Smartphone Vivo Dengan Teknologi Kamera Pop-up Super Zoom

Smartphone Vivo Dengan Teknologi Kamera Pop-up Super Zoom

NESABAMEDIA.COMVivo memperkenalkan model smartphone baru dengan fungsi yang inovatif dibandingkan sebelumnya. Baru-baru ini misalnya, Vivo S10 yang telah dirilis dengan panel belakang photochromic yang bisa berubah warna hanya dalam waktu tiga detik ketika terkena cahaya matahari langsung. Pabrikan asal Cina itu juga hadir dengan sejumlah inovasi kamera terbaru, seperti sistem stabilisasi gambar gimbal dengan Vivo X60 Pro

Kali ini Vivo tampaknya sedang menjajaki kemungkinan untuk mengembangkan kamera pop-up dengan fungsi super telephoto zoom, karena smartphone saat ini hanya memiliki jangkauan zoom yang terbatas. 

Pada awal tahun ini, Vivo Mobile Communication mengajukan paten kepada World Intellectual Property Office (WIPO) untuk modul kamera, perangkat elektronik dan metode kontrol modul kamera. Sebuah dokumentasi setebal 23 halaman dirilis pada 29 Juli 2021 dan menggambarkan seperti apa smartphone Vivo dengan kamera pop-up super telephoto zoom itu.

Dokumentasi tersebut menyatakan bahwa smartphone saat ini hanya menawarkan dukungan untuk low multiple zoom, dan penemuan baru Vivo harus bisa menghadirkan fungsi high multiple zoom. Dengan kata lain, pada sistem kamera yang dipatenkan itu, Vivo ingin memungkinkan untuk dapat mengintegrasikan kamera zoom dengan rentang zoom optik besar ke dalam perangkat smartphone. 

Vivo sudah memiliki beberapa smartphone di jajarannya dengan kamera zoom, misalnya Vivo X30 Pro yang memiliki dua lensa telefoto, dengan zoom 5x dan 2x. 

Untuk bisa mendapatkan gambaran yang lebih baik mengenai teknologi kamera superzoom yang dipatenkan Vivo, desainer grafis dari Techizo Concept telah membuat serangkaian rendering produk berdasarkan paten yang diajukan oleh Vivo Mobile Communication.

Paten Vivo Kamera Popup Super Telephoto Zoom

Paten Vivo Kamera Popup Super Telephoto Zoom

Teknologi itu adalah sistem kamera pop-up, namun tidak mengarah ke depan seperti yang ada pada kamera selfie pop-up pada umumnya, melainkan ke arah belakang. Artinya, tidak ada kamera yang terlihat jika kamera tidak diaktifkan. Seperti bagian depan yang dilengkapi dengan kamera di bawah layar, sedangkan kamera di bagian belakang diproses dalam sistem pop-up. Ini memberikan smartphone tampilan yang sangat futuristik dan ramping.

Sistem kamera pop-up bisa diperpanjang dalam empat langkah. Menggunakan modul yang dapat diperpanjang, di mana satu lensa memanjang sekaligus. Lensa bawah akan selalu ada, segera setelah kamera diaktifkan. Selain itu, pengguna juga bisa memperpanjang hingga tiga lensa tambahan sesuai keinginan. 

Leave a Reply

Send this to a friend