• Our Partners:

apple dan tiongkok foxconn

Foxconn Berinvestasi $1 Miliar di India, Apple Makin Menjauhi Tiongkok

NESABAMEDIA.COM – Tekad perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, untuk memindahkan produksinya dari Tiongkok tak dapat dibendung lagi ketika perusahaan pemasok yang berbasis di Taiwan, Foxconn, dilaporkan merencanakan investasi yang signifikan di pabrik perakitan iPhone di India Selatan. Hal ini semakin menguatkan sinyal perseteruand agang antara Apple dan Tiongkok.

Investasi tersebut dikabarkan bernilai hingga $1 miliar, sebagaimana diberitakan oleh Reuters melaporkan, mengutip dua sumber yang tidak disebutkan namanya dengan pengetahuan tentang masalah tersebut. Ini adalah bagian dari pergeseran produksi Apple dari Tiongkok ke negara-negara lain, karena ketegangan perdagangan antara Washington D.C. dan Beijing, serta dampak pandemi COVID-19.

“Ada permintaan kuat dari Apple kepada kliennya untuk memindahkan sebagian produksi iPhone dari Tiongkok,” salah satu sumber mengatakan kepada Reuters.

Investasi Foxconn ke pabrik Sriperumbudur di India akan berlangsung selama tiga tahun, ungkap sumber kedua. Pabrik yang membuat iPhone XR juga akan membuat model iPhone lainnya, menurut sumber tersebut.

Hanya 1% dari penjualan ponsel cerdas di India untuk iPhone, karena biayanya yang tinggi menjadikannya simbol status di pasar ponsel cerdas terbesar kedua di dunia. Mereka memproduksi lebih banyak iPhone di negara itu akan membantu menurunkan biaya produksi karena Apple tidak perlu memasukkan pajak impor ke dalam label harga, menurut Reuters.

Foxconn telah dimintai keterangan oleh pers untuk mengonfirmasi investasi yang direncanakan, dan kami akan memperbarui artikel ini segera setelah kami mendengar kabar konfirmasi dari pihak perusahaan terkait.

Dampak COVID-19 pada Apple

CEO Apple Tim Cook mengatakan pada bulan Maret bahwa ia yakin bahwa pandemi COVID-19 tidak akan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang, tetapi ia telah belajar dari pengalamannya di Tiongkok tempat rantai pasokan dan pabrik terpengaruh. Hal ini menyebabkan penutupan toko ritelnya di luar China untuk membantu mengekang penyebaran coronavirus.

Apple bisa mendapatkan manufaktur kembali ke jalur bulan itu, dengan iPhone 12 diperkirakan masih akan diluncurkan dalam kerangka pada September mendatang bersamaan dengan perilisan beberapa perangkat teknologi baru.

Leave a Reply

Send this to a friend