Pengertian Trojan Horse

Pengertian Trojan Horse Beserta Bahaya, Jenis-Jenis dan Cara Pencegahannya

Pengertian Trojan Horse

Pengertian Trojan Horse merupakan salah satu jenis virus yang lebih dikenal dengan istilah Trojan. Sama halnya seperti virus pada umumnya dan Worm, Trojan ini juga bersifat merusak komputer yang diserang dan tentu saja memberi kerugian bagi pengguna. Bentuk fisik dari Trojan ini seperti perangkat lunak pada umumnya, terlihat biasa saja namun ketika diaktifkan maka akan langsung muncul kerusakan pada sistem atau jaringan komputer anda.

Awal mula pemberian nama Trojan Horse pada virus jenis ini adalah merujuk pada sejarah ketika peristiwa jatuhnya benteng kerajaan Troya yang tidak pernah tertembus.

Namun suatu ketika prajurit Sparta menggunakan strategi menyusup pada patung kuda besar, dan ketika sudah memasuki kota di malam hari mereka keluar dan bergerak sehingga tak lama setelah kerajaan Troya jatuh. Konsep penyerangan seperti itu pula yang diterapkan virus Trojan Horse ini.

Dampak dan Bahaya Trojan Horse

Pengertian Trojan Horse dan Bahayanya

Berbeda dari virus yang langsung menampakkan diri kemunculan file – file tidak wajar dengan ekstensi yang aneh, keberadaan Trojan Horse seperti siluman karena bergerak secara diam – diam. Biasanya Trojan dibuat oleh sesorang dari jauh (Attacker) dalam wujud program seperti pada umumnya (berekstensi .EXE atau .COM), namun ketika terinstall maka pergerakan baru akan dimulai. Pergerakan dari Trojan ini juga dapat bisa dikendalikan dari jauh karena adanya tujuan – tujuan tertentu.

Tujuan dari attacker membuat Trojan Horse ini biasanya adalah untuk mencuri data – data penting pengguna lain, seperti password, informasi, data kartu kredit dan lain – lain. Selain itu Trojan juga bisa melakukan pengerusakan dengan menghapus file – file secara acak pada komputer anda.

Sebelum disusupkan seorang cracker atau attacker terlebih dahulu membobol suatu sistem (pada umumnya internet) lalu memasukkan file dengan sumber yang tidak jelas. Pengguna yang kurang jeli bisa saja mengunduh program tersebut dan menginstallnya. Ketika kondisi komputer kurang terlindungi maka Trojan akan dengan mudahnya bergerak dan mengeksploitasi data atau sistem dalam komputer yang ditempati.

Jenis-Jenis Trojan Horse

Pengertian Trojan Horse dan Jenis-Jenisnya

Terdapat beberapa jenis Trojan Horse jika dibedakan cara kerja pengerusakan mereka serta dampak yang akan ditimbulkan. Untuk ulasan lengkapnya ada dibawah ini :

1. RAT (Remote Acces Trojan)

Yang pertama adalah Remote Acces Trojan atau yang biasa disingkat dengan RAT. Trojan Horse jenis ini memberikan akses ke penyerang untuk memegang control penuh ke komputer yang disusupi. Biasanya RAT disembunyikan dalam program – program kecil atau game sehingga tidak menimbulkan kecurigaan sama sekali.

2. Data Sending Trojan

Jenis Trojan yang satu ini juga memberi dampak negatif, yakni berupa pengambilan data penting seperti data akun, password, file, nomor kartu kredit dan lain – lain. Pengambilan data dapat dilakukan dengan cara pencarian ke seluruh komputer atau dengan keylogger, yakni dengan merekam tombol – tombol yang anda tekan untuk selanjutnya dikirim ke hacker atau pembuat Data Sending Trojan.

3. Destructive Trojan

Dari namanya sudah cukup jelas bahwa Trojan yang satu ini memiliki kemampuan untuk merusak. Destructive Trojan ini memang diciptakan untuk menghancurkan serta menghapus file dalam komputer yang sudah disusupi. Terlebih lagi seringkali antivirus tidak mampu mendeteksi kehadrian Trojan jenis  yang satu ini sehingga dianggap sangat merepotkan.

4. Proxy Trojan

Trojan jenis ini dirancang khusus untuk menyusupi ke dalam suatu komputer lalu kemudian membuatnya sebagai Server Proxy. Setelah hal ini terjadi maka keamanan akan menjadi rentan dan memberi peluang bagi penyerang untuk mengeksploitasi komputer anda. Dan yang paling buruk adalah ketika jaringan lain yang diserang akan tetapi menggunakan sistem anda.

5. Security Software Disabler Trojan

Jenis Trojan yang satu biasanya tidak dikirim sendiri melainkan bersama virus lain karena sifatnya sebagai pendukung. Namanya adalah Security Software Disabler Trojan, dan biasanya ditugaskan untuk menghancurkan keamanan dalam komputer (antivirus, firewall dan lain – lain) tanpa sepengetahuan pengguna.

6. DoS Trojan (Denial of Service Trojan)

DoS Trojan atau Denial of Service Trojan lebih memfokuskan kerusakan pada jaringan komputer dengan membanjiri lalu lintas sehingga terjadi down. Nama – nama DoS Trojan seperti Teardrop dan Ping of Death biasanya mengeksploitasi keterbatasan IP Protocol pada komputer pada umumnya.

Cara Mencegah Virus Trojan Horse

Cara Mencegah Virus Trojan Horse

Keberadaan Trojan Horse sering kali dianggap sebelah mata, padahal efek yang ditimbulkan oleh Trojan tidak hanya merusak saja namun juga memberikan jalan bagi para pembuat atau hacker untuk bisa mengeksploitasi dan bahkan mengambil data – data anda. Dengan mengetahui jenis dari Trojan Horse serta dampak – dampak yang terjadi maka diperlukan sebuah pencegahan dalam menanggulangi masuknya Trojan Horse atau setidaknya menimalisir dampak yang dibuatnya.

Yang paling penting tentunya anda harus memiliki software antivirus dan selalu diupdate agar fitur yang disediakan bisa maksimal. Aktifkan juga Firewall bawaan dari OS atau bahkan Firewall luar untuk menambah security pada komputer anda.

Kurangi juga kebiasaan mengunduh software – software bajakan karena seringkali hacker menyusupkan Trojan Horse disitu tanpa kita sadari sebelumnya. Pendeteksian terhadap Trojan juga dapat dilakukan dengan memeriksa Listening Port dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan yang bekerja di latar belakang (background) sebagai layanan sistem.

Ketika melihat kejanggalan pada komputer seperti adanya fungsi yang tidak berjalan atau data – data yang tiba – tiba hilang maka segera lakukan scanning pada software antivirus. Dan jika masih belum berhasil maka langkah terakhir adalah melakukan install ulang pada sistem operasi anda sebelum kerusakan semakin parah.

Itulah pengertian trojan horse beserta bahaya, jenis-jenis dan cara pencegahannya. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami!

Leave a Reply

Send this to a friend