Pengertian Jujur Beserta Manfaat, Contoh dan Macam-Macam Jujur

Pengertian Jujur

Jujur adalah salah satu sifat yang ada didalam diri manusia namun sangat sulit untuk diterapkan. Biasanya hanya orang – orang yang sudah dilatih dan terlatih jujur dari kecil yang akan dengan mudah melakukan perilaku jujur. Tanpa adanya kebiasaan jujur dari kecil, sifat jujur tidak akan bisa ditegakkan dengan sebenar – benarnya jujur.

Jujur juga merupakan suatu kesesuaian sikap antara perbuatan yang dilakukannya dan perkataan yang diucapkannya. Sesuatu yang ia ucapkan memang itulah yang terjadi sebenarnya dan apa yang ia perbuat itulah yang sebenar – benarnya.

Kejujuran memiliki hubungan yang sangat erat dengan hati nurani manusia. Hati nurani merupakan sesuatu yang suci dan murni. Tetapi, kita sebagai manusia terkadang masih engan mengikuti hati nurani kita.

Jika kita melakukan sesuatu yang tidak pas atau tidak sesuai dengan kenyataan atau keadaan sebenarnya, maka yang kita lakukan itu disebut dengan bohong atau dusta, dan bohong merupakan lawan kata dari jujur.

Jika dilihat dari segi bahasa, pengertian jujur adalah berkata, mengakui, ataupun memberi sebuah informasi yang sesuai dengan kenyataan atau sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Sedangkan bohong adalah berkata ataupun memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kebenaran yang ada.

Jadi pengertian jujur secara lengkap adalah sikap dari seseorang saat berhadapan dengan fenomena tertetu atau suatu kejadian dan menceritakan kejadian tersebut tanpa adanya modifikasi atau perubahan sedikit pun atau benar – benar sesuai dengan kenyataan yang terjadi saat itu.

Sikap jujur adalah sesuatu yang keluar dari dalam hati nurani manuia dan bukan merupakan sesuatu yang keluar dari hasil pemikiran yang ikut melibatkan hawa nafsu dan juga otak.

Pengertian Jujur Menurut Para Ahli

pengertian jujur adalah

Berdasarkan pengertian jujur diatas, ada juga beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian jujur. Berikut ini beberapa pendapat ahli, yaitu :

1. Menurut Mustari (2011: 13-15)

Menurut seorang ahli yang bernama Mustari, mengatakan bahwa jujur merupakan perilaku yang menjadikan diri seseorang mendapatkan kepercayaan didalam perkataannya, pekerjaan dan tindakannya, baik untuk dirinya maupun untuk pihak lain.

2. Menurut Zuriah (2008: 49)

Menurut seorang Zuriah, pengertian jujur adalah suatu nilai dan prinsip yang harus ditanamkan pada diri seseorang dimulai dari pendidikan dasarnya, misalnya saja seperti mengoreksi hasil ujian secara silang didalam kelas.

3. Menurut Kesuma, dkk (2012: 16)

Menurut Kesuma dan kawan – kawan, pengertian jujur adalah sebuah keputusan yang dimiliki oleh seseorang dalam mengungkapkan perasaannya, kata – kata dan perbuatannya bahwa kenyataan yang ada benar – benar terjadi tidak dimanipulasi dengan cara meniru atau berbohong agar mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri.

Manfaat Jujur

Pengertian Jujur dan Manfaat Jujur

Berdasarkan penjelasan dari pengertian diatas, ada beberapa manfaat jujur yang akan kit dapat. Berikut ini beberapa manfaat jujur, yaitu :

  • Mempunyai hati dan perasaan yang enak dan tenang, karena tidak akan takut di ketahui kebohongannya.
  • Memperoleh keberkahan didalam setiap usahanya.
  • Akan memperoleh pahala seperti pahal orang mati syahid dijalan Allah SWT.
  • Akan selamat dari berbagai macam bahaya. Orang yang berkata jujur pada awalnya akan terasa berat, namun akhirnya ia akan diselematkan dari berbagai macam bahaya.
  • InsyaAllah dijamin masuk surga.
  • Dicintai oleh Allah AWT beserta Rasul-Nya dan pastinya juga disenangi oleh manusia.

Macam-Macam Jujur

macam macam jujur

Jujur memilii macam – macamnya. Didalam ajaran agama islam, ada lima jenis sifat jujur yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang menganut agama Islam. Berikut ini 5 macam – macam juju, yaitu :

  1. Yang pertama adalah sifat Shidq Al-Qalbi, yaitu sifat jujur yang mana penerapannya terdapat pada niat manusia.
  2. Yang kedua adalah sifat Shidq Al-Hadits, yaitu sufat jujur yang mana penerapannya terdapat pada setiap perkataan yang diucapkan oleh manusia.
  3. Yang ketiga adalah sifat Shidq Al-Amal, yaitu sifat jujur yang mana penerapannya terdapat pada setiap perbuatan dan aktifitas manusia.
  4. Yang keempat adalah sifat Shidq Al-Wa’d, yaitu sifat jujur yang mana penerapannya terdapat pada janji yang diucapkan oleh manusia.
  5. Yang kelima adalah sifat Shidq Al-Hall, yaitu sifat jujur yang mana penerapannya terdapat pada kenyataan yang sering terjadi didalam kehidupan sehari – hari.

Contoh Perilaku Jujur

Contoh jujur

Berdasarkan penjelasan diatas mengenai macam – macam dan juga manfaat jujur, kita dapat memberikan beberapa contoh dari perilaku jujur tersebut. Berikut ini beberapa contoh dari perilaku jujur yang ada didalam kehidupan sehari – hari, seperti di dalam lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah, yaitu :

1. Lingkungan Keluarga

  • Selalu berbicara terus terang jika sudah melakukan kesalahan mislanya seperti memecahkan piring atau gelas.
  • Selalu mengembalikan uang kembalian dari belanjaan seperti seharusnya.
  • Tidak meggunakan uang yang diberi yang mana seharusnya untuk membayar SPP atau uang sekolah.
  • Memberi tahu hasil ulangan atau ujian kepada orang tua sesuai dengan apa yang kita peroleh.
  • Tidak meninggalkan orang tua atau pura – pura tidur ketika dimarahi dan dinasehati oleh orang tua.

2. Lingkungan Sekolah

  • Selalu berkata jujur, membayar barang yang dibeli sesuai dengan harga yang tercantum.
  • Tidak mencontek saat ujian sedang berlangsung.
  • Selalu mengembalikan buku yang dipinjam dari perpustakaan sesuai dengan tenggang waktu yang telah diberikan.
  • Jika belum memahami dan mengerti tentang materi yang disampaikan oleh guru, silahkan bertanya kepada guru Anda.
  • Tidak suka memberi alas an yang bohong kepada guru saat teman tidak masuk sekolah, padahal sebenarnya teman Anda sedang membolos.

3. Lingkungan Masyarakat

  • Selalu menggunakan bahan – bahan yang halal dan layak dikonsumsi saat berjualan.
  • Selalu mematuhi dan mentaati serta tidak melanggar setiap rambu – rambu lalu lintas yang ada ketika berkendara.
  • Tidak melebihkan takaran pada timbagan harga ketika sedang berjualan.
  • Tidak memberikan suap kepada polisi jika terkena tilang.

Sekian pembahasan kita kali ini mengenai pengertian jujur, serta manfaat, macam – macam, dan juga contoh perilaku jujur. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂

Leave a Reply

Send this to a friend