Proyek Smartphone 5G BlackBerry Mati, Karena OnwardMobility Kehilangan Lisensi

Proyek Smartphone 5G BlackBerry Mati, Karena OnwardMobility Kehilangan Lisensi

NESABAMEDIA.COMBeberapa waktu yang lalu, OnwardMobility, sebuah perusahaan berbasis di Australia berencana untuk menghidupkan kembali smartphone BlackBerry setelah bertahun-tahun lamanya mati dan mengalami kegagalan. Saat itu, perusahaan mengatakan bahwa BlackBerry 5G yang tertunda, pengembangannya terus berlanjut. 

“Meskipun kami mengalami beragam keterlambatan yang mencegah kami menghadirkannya pada tahun 2021 ini, kami akan tetap menyediakan pembaruan secara rutin yang akan menjelaskan dan menjawab banyak pertanyaan dari anda mengenai smartphone 5G ultra-aman, tentunya tetap dengan keyboard yang akan kami hadirkan ke pasaran,” ungkap OnwardMobility dalam sebuah postingan blog mereka. 

Namun, bulan Januari telah lewat tanpa adanya pembaruan lagi dari mereka, dan alasannya pun telah terungkap bahwa proyek smartphone 5G BlackBerry telah mati. Informasi yang diterima nesabamedia.com menyebutkan jika OnwardMobility tidak lagi bekerja mengembangkan smartphone itu setelah lisensi untuk menggunakan nama BlackBerry dibatalkan. 

Menurut sumber tersebut, BlackBerry sedang melihat potensi yang lebih jauh lagi melampaui produsen smartphone setelah mereka menjual sisa portofolio paten mereka ke sebuah konsorsium dengan nilai mencapai $600 juta awal bulan ini. Kedua perusahaan baik itu OnwardMobility maupun BlackBerry tidak merespon mengenai berita ini. 

Meskipun tidak ada bukti gambar dari smartphone 5G BlackBerry yang dibuat oleh OnwardMobility, smartphone ini diyakini mengadopsi desain dari Priv, sebuah smartphone slider Android yang dirilis pada akhir 2015 silam.

Pada tahun 2017, perusahaan menandatangani perjanjian lisensi dengan TCL yang membuat perusahaan asal Cina itu mulai memproduksi perangkat Android menggunakan nama BlackBerry Mobile, termasuk KEYOne dan Key2. 

Menurut sejumlah sumber, masalah rantai pasokan yang terus berlanjut dan juga keputusan CEO BlackBerry John Chen yang memilih untuk menggunakan brand mereka ke perangkat lain, berujung pada dihentikannya proyek smartphone 5G BlackBerry itu. Dengan OnwardMobility yang tidak lagi bisa menggunakan nama BlackBerry, mereka pun memutuskan untuk mengakhiri proyek itu. 

Tidak jelas apakah OnwardMobility akan benar-benar menutup proyek itu atau akan tetap mengerjakannya dengan tanpa menggunakan embel-embel BlackBerry nantinya. 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend