Pengguna Browser Microsoft Edge

Baru Setahun Keluar Versi Beta, Pengguna Edge Mencapai 600 Juta

NESABAMEDIA.COMSejak dihentikannya pengembangan Internet Explorer dan juga penanganan buruk yang diberikan Microsoft terhadap browser Spartan (nama sebelumnya dari browser Edge), pangsa pasar browser buatan Microsoft anjlok secara signifikan. Pengguna pun kemudian beralih menggunakan browser lain seperti Google Chrome dan Firefox. 

Setelah Microsoft dianggap gagal untuk memaksimalkan ketertarikan pasar terhadap browser Edge, perusahaan akhirnya memutuskan untuk membangun ulang Edge menjadi sebuah browser yang berbasis Chromium, sebuah kode open source yang mentenagai Chrome, Vivaldi dan sejumlah browser lainnya.

Browser Microsoft Edge sendiri tampaknya juga diuntungkan dari Chromium dan pendekatan antar platform, seperti yang ada dalam laporan pangsa pasar independen.

Pangsa Pasar Browser

Pangsa Pasar Browser

Meskipun browser Chrome masih menjadi browser paling populer saat ini, dengan raihan pangsa pasar sebanyak 65 persen lebih, Microsoft mengatakan bahwa browser Edge mereka terus mengalami pertumbuhan popularitas yang konsisten.

Kemarin, Microsoft mengumumkan sebuah klaim menarik soal browser Edge mereka. Dari apa yang disampaikan perusahaan, browser Edge kini telah digunakan lebih dari 600 juta pengguna. Hal ini tentunya tidak luput dari adanya integrasi antar platform yang baik di antara Windows, macOS, Android, iOS, dan Linux.

“Dengan ketersediaan yang lebih luas, Edge telah mencapai jumlah 600 juta pengguna dan terus mengambil pendekatan baru untuk berkembang,” kata Microsoft dalam sebuah iklan lowongan kerja yang dibuka di India.

Iklan Lowongan Kerja Microsoft

Iklan Lowongan Kerja Microsoft

Salah satu faktor pendukung dari pertumbuhan pangsa pasar Edge ini utamanya adalah karena peningkatan yang berkualitas dari Microsoft dan juga strategi marketing yang sangat agresif. Salah satunya adalah ketika pengguna memasang Windows 10, Microsoft tidak ragu-ragu untuk mempromosikan Edge dalam satu layar penuh. 

Peningkatan yang berkualitas itu pun, mampu menjadikan Microsoft Edge bisa berjalan lebih ringan dari Google Chrome, meski sama-sama menggunakan basis Chromium yang sama. Selain itu, Microsoft juga menghadirkan beberapa fitur baru seperti Koleksi, Tab Vertikal, Smart Copy, Pencarian Sidebar, Favorites, Daftar Bacaan, halaman riwayat yang baru, halaman tab baru yang bisa dikustomisasi, dan juga perlindungan pelacakan untuk privasi pengguna. 

Microsoft Edge kini telah mampu menjadi pesaing berat bagi Google Chrome, dan telah melipatgandakan pangsa pasar meski umurnya baru berusia 1 tahun setelah keluar dari versi beta.

Leave a Reply

Send this to a friend