbivora, karnivora, dan omnivora.
  • Dekomposer, merupakan makhluk hidup yang berfungsi sebagai pengurai zat-zat organik agar menjadi unsur hara. Makhluk hidup yang berposisi sebagai pengurai atau dekomposer memiliki peran penting dalam rantai makanan di bumi. Contoh dari makhluk hidup dekomposer adalah ganggang, jamur, bakteri, cacing dan sebagainya.

Macam-Macam Ekosistem

Macam-Macam Ekosistem

Selain memiliki komponen ekosistem, dalam suatu ekosistem juga terdapat dua macamnya. Berikut merupakan macam-macam ekosistem yang ada:

1. Ekosistem Alami

Ekosistem alami adalah ekosistem yang langsung dibuat oleh Alam tanpa adanya campur tangan manusia dalam prosesnya. Ekosistem alami terbagi menjadi dua yaitu daratan dan air. Ekosistem darat merupakan ekosistem yang kebanyakan dari lokasinya berupa daratan atau tanah. Sehingga ekosistem ini disebut dengan ekosistem darat. Sedangkan ekosistem air adalah ekosistem yang didominasi oleh lautan atau perairan.

2. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang pada proses pembuatannya terdapat campur tangan manusia. Ekosistem buatan biasanya dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Misalnya saja untuk menambah keindahan dan mengoptimalkan fungsi energi yang lainnya. Sehingga dengan adanya ekosistem buatan ini bisa mendukung aktifitas yang akan dilakukan manusia.

Contoh Ekosistem

Contoh Ekosistem

Dari macam-macam ekosistem yang telah dijelaskan, maka dapat dicontohkan beberapa contoh dari masing-masing macam ekosistem yang ada sebagai berikut:

  • Hutan hujan tropis, merupakan daerah daratan yang berupa hutan yang selalu basah atau lembab. Hal ini dikarenakan curah hujan dan tingkat penyimpanan air pada hutan hujan tropis memiliki tingkat yang tinggi. Hutan hujan tropis ini banyak ditemui di sekitar daerah khatulistiwa.
  • Padang rumput, merupakan dataran yang hanya dipenuhi oleh rumput-rumput yang menjulang tinggi. Kebanyakan, padang rumput ini tidak banyak terdapat pohon-pohon besar karena sebagian besar wilayahnya didominasi oleh rumput.
  • Gurun, merupakan daerah dataran yang memiliki tingkat intensi hujan paling sedikit. Cuaca paada daerah gurun biasanya sangat panas, dan dengan kondisi yang berpasir. Oleh karena itu, biasanya tingkat angin didaerah gurun sangat tinggi.
  • Ekosistem Air tawar, merupakan jenis ekosistem air yang memiliki tingkat atau kadar garam yang rendah. Seperti sungai, danau atau rawa.
  • Ekosistem air laut, merupakan jenis ekosistem air yang memiliki tingkat atau kadar garam tinggi.
  • Bendungan, merupakan sejenis ekosistem air namun berada diatas daratan yang cekung.
  • Sawah, merupakan ekosistem yang digunakan sebagai tempat atau ladang pertanian.

Dengan beberapa informasi diatas mengenai ekosistem dan penjelasannya, akan lebih memudahkan anda dalam mencari pengetahuan baru mengenai pengertian ekosistem. Pengetahuan ini dapat dijadikan sebagai referensi anda dalam mendalami pengetahuan terkait ekosistem. Semoga artikel ini bemanfaat untuk anda.

Nesabamedia.com merupakan media online yang menyajikan konten menarik seputar komputer, internet, jaringan, android, website dan beberapa topik lain yang berhubungan dengan dunia komputer.

Leave a Reply

Send this to a friend