Samsung Berupaya Dahului Produksi Prosesor 3nm Dari TSMC

Samsung Berupaya Dahului Produksi Prosesor 3nm Dari TSMC

NESABAMEDIA.COMDalam rapat bersama para investornya, Samsung mengatakan bahwa produksi dari prosesor 3nm akan dimulai dalam beberapa pekan mendatang. Ini menunjukkan bahwa Samsung berupaya mendahului TSMC dalam pembuatan prosesor tersebut.

Sebelumnya, TSMC mengatakan bahwa prosesor dengan arsitektur FinFET 3nm akan memasuki tahap produksi massal pada paruh kedua tahun 2022 ini. Analis industri meyakini bahwa ketika Samsung mengklaim bahwa prosesor 3nm itu telah mendekati produksi massal, dalam hal kepadatan dan kinerja transistor, hasil produksi Samsung sebanding dengan prosesor 5nm TSMC dan prosesor 4nm buatan Intel.

Secara teori, prosesor 3nm Samsung adalah yang terbaru, namun dalam teknis dan kinerjanya, masih tertinggal dari TSMC. Samsung telah mengatakan kepada para investornya bahwa mereka sepenuhnya telah siap untuk meluncurkan prosesor 3nm berbasis GAA pada paruh pertama tahun ini, dan dalam delapan minggu ke depan, proses produksi massalnya akan dimulai.

Perusahaan asal Korea Selatan itu mengklaim, dibandingkan dengan prosesor arsitektur FinFET 7nm saat ini, chipset 3nm baru mereka bisa beroperasi di lingkungan dengan tegangan rendah di bawah 0,75V. Ini akan mengurangi konsumsi daya secara keseluruhan hingga 50%. Selain itu juga akan meningkatkan kinerja sebesar 30% dan mengurangi ukuran chipset sebesar 45%.

Belum diketahui seberapa besar output produk dari prosesor 3nm Samsung itu nantinya. Jika melihat prosesor 4nm Samsung sebelumnya, kinerjanya sangat rendah, yang kemudian memaksa pelanggan utama mereka beralih ke TSMC. Hasil produk kualitas 3nm Samsung diyakini hanya sekitar 10% saja, namun pihak perusahaan belum mengkonfirmasi masalah ini.

Sementara itu di lain pihak, TSMC dilaporkan telah memulai produksi prosesor 2nm yang lebih maju. Produksi percobaan chipset itu diharapkan akan bisa dimulai pada tahun 2024 mendatang, dengan produksi massal dijadwalkan akan dilakukan pada tahun 2025. 

Kabar lainnya menyebutkan bahwa pemerintah Amerika Serikat dan Jepang ingin melakukan produksi produk prosesor 2nm namun tanpa adanya campur tangan perusahaan asal Taiwan. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menghindari adanya kebocoran teknologi ke pemerintah Cina.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend