Tik Tok vs Instagram Reels Facebook

Tik Tok Sebut Facebook Telah Bermain Curang Dengan Instagram Reels-nya

NESABAMEDIA.COMKevin Mayer CEO Tik Tok, mengecam Facebook atas aplikasi terbaru yang ada di Instagram yakni, Reels sebagai plagiat dari aplikasi buatannya. Hal itu dia kemukakan dalam sebuah postingan blog berjudul “Kompetisi Yang Fair Akan Memberikan Manfaat Untuk Semua”.

Postingan blog itu secara garis besar berisi bagaimana kesuksesan yang diraih Tik Tok saat ini bisa membentuk media sosial yang ‘baru’, dengan segala tanggung jawab dan etika yang baik. 

Kesuksesan yang kami raih datang dengan sejumlah tanggung jawab dan akuntabilitas. Semua industri tentunya selalu diawasi, begitu juga dengan kami. Namun bagi kami pengawasan itu jauh lebih besar, karena kami dianggap perusahaan asal Cina.

Kami menerima hal ini dan menganggapnya sebagai sebuah tantangan dan menjawabnya dengan tanggung jawab dan penuh akuntabilitas.

Hal ini penting bagi seluruh pengguna, regulator dan pengiklan bahwa kami juga bertanggung jawab dan berkomitmen mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Mayer menekankan, seperti halnya Tik Tok, aplikasi lainnya termasuk Facebook juga tentu harus bisa mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Untuk membuka algoritma yang mereka pakai, kebijakan moderasi dan penyampaian data kepada para regulator. Dalam hal ini, Tik Tok telah membentuk sebuah Pusat Pertanggungjawaban dan Akuntabilitas mereka. 

Dengan adanya pusat pertanggungjawaban dan akuntabilitas tersebut, para ahli, pengamat dan lain sebagainya bisa dengan mudah mengetahui kebijakan moderasi yang ditetapkan oleh Tik Tok secara real-time. Hal ini telah membuat mereka selangkah di depan, dan meminta aplikasi yang lain melakukan hal yang serupa.

Postingan kemudian berlanjut membahas tentang kompetitor mereka, yakni Instagram Reels yang dibuat oleh Facebook. 

Tik Tok sangat menghargai dan membuka kompetisi dengan pihak manapun. Kami yakin kompetisi yang fair akan memberikan manfaat bagi kita semua.

Bagi siapapun yang ingin membuat aplikasi tandingan dari Tik Tok, silahkan. Bahkan Facebook kembali lagi meluncurkan aplikasi plagiat lain yakni, Instagram Reels. Setelah aplikasi plagiat mereka sebelumnya kalah bersaing dengan kami yakni Lasso.

Tapi mari fokuskan energi kita pada kompetisi yang fair untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna. Daripada harus menyerang dengan fitnah, seperti yang dilakukan Facebook, yang berpura-pura sebagai aplikasi paling patriot untuk menghilangkan keberadaan kami di Amerika.

Mayer pun menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan segala cara yang diperlukan untuk memastikan kesuksesan dari Tik Tok. Pihaknya juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjaga platform tersebut tetap bisa memberikan rasa aman dan perlindungan terhadap pengguna. 

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend