Pengertian Bahasa Pemrograman Beserta Fungsi dan Contoh Bahasa Pemrograman

Saat ini, teknologi terus berkembang dengan cepat seiring dengan perkembangan zaman. Kehidupan manusia menjadi lebih mudah dengan adanya teknologi. Pemanfaatan teknologi dalam jumlah yang besar untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik secara sosial maupun individu.

Perkembangan teknologi juga dapat Anda rasakan di berbagai aspek kehidupan. Misalkan saja, sekarang ini Anda dapat mengenal berbagai sistem dan aplikasi baik berbasis desktop atau mobile. Aplikasi tersebut ada yang berfungsi untuk membantu manusia dalam mengolah data dalam jumlah yang besar, bahkan sampai berfungsi untuk kepentingan diri sendiri.

Namun, tahukah Anda bahwa aplikasi tersebut tidak begitu saja muncul? Suatu aplikasi atau sistem tersebut muncul karena adanya campur tangan para pengembang (developer) yang berusaha untuk melakukan interaksi dengan mesin. Interaksi tersebut dapat terjadi dengan menggunakan bahasa. Bahasa inilah yang kemudian diterjemahkan oleh mesin sehingga dapat melakukan suatu fungsi tertentu. Istilah bahasa ini dikenal dengan sebutan bahasa pemrograman (programming language).

Apakah bahasa pemrograman itu? Bahasa pemrograman menjadi penghubung antara manusia dengan mesin untuk melakukan interaksi. Para programmer menyusun instruksi yang berisi sintaks dengan bahasa yang dimengerti oleh mesin. Sekarang ini, berbagai bahasa pemrograman bermunculan yang digunakan untuk pengembangan perangkat teknologi.

Oleh karena itu, dalam artikel kali ini akan dijelaskan dan dibahas mengenai pengertian bahasa pemrograman, fungsinya dan beberapa contoh dari bahasa pemrograman yang berkembang saat ini. Simak pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Bahasa Pemrograman

pengertian bahasa pemrograman adalah

Nah, tahukah Anda apa pengertian bahasa pemrograman? Bahasa pemrograman dapat dikatakan sebagai sekumpulan instruksi yang diberikan kepada komputer untuk dapat melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Bahasa pemrograman sering juga disebut dengan bahasa komputer.

Biasanya, agar komputer dapat menjalankan suatu tugas tertentu, seorang programmer harus mengetahui langkah-langkah yang dibutuhkan dalam penyelesaian tugas tersebut. Langkah-langkah itu disebut dengan algoritma, yang kemudian dituangkan kedalam berbagai jenis bahasa pemrograman yang diinginkan.

Fungsi Bahasa Pemrograman

Pada dasarnya, bahasa pemrograman berfungsi untuk memerintah komputer untuk dapat mengolah data sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian yang telah ditentukan oleh programmer. Dalam membangun suatu sistem Anda sebagai programmer yang memegang kendali penuh agar sistem yang akan Anda bangun dapat melaksanakan tugas yang diharapkan.

Misalkan saja, ketika Anda akan membuat aplikasi pemutar musik, maka Anda harus memperhatikan penggunaan tombol Play, Replay, Forward, Pause dan Stop, dimana setiap tombol tersebut memiliki langkah-langkah penyelesaian yang berbeda satu dengan yang lain. Selain itu, ada beberapa fungsi dari bahasa pemrograman yang perlu Anda ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Media Komunikasi antara Pengembang dengan Komputer atau Mesin

Secara umum, fungsi bahasa adalah sebagai media komunikasi dengan pihak lain. Begitu juga dengan bahasa pemrograman. Namun, bahasa yang hanya dimengerti oleh mesin atau komputer berbeda dengan bahasa yang digunakan manusia. Mesin atau komputer hanya dapat mengerti penggunaan bilangan biner untuk dapat menerjemahkan instruksi yang diberikan.

2. Media dalam Mengembangkan Suatu Sistem

Sekarang ini, Anda telah banyak mengenal berbagai sistem atau aplikasi, seperti Photoshop, CorelDraw, Microsoft Word, Tokopedia dan lainnya. Aplikasi tersebut dikembangkan dengan menggunakan berbagai bahasa pemrograman.

Tingkatan Bahasa Pemrograman

pengertian bahasa pemrograman

Secara umum, bahasa pemrograman dapat dikelompokkan kedalam 3 tingkatan, yaitu tingkat rendah (low-level), tingkat menengah (medium-level), dan tingkat tinggi (high-level). Berikut ini akan dijelaskan mengenai tingkatan bahasa pemrograman tersebut.

1. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah (Low-level)

Bahasa pemrograman tingkat rendah berisi instruksi-instruksi yang ditujukan kepada komputer dengan menggunakan kode-kode biner (binary codes). Kode-kode tersebut akan langsung diterjemahkan oleh komputer tanpa harus melalui proses kompilasi. Namun, tingkatan rendah ini memiliki banyak kekurangan sehingga diciptakannya bahasa tingkatan medium.

2. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah (Medium-level)

Bahasa pemrograman tingkat menengah maksudnya instruksi yang diberikan berupa kode mnemonic, seperti ADD, SUB, DIV, STOLOD, JMP dan lainnya. Namun, tingkatan medium ini memiliki banyak kekurangan, salah satunya bahasa tersebut harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin karena komputer hanya mengerti penggunaan bahasa mesin. Assembler merupakan sebutan untuk penerjemah bahasa assembly kedalam bahasa mesin.

3. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi (High-level)

Untuk mengatasi banyak kekurangan yang dimiliki bahasa tingkat menengah, maka diciptakanlah bahasa pemrograman tingkat tinggi. Bahasa pemrograman tingkat tinggi ini berisi instruksi-instruksi dengan menggunakan bahasa alamiah yang dimengerti oleh manusia, seperti bahasa Inggris atau Matematika.

Contoh Bahasa Pemrograman

contoh bahasa pemrograman

Saat ini, sudah terdapat berbagai bahasa pemrograman yang digunakan oleh para pengembang. Dibawah ini merupakan beberapa contoh dari bahasa pemrograman.

1. C (Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi)

Bahasa C merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman B yang dibuat oleh Ken Thompson pada 1970 dalam menggunakan sistem operasi UNIX. Namun, pemrograman B dibuat dengan menggunakan bahasa assembly yang memiliki banyak kekurangan. Hingga pada 1972, Dennis M. Ritchie mengembangkan sistem operasi UNIX dengan menggunakan bahasa C.

Hingga kini, bahasa C dapat digunakan di berbagai platform sistem operasi. Selain itu, bahasa C menjadi penyebab berkembangnya bahasa pemrograman lain, seperti C++, C#, Objective C, PHP, JAVA, JavaScript dan lainnya.

2. Java (Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi)

Java menjadi salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi berbasis objek (Object Oriented Programming – OOP) yang diperkenalkan oleh Sun Microsystem pada 1995. Kelebihan dari pemrograman berbasis objek ini adalah status disimpan dalam bentuk variabel dan method digunakan sebagai tindakan. Dengan bahasa Java, Anda dapat membuat berbagai aplikasi baik desktop, web atau mobile.

3. Python

Bahasa Python pertama kali dirancang oleh Guido van Rossum pada tahun 1991. Hingga kini, bahasa python mendukung berbagai sistem operasi, seperti Linux yang hampir semua distronya menyediakan python. Python terkenal dengan kode yang unik dan mudah diimplementasikan sehingga memudahkan untuk mengembangkan aplikasi daripada memeriksa sintaks error.

4. PHP (Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi)

PHP dikembangkan pada 1995 oleh Rasmus Lerdorf dan dikelola oleh The PHP Group. PHP merupakan bahasa pemrograman server-side karena instruksi dalam PHP dikelola di komputer server. Hingga kini, PHP dapat digunakan dengan gratis dan bersifat open-source.

5. JavaScript (Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi)

JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang bersifat client-side, dimana pemrosesan dilakukan oleh komputer yang bertindak sebagai Client. Untuk menjalankannya di sisi client dapat menggunakan web browser, seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.

Itulah pembahasan mengenai pengertian bahasa pemrograman, fungsi dari bahasa pemrograman dan beberapa contoh dari bahasa pemrograman. Dengan demikian, artikel diatas dapat menambah wawasan Anda mengenai dasar dari bahasa pemrograman sehingga kedepannya Anda dapat menjadi pengembang aplikasi yang handal.

Leave a Reply

Send this to a friend