Situs Dewasa Terinfeksi Malware, Pengguna Windows Terancam

Hampir Seluruh Situs Dewasa Terinfeksi Malware, Miliaran Pengguna Windows Terancam

NESABAMEDIA.COMHampir seluruh situs film dewasa yang ada di internet saat ini diketahui terinfeksi iklan yang didesain sedemikian rupa, untuk mengarahkan perangkat Windows dan MacOS ke malware. Diperkirakan, ada sekitar miliaran pengguna Windows dan MacOS yang terancam oleh malware berbahaya yang ada di situs dewasa tersebut.

Sejumlah pakar keamanan siber memperingatkan, bahwa hampir seluruh situs dewasa termasuk yang sudah memiliki nama besar, telah terinfeksi iklan berbahaya tersebut. Serangan dari malware berbahaya itu dilaporkan secara teknis telah menjangkiti seluruh situs yang menyediakan konten-konten dewasa.

Diketahui, kelompok peretas yang ada di balik serangan malware pada situs dewasa itu menyebut diri mereka dengan nama Malsmoke. Dalam kurun waktu selama beberapa bulan terakhir, para pakar keamanan siber telah melakukan pengamatan pada kelompok peretas tersebut. 

Modusnya, mereka memasang iklan yang memiliki kode redirect ke situs malware mereka. Begitu pengguna melakukan klik pada iklan tersebut, malware secara otomatis akan menyerang perangkat Windows maupun MacOS yang digunakan untuk mengakses. Meski bekerja dalam skala kecil, namun dampak yang ditimbulkan oleh kelompok Malsmoke itu cukup besar dan serius.

Berdasarkan catatan yang dimiliki oleh Malwarebytes, Malsmoke telah mendapatkan banyak sekali ‘jackpot’ atau keuntungan besar begitu malware ciptaan mereka menginfeksi perangkat Windows korbannya. Salah satu situs dewasa terbesar yang menjadi sarang malware buatan Malsmoke tersebut yakni, xHamster.

Apa yang dilaporkan oleh Malwarebytes itu memang sukar untuk ditampik. Pasalnya seperti yang sudah diketahui, situs konten dewasa selama ini memang dikenal memiliki trafik pengunjung yang sangat masiv. Trafik pengunjung yang dihasilkan situs dewasa bisa mencapai miliaran setiap bulannya. 

Apalagi kecenderungan para pengunjung konten dewasa ini, mudah tertarik atau diimingi-imingi oleh konten yang agresif. Ditambah lagi, pengetahuan mengenai penggunaan komputer yang masih minim, sehingga sangat rentan sekali terinfeksi oleh malware yang disisipkan orang tidak bertanggung jawab.

Lebih lanjut, modus dari Malsmoke itu memanfaatkan aplikasi flash player untuk mengirimkan malware mereka ke perangkat pengguna. Dan flash player ini masih banyak digunakan oleh pengguna dengan perangkat yang jadul atau tidak pernah mendapatkan pembaruan.

Sementara di sisi lain, Microsoft telah seringkali memberikan peringatan bahwa penggunaan flash player di browser sangat rentan mendapatkan serangan siber. Meskipun sudah banyak pengguna Windows maupun Mac yang beralih ke browser yang lebih modern, namun mereka yang masih bertahan dengan browser jadul seperti Internet Explorer, jumlahnya juga masih sangat banyak.

Leave a Reply

Send this to a friend