Samsung Galaxy S22 Plus Dengan Exynos 2200 Muncul di Geekbench

Samsung Galaxy S22 Plus Dengan Exynos 2200 Muncul di Geekbench

NESABAMEDIA.COMSamsung Galaxy S22 akan menjadi seri flagship premium berikutnya dari raksasa teknologi asal Korea Selatan itu. Keberadaan smartphone itu sudah dikonfirmasi dan saat ini banyak pihak berharap tidak akan ada penundaan peluncuran perangkat tersebut. 

Samsung akan berupaya sekeras mungkin guna memastikan Galaxy S22 akan siap pada waktunya kuartal pertama 2022 sebagai smartphone flagship berikutnya. Banyak yang telah dikatakan tentang Galaxy S22 dan diharapkan lebih banyak detail akan muncul hingga peluncuran produk resmi. Spesifikasi kamera bocor beberapa hari lalu dan diketahui bahwa ponsel itu akan menggunakan Exynos 2200.

Samsung Galaxy S22 Ultra juga kemungkinan hadir dengan kamera zoom 10x selain sensor gambar RGBW 50MP. Samsung Galaxy S22 Plus mungkin akan ditenagai oleh baterai yang lebih kecil. Galaxy S22 kemungkinan tidak hanya akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 898 tetapi versi Exynos 2200 juga akan dirilis.

Samsung Galaxy S22 diyakini akan hadir dengan dukungan pengisian daya 65W dan mungkin tidak menggunakan kamera 200MP atau sensor ToF.

Baru-baru ini, skor benchmark Samsung Galaxy S22 Plus telah muncul dan benchmark itu pun mengungkap bagaimana kinerja ponsel in kedepannya. Memang ini bukanlah ulasan mutlak, tetapi diyakini akan lebih banyak informasi yang muncul mengenai detail lain tentang perangkat tersebut. Dalam daftar Geekbench itu terungkap besaran RAM dan prosesor yang akan digunakan, yakni RAM 8GB dan Exynos 2200 SoC, yang diperuntukkan nomor model Galaxy S SM-S906B.

Sebuah inti akan menjalankan 2.59GHz sementara tiga lainnya berada pada 2.50GHz, dan empat lainnya pada 1.73GHz. Detail kinerja prosesor ini belum pasti tetapi bisa saja itu adalah inti Cortex-X2, Cortex-A710, atau inti Cortex-A510. Dari skor yang dihasilkan cukup bagus tapi hampir sama dengan Snapdragon 888.

Penting untuk dicatat bahwa perangkat Samsung Galaxy di sini berjalan pada mode “energy aware”. Ini berarti ponsel mungkin berjalan dalam mode hemat baterai. Di mana kondisi itu memberi tahu bahwa angka kinerja mungkin lebih tinggi jika berjalan pada mode normal. Mungkin jumlahnya akan setara dengan versi premium Qualcomm Snapdragon.

Leave a Reply

Send this to a friend