Fitur Kode QR Telegram

Telegram Comot Beberapa Fitur Milik Whatsapp ke Platform Mereka

NESABAMEDIA.COMLayanan perpesanan milik Facebook, Whatsapp telah menimbulkan kontroversi sejak mengumumkan kebijakan privasi baru mereka pada awal tahun ini.

Telegram, yang juga menjadi salah satu rival Whatsapp, mengalami peningkatan jumlah pengguna secara tajam, karena pengguna Whatsapp banyak yang beralih akibat kebijakan baru itu. Kini diketahui jika Telegram mencoba menghadirkan fitur yang sebelumnya ada di Whatsapp ke platform perpesanan mereka.

Meskipun Telegram sendiri sebenarnya merupakan aplikasi kaya fitur, namun sepertinya masih akan mendapatkan banyak fitur baru lainnya. Dalam sebuah bocoran, terungkap bahwa versi Beta dari Telegram memiliki beberapa fitur baru yang akan segera hadir dalam versi stabil dalam waktu dekat. 

Pada Telegram versi Beta 7.5, diperkenalkan fitur kode QR untuk bisa bergabung dalam sebuah grup. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mengundang pengguna lainnya ke dalam grup melalui kode QR. Ketika pengguna berbagi kode QR itu, pengguna lainnya akan bisa dengan mudah melakukan pemindaian dan masuk di sebuah grup atau kanal. 

Pengguna juga bisa membuat tautan undangan itu memiliki masa kadaluarsa setelah beberapa waktu tertentu, atau setelah digunakan beberapa kali. Undangan berupa kode QR itu bisa diatur dan diakses melalui halaman Settings. 

Selain itu, akan ada dukungan untuk fitur melaporkan konten di grup atau kanal ke pihak moderator Telegram. Selain konten berupa spam, pengguna juga bisa melaporkan konten semacam kekerasan, pornografi dan lainnya. Menariknya, laporan itu bisa dilakukan untuk banyak konten sekaligus dalam satu waktu. 

Akan ada juga tambahan dua widget baru yakni, versi 2×2 tampilan thumbnail dan versi 5×2 yang lebih besar dari pratinjau pesan dan kanal favorit pengguna. Meski widget itu akan menetapkan secara otomatis secara default, pengguna bisa memilih pesan mereka sendiri yang akan dijadikan thumbnail dan menambahkannya ke halaman beranda smartphone. 

Beberapa fitur tersebut sebenarnya sudah ada di Whatsapp dan Telegram berusaha untuk meniru fitur itu untuk dihadirkan di platform mereka sendiri. Memang tidak salah langkah dari Telegram ini, mengingat pengguna baru mereka itu juga sebenarnya berasal dari Whatsapp. Jadi setidaknya pengguna baru itu akan mendapatkan fitur lebih dibandingkan ketika menggunakan Whatsapp. 

Leave a Reply

Send this to a friend