6 Komponen Sistem Komputer Beserta Fungsinya yang Perlu Anda Ketahui

Seperti yang telah diketahui bahwa komputer merupakan teknologi canggih yang dapat membantu manusia menyelesaikan pekerjaan dari yang mudah hingga yang rumit. Komputer akan melakukan 3 peranan penting, seperti menerima masukan (input), melakukan proses (processing), dan mengeluarkan hasil (output) sesuai dengan keinginan penggunanya.

Namun, dibalik kemampuan komputer yang luar biasa itu dipengaruhi karena adanya kerja sama antar komponen yang tersusun didalamnya. Ketika ada satu komponen yang rusak, maka akan memengaruhi kinerja dari komputer itu sendiri. Dengan demikian, komputer tidak dapat menjalankan fungsinya secara baik.

Nah, dalam artikel kali ini saya akan menjelaskan apa saja komponen-komponen penyusun hingga terciptalah sistem komputer yang dapat melakukan instruksi yang diinginkan pengguna. Langsung saja simak penjelasan tentang komponen sistem komputer berikut ini.

Komponen Sistem Komputer

Jika dilihat secara fisik, komputer terdiri dari beberapa komponen elektronik yang membentuk suatu sistem. Pengertian dari sistem disini bisa dikatakan sebagai bentuk kerjasama antar komponen untuk menjalankan fungsi komputer secara baik.

Ketika suatu komponen mengalami kerusakan, maka akan berpengaruh pada komponen yang lain sehingga tidak bisa memberikan hasil yang maksimal. Kumpulan komponen fisik disebut juga dengan perangkat keras (hardware).

Berdasarkan fungsinya, komponen sistem komputer terbagai kedalam 5 bagian, yaitu komponen masukan (input device), komponen proses (processing device), komponen keluaran (output device), komponen penyimpanan (storage device) dan komponen tambahan (peripheral device).

1. Motherboardmotherboard komputer

Pengertian motherboard atau dikenal juga dengan sebutan mainboard merupakan suatu komponen yang berbentuk papan sirkuit elektoronik PCB (Printed Circuit Board). Komponen ini sangat berguna dalam sistem komputer.

Sebab, motherboard berperan sebagai pusat untuk menampung seluruh komponen penting dalam komputer, seperti sistem BIOS (Basic Input Output System), sistem pengatur koneksi input-output (chipset), memori penyimpanan (RAM), soket processor, memori penyimpanan data grafis (VGA Card), soket kartu tambahan (PCI, ISA) dan lainnya.

Komponen ini pertama kali dibuat dan diperkenalkan oleh Apple untuk Apple-II pada 1922. Berbeda dengan yang sekarang, dahulu seluruh komponen pada komputer diletakkan pada satu kartu sendiri dengan kabel sebagai penghubungnya. Hingga akhirnya, muncul ide untuk membuat satu papan yang dapat menampung berbagai peripheral komputer.

Seluruh komponen itu akan saling terhubung untuk menerjemahkan instruksi-instruksi melalui jalur yang disediakan sebagai aksesnya. Disinilah fungsi motherboard yaitu menghubungkan seluruh komponen agar saling terkoneksi satu dengan yang lainnya membentuk sistem komputer yang utuh.

2. Processor / CPUKomponen Sistem Komputer yang Berperan Sebagai Otak

CPU (Central Processing Unit) merupakan komponen yang bertugas untuk menangani proses data dan mengontrol sistem yang tersusun dalam komputer. CPU sering disebut juga dengan processor atau otak dari komputer. Umumnya, processor dapat dijumpai pada motherboard dan terletak di slot yang disediakan. Selain itu, Anda juga bisa mengganti processor dengan jenis lain, asalkan sesuai dengan soket yang telah disediakan.

Dalam sistem komputer, processor memiliki tugas yang sangat penting yaitu untuk menangani berbagai instruksi yang diberikan oleh pengguna komputer itu sendiri.

Ketika ada suatu instruksi atau perintah yang berasal dari komponen masukan (keyboard, mouse, scanner dan lainnya) akan disimpan didalam RAM (Random Access Memory). Kemudian, setiap instruksi diberi alamat memori yang unik. Processor akan mengakses data-data yang tersimpan dalam RAM. Setelah itu, processor akan menentukan jadwal berdasarkan alamat memori untuk segera diterjemahkan dan ditampilkan kembali ke monitor.

Prinsiip kerja CPU adalah semakin besar spesifikasi yang dimiliki, maka akan semakin besar kemampuannya untuk memproses data. Walaupun demikian, processor membutuhkan komponen lain untuk mendukung kinerjanya seperti hardisk dan RAM.

3. Memory

Memory merupakan suatu komponen yang terletak pada CPU dengan memiliki fungsi sebagai media penyimpanan. Dalam sistem komputer, memory bertanggung jawab untuk menyimpan berbagai data dan informasi secara sederhana atau permanen.

Selain itu, memory juga memungkinkan processor untuk menemukan tempat sebagai penyimpanan setiap instruksi yang masuk beserta prosesnya. Semakin besar ruang penyimpanan yang dimiliki memori, maka akan memiliki pengaruh yang besar pula pada kinerja dari sistem komputer itu sendiri. Dengan kata lain, kapasitas yang dimiliki memory berpengaruh pada kecepatan proses pengiriman instruksi di komputer.

Ada berbagai jenis memory yang bisa dipasang pada komputer tergantung spesifikasi dan kebutuhan penggunanya. Berdasarkan sifatnya, terdapat 2 jenis memory secara umum yaitu memory volatile dan memory non-volatile.

RAMRandom Access Memory

RAM (Random Access Memory) merupakan suatu komponen yang berperan penting dalam pemrosesan data dalam sistem komputer. Komponen ini mengemban tugas untuk menampung instruksi yang berasal dari processor. Instruksi itu disimpan sementara didalam RAM hingga akhirnya instruksi berhasil diterjemahkan.

Selain itu, RAM juga disebut sebagai memory volatile yang artinya membutuhkan aliran listrik. Berbeda dengan media penyimpanan lain, RAM hanya dapat bekerja jika komputer dalam keadaan menyala.

RAM akan mempercepat proses pengaksesan data dan aplikasi yang berada dalam sistem tanpa memedulikan letak data tersebut. Namun, jika sewaktu-waktu komputer mati maka data-data itu akan hilang dikarenakan RAM hanya mampu menyimpan data secara sementara.

ROMRead Only Memory

ROM (Read Only Memory) merupakan suatu komponen yang berupa chip memory semikonduktor dimana isinya hanya dapat dibaca. Berbeda dengan RAM, komponen ini terbuat dari bahan yang tidak mudah menguap sehingga data yang tersimpan didalamnya tidak hilang walaupun tidak dialiri listrik.

ROM memiliki sifat non-volatile karena datanya tidak mudah hilang dan tetap tertanam didalam chipnya, walaupun aliran listrik sudah dimatikan. Walaupun memiliki kesamaan dengan RAM sebagai media penyimpanan, namun menyimpan data di ROM cukup sulit. Sebab, data atau programnya biasanya diisi oleh pabrik yang memproduksinya.

4. VGA CardKomponen Sistem Komputer untuk Urusan Grafis

VGA (Video Graphics Array) Card merupakan suatu komponen yang termasuk dalam keluaran (ouput). Komponen ini memiliki fungsi untuk mengubah sinyal digital yang berasal dari sistem menjadi sinyal grafis yang ditampilkan pada monitor. Komputer yang memiliki VGA Card didalamnya akan berdampak pada tampilan monitor yang lebih menarik dibandingkan dengan yang tidak dilengkapi.

Struktur VGA hampir mirip dengan arsitektur komputer kecil. VGA memiliki processor layaknya komputer mini yang disebut dengan GPU (Graphic Processing Unit) dilengkapi dengan chip memory didalamnya.

Biasanya, komponen ini dielngkapi dengan kipas (heatsink) untuk menyerap panas yang ditimbulkan oleh processor ketika aliran listrik menyala. Jika tidak, maka processor akan mengalami overheat yang mengakiatkan kerusakan pada VGA sehingga tidak bisa digunakan kembali.

5. Storage Device

Dilihat secara bahasa, storage memiliki arti penyimpanan sedangkan device mengacu kepada alat atau media. Dengan demikian, storage device merupakan suatu media yang digunakan untuk menyimpan berbagai jenis data yang berasal dari hasil pemrosesan komputer, seperti gambar, video, musik atau audio, dokumen dan sebagainya. Berdasarkan jenisnya, media penyimpanan dalam komputer dibedakan menjadi 2 jenis, internal storage dan external device.

Internal Storage

Pengertian Internal storage merupakan komponen yang berkaitan dengan media penyimpanan data atau program yang terdapat dalam sistem komputer. Jenis penyimpanan ini sering juga disebut dengan system storage dan primary storage, dimana tidak dapat menyimpan data pengguna seperti dokumen, foto, video, musik dan lainnya.

Internal storage hanya dapat diakses langsung oleh processor. Setiap kali ada program atau aplikasi yang terpasang dalam sistem, maka kapasitas penyimpanan ini akan berkurang. Penyimpanan jenis ini dibedakan menjadi RAM dan ROM.

External Storage

External storage atau dikenal dengan nama secondary storage merupakan memory tambahan yang digunakan untuk menyimpan data atau program diluar memori utama pada komputer. Selain itu, jenis memori ini dapat melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data. Konsep penyimpanan ini bersifat non-volatile yang memiliki kemampuan menyimpan data saat dialiri listrik ataupun tidak.

6. Peripheral Device

Peripheral device atau perangkat tambahan merupakan jenis perangkat keras yang digunakan dalam proses penginputan, pemrosesan dan mengeluarkan output ke/dari komputer. Perangkat ini tidak akan berfungsi jika tidak dihubungkan ke komputer. Adanya perangkat tambahan ini mampu memperluas kinerja dari komputer.

Misalkan saja, ketika Anda ingin mencetak foto yang tersimpan pada komputer kedalam media kertas, maka akan membutuhkan printer. Printer inilah yang dikatakan sebagai perangkat tambahan. Berdasarkan fungsi dan kegunaannya, peripheral device terbagi menjadi dua yakni input device dan output device.

Input Deviceinput device

Input device atau perangkat masukan merupakan jenis perangkat keras yang memiliki tugas untuk memasukkan data atau perintah kedalam komputer.

Data tersebut akan diproses oleh microprocessor dan akan dikeluarkan kembali berupa informasi kepada pengguna melalui media keluaran (output). Beberapa perangkat yang termasuk kedalam input device adalah mouse, keyboard, joystick, scanner, touchpad, mikrofon dan masih banyak lagi.

Output DeviceKomponen Sistem Komputer yang Berperan Sebagai Output Device

Output device atau perangkat keluaran merupakan suatu piranti yang berperan untuk mengeluarkan data yang telah diproses oleh sistem menjadi suatu informasi yang dipahami oleh pengguna. Berbeda dengan input device, sebagian besar komponen ini hanya dibutuhkan dalam sitausi tertentu saja. Beberapa contoh output device adalah printer, monitor, projektor dan sebagainya.

Sekian pembahasan mengenai beberapa komponen yang membentuk sistem komputer yang utuh. Semoga penjelasan tentang komponen sistem komputer diatas mudah dipahami dan bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Send this to a friend