Apa itu Bahasa Pemrograman Scratch

Apa itu Bahasa Pemrograman Scratch? Mengenal Bahasa Pemrograman Scratch

Scratch adalah sebuah bahasa pemrograman yang berbasis virtual. Bahasa pemrograman Scratch bersifat gratis dan bisa Anda gunakan untuk membuat berbagai macam karya.

Orang-orang yang menggunakan Scratch biasanya memanfaatkannya untuk membuat berbagai cerita, animasi, games, presentasi, musik, dan lain sebagainya. Salah satu alasan kenapa Scratch menjadi bahasa pemrograman favorit yaitu karena kemudahan yang diberikannya.

Para pengguna tidak perlu khawatir mengalami kesulitan ketika menggunakan bahasa pemrograman Scratch. Mereka bisa lebih mudah dalam membuat program tanpa perlu mengkhawatirkan seputar penulisan sintaksis.

Hal ini karena di dalam menggunakan Scratch Anda tidak memerlukan kode. Anda hanya perlu melakukan drag and drop pada blok kode yang telah disediakan. Setelah itu, Anda tinggal menyusunnya hingga membentuk logika yang nantinya dapat berjalan menjadi sebuah program.

Dengan menggunakan Scratch, Anda tidak perlu harus menguasai bahasa pemrograman sedemikian rupa. Tidak perlu harus belajar bahasa pemrograman yang rumit untuk bisa menguasai Scratch. Bahasa pemrograman Scratch bisa digunakan oleh siapa saja. Bahkan orang awam pun yang mungkin baru belajar bahasa pemrograman sudah bisa menggunakan Scratch. Namun sebenarnya bahasa ini diperuntukkan oleh anak-anak yang masih berusia antara 8 sampai dengan 16 tahun.

Memanfaatkan Scratch Untuk Membuat Media Pembelajaran

Pengertian Bahasa Pemrograman Scratch

Di dalam penggunaannya, bahasa pemrograman Scratch juga bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran. Beberapa mata pelajaran yang bisa memanfaatkan Scratch untuk membuat media pembelajarannya antara lain matematika, seni, musik, desain, teknologi informasi, dan bahasa. Selain itu, Anda juga bisa mengajak peserta didik untuk mulai belajar menggunakan Scratch untuk membuat sebuah cerita yang interaktif dan kreatif.

Anda juga bisa mengajari mereka untuk belajar bagaimana cara membuat animasi maupun permainan sederhana. Dengan begitu, peserta didik benar-benar merasakan pengalaman belajar dan bukan hanya berdasarkan teori saja. Di dalam prosesnya, para peserta didik akan berpikir secara kreatif, sistematis, dan kolaboratif.

Bagaimana Cara Menjalankan Scratch?

Lalu bagaimana cara menjalankan Scratch? Terdapat dua cara yang bisa Anda gunakan untuk menjalankan bahasa pemrograman Scratch. Anda bisa memilih apakah ingin menjalankannya secara online atau offline. Untuk menjalankan secara offline, maka Anda memerlukan dua aplikasi pendukung yaitu Adobe Air dan Scratch Editor. Sekadar informasi bahwa Scratch Editor adalah Scratch versi offline.

Anda bisa menggunakan Scratch offline kapan pun dan di mana pun tanpa membutuhkan koneksi internet. Sementara itu, bagi Anda yang ingin menjalankan Scratch versi online, maka Anda harus masuk ke alamat https://scratch.mit.edu. Sebelum itu, Anda harus memastikan bahwa perangkat Anda sudah tersambung ke internet. Selain itu, Anda juga perlu melakukan registrasi terlebih dahulu dengan menggunakan alamat email.

Demikian informasi yang bisa kami berikan tentang bahasa pemrograman Scratch. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Send this to a friend