Pembaruan Windows 10 Adobe Flash Player

Pembaruan Windows 10 Berikutnya Akan Matikan Adobe Flash Player Secara Permanen

NESABAMEDIA.COMPada tanggal 31 Desember 2020 lalu, Adobe telah mematikan Flash Player untuk selamanya, dan pengguna pun direkomendasikan untuk mencopot program itu dari sistem operasi Windows 10 dan sejumlah browser yang digunakan. 

Adobe juga mulai memunculkan peringatan soal penghentian dukungan untuk Flash Player dalam bentuk dialog pop-up di Windows 10. Kemudian diperkirakan pada akhir bulan atau bulan depan, sebuah pembaruan Windows 10 akan dirilis ke pengguna melalui Windows Update dan WSUS untuk mematikan program tersebut.

Microsoft juga telah membuat sebuah patch baru berjudul “Pembaruan untuk menghapus Adobe Flash Player” yang tersedia di halaman katalog pembaruan di situs resmi mereka. Namun statusnya adalah opsional, dan kebanyakan pengguna tidak mengetahui hal tersebut. Oleh karenanya, Microsoft akan merilis patch tersebut melalui Windows Update dan WSUS dalam beberapa minggu ke depan.

Tujuan dari perilisan patch itu adalah untuk menghapus Flash Player dari sistem operasi (baik versi pengguna atau server), namun yang perlu dicatat, patch itu hanya akan menghilangkan Flash dari halaman Control Panel. 

Begitu diterapkan, Microsoft mengatakan hanya Flash Player yang dibundling dengan Windows 10 yang akan dihapus dan pengguna tidak akan bisa menjalankannya lagi. Pembaruan itu dijelaskan tidak akan berdampak pada browser atau Flash Player yang dipasang secara manual oleh pengguna. 

Misalnya, pembaruan itu tidak akan menghapus versi PPAPI dan NPAPI dari Flash jika pengguna yang memasangnya secara manual. 

Jika merujuk pada roadmap, Microsoft juga berencana untuk menghapus Flash Player dari browser Edge melalui pembaruan otomatis yang terpisah, pada bulan Januari ini. Microsoft juga memperingatkan bahwa pembaruan itu tidak akan bisa dicopot ketika sudah dipasang. 

Apabila pengguna masih ingin menggunakan program Flash Player, maka pengguna bisa memanfaatkan emulator. Langkah Microsoft ini bukanlah hal yang buruk, mengingat Flash Player sendiri sudah tidak lagi mendapat dukungan dari pembuatnya, Adobe.

Di sisi lain, masih ada kemungkinan bahwa perangkat Windows masih memiliki sisa dari komponen Adobe Flash yang telah terpasang. Untuk benar-benar memastikan bahwa Flash dihapus seluruhnya, pengguna bisa mengakses halaman Apps & Features yang ada di Settings, dan melakukan pencopotan secara manual.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend