Kenali Para Pendiri Google Beserta Sejarah Berdirinya Google

Apa yang dapat kamu simpulkan saat mendengar istilah ‘Google’? Tentunya serangkaian hal yang berkaitan dengan internet, bukan? Yups, Google adalah salah satu mesin layanan pencari web (web search engine) yang menyediakan data dan informasi yang cukup ternama di jagad ini. Perannya di dunia maya tak bisa diragukan lagi. Namun, pernahkah Anda bertanya dalam benak Anda, bagaimana Google didirikan dan siapa saja para pendiri Google?

Google merupakan perusahaan milik swasta Amerika yang bermarkas besar di Mountain View, California. Meskipun datangnya agak terlambat bila dibandingkan kehadiran search engine yang lain, Google mampu merebut hati para pengguna internet dan menempatkannya pada posisi nomor satu.

Lebih dari 70% internet user menggunakan jasa layanan pencarian yang disediakan Google.com. Berdasarkan data statistik digital dan pengguna internet di dunia tahun 2019 kuartal kedua (Q2) yang disampaikan secara resmi oleh Hootsuite (We are Social) pada 24 April 2019, menunjukkan bahwa Google menduduki peringkat pertama kategori situs website yang paling sering diakses.

Mengenal Para Pendiri Google

Ditilik dari sejarahnya, Google didirikan oleh dua mahasiswa pascasarjana yang mengambil jurusan ilmu komputer di Stanford University yaitu Larry Page dan Sergey Brin.

1. Larry Page

Pendiri Google - Larry Page

Larry Page lahir di East Lansing, Michigan pada tanggal 26 Maret 1973. Ia seorang ilmuwan komputer yang menamatkan pendidikan S1 di University of Michigan dengan gelar sarjana sains.

Ia kemudian melanjutkan studi S2 nya di Stanford University dan berhasil memperoleh gelar Ph.D. Ayahnya seorang pionir dalam ilmu komputer dan inteligensi artificial sedangkan ibunya seorang pengajar program komputer. Dengan latar belakang orang tua yang demikian, tak mengherankan jika Page juga mumpuni dalam hal komputasi.

2. Sergey Mikhaylovich BrinPendiri Google - Sergey Mikhaylovich Brin

Sergey Mikhaylovich Brin lahir di Moscow, Rusia pada tanggal 21 Agustus 1973. Ia mengambil pendidikan S1 jurusan Ilmu Komputer dan Matematika di University of Maryland, College Park.

Setelah mendapatkan gelar sarjananya di College Park, ia melanjutkan pendidikannya di Stanford University untuk menyelesaikan program doktor di bidang Ilmu Komputer. Sergey Brin merupakan anak laki-laki dari Brin, seorang ahli matematika dan ekonomi berkebangsaan Soviet. Pada tahun 1979, keluarga mereka pindah ke Amerika untuk menyelamatkan diri dari penyiksaan orang Yahudi.

Semua ini bermulai pada musim panas tahun 1995, ketika Larry Page dan Sergey Brin bertemu di Stanford University. Keduanya sama-sama dalam sebuah program untuk menempuh kelulusan di universitas tersebut. Meskipun di awal pertemuan mereka menemui banyak ke-tidak-cocok-an, sementara mereka berdua adalah orang yang sangat intelektual, sehingga mereka pun tetap mendiskusikan banyak hal.

Pada tahun 1996, Page dan Brin bekerjasama dalam sebuah proyek program komputer yang melibatkan algoritma yang mereka biayai sendiri. Keduanya menamainya dengan sebutan PageRank dan menyisipkannya ke dalam BackRub.

BackRub merupakan mesin pencari yang mengandalkan backlinks sebagai tautan untuk menjelajahi web yang dimulai dari home page milik Stanford meluas keluar hingga merangkul sekitar 10 juta halaman online yang ada saat itu. Hasil pencarian dengan menggunakan BackRub sangat mencengangkan karena jauh lebih unggul daripada hasil yang diperoleh bila menggunakan mesin pencari lainnya.

Pada tahun 1997, para pendiri Google ini mengubah nama BackRub menjadi Googol. Nama Googol diambil dari istilah dalam matematika untuk menyebut angka 1 yang diikuti oleh 100 angka nol. Pengadopsian nama ini menggambarkan bahwa Googol merupakan pusat informasi dunia yang tak terbatas yang dapat dikunjungi di dunia maya dan bermanfaat secara menyeluruh. Pada tanggal 15 September 1997, domain Google.com secara resmi didaftarkan.

googol

Dalam perkembangan selanjutnya, para pendiri Google tersebut (Larry dan Brin) mencari para investor yang mau menyumbangkan uangnya untuk pengembangan Googol. Mereka melakukan demo ke beberapa orang ternama untuk mendapatkan dana. Salah satu investor yang mereka temui adalah Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems, Inc. Ia memberikan cek senilai US$ 100.000. Namun, ternyata investor-investor menuliskan nama Googol menjadi Google dalam cek-ceknya hingga akhirnya diubahlah namanya menjadi Google.

Kantor Google pindah dari Stanford ke sebuah garasi di Silicon Valley, Menlo Park, California. Sejak saat itu Google berubah menjadi perusahaan incorporated tepatnya pada tanggal 4 September 1998. Meskipun demikian, ulang tahun Google dirayakan setiap tanggal 27 September. Pada tahun 1999, kantor Google pindah ke Palo Alto dengan hanya memiliki 8 karyawan.

Dengan persetujuan Yahoo! yang juga merupakan provider search engine, maka pada tahun 2000 Google berhasil merilis 10 pilihan bahasa dalam situsnya, antara lain Jerman, Perancis, Denmark, Swedia, Italia, Belanda, Potugis, Norwegia, Spanyol, dan Finlandia.

Sejarah perkembangan Google

Berikut ini sejarah perkembangan Google secara singkat, dari tahun ke tahun sejak 2001.

2001, Google membeli situs Deja.com’s Usenet Discussion Service, sebuah situs pencarian dan diskusi tentang review produk dari konsumen.2002, Google secara resmi meluncurkan Google News dengan menggunakan kurang lebih 4.000 sumber berita.

2003, Google mengakuisisi Pyra.Labs, sebuah perusahaan yang mempopulerkan istilah Blogger. Pada tahun ini Google juga meluncurkan Google AdSense. Google AdSense merupakan suatu program yang berisi tentang iklan-iklan yang ditayangkan menggunakan internet.

2004, Google merilis Gmail, sebuah website layanan e-mail yang dimiliki Google. Google juga menyediakan layanan Google Print, sebuah perpustakaan online yang menyajikan file digital dalam betuk PDF.

2005, Google merilis Google Earth, Google Maps, dan Google Talk. Google mengubah nama Google Print menjadi Google Books.

2006, peluncuran Google di Cina. Selan itu, Google juga mengakusisi YouTube dan meluncurkan Google Apps atau yang lebih dikenal dengan sebutan G Suite.

2007, Google membeli DoubleClick, sebuah perusahaan iklan online.

2008, Google menciptakan web browser baru yang dinamakan Google Chrome. Google juga mengumuman kerjasama dengan Yahoo!

2009, Brin dan Page menduduki urutan kelima di antara orang yang paling kuat secara finansial di dunia.

2010, Google memperkenalkan smartphone berbasis Android diberi nama Nexus One.

2011, Google merilis Google +1. Larry Page mengambil alih posisi CEO, platform Google Cloud dirilis.

2012, Google memperkenalkan Project Glass dan juga meluncurkan Google Drive dan Google Play.

2013, Google menciptakan platform chatting yang bernama Hangouts. Selain itu, Google juga memperkenalkan Chromecast.

2014, Google membeli perusahaan Nest.

2015, Google mengumumkan perusahaan induk baru yang bernama Alphabet dengan Page sebagai CEO-nya, sementara Sundar Pichai dikabarkan menggantikan posisi CEO Google yang berikutnya.

2016, Google menciptakan kursus pembelajaran di Udacity.

Demikian sekilas mengenai para pendiri Google dan sejarah terbentuknya Google.com, semoga bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi Anda yang saat ini ingin atau sedang mengembangkan suatu perusahaan berbasis teknologi yang memanfaatkan internet.

Leave a Reply

Send this to a friend