Microsoft Autofill Password Manager Google Biometrik

Google dan Microsoft Kenalkan Fitur Pengelola Kata Sandi Biometrik Baru

NESABAMEDIA.COMGoogle sebelumnya telah mengumumkan sebuah fitur baru di browser Chrome untuk iOS, yang memungkinkan pengguna untuk mengunci tab incognito menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah. Chrome terbaru versi 89 beta di iOS memungkinkan tab incognito akan ditampilkan secara kabur (blur), sampai pengguna mengkonfirmasi identitasnya menggunakan Face ID.

Fitur privasi biometric baru itu telah dirilis dalam versi beta dan bisa diaktifkan atau dimatikan melalui pengaturan privasi di browser Chrome. Google kemudian mengkonfirmasi bahwa fitur tersebut juga akan dirilis ke publik untuk pengguna reguler dalam beberapa bulan lagi, bersamaan dengan dukungan Touch ID untuk perangkat yang lebih lama. 

Sebagai informasi, Google telah berupaya secara konsisten dalam mengembangkan otentikasi biometrik selama beberapa tahun terakhir. 

Akhir Mei lalu, Google telah menambahkan dukungan otentikasi biometric pada fitur pembayaran di Windows 10 melalui Windows Hello. Dan baru-baru ini, sebuah kegiatan eksperimen pembongkaran APK yang dilakukan oleh tim XDA pada sebuah aplikasi versi beta Google, mengungkap adanya fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengunci sesi incognito dengan otentikasi biometric, seperti yang telah dirilis untuk pengguna iOS pekan lalu.

Sementara itu di pihak lain, Microsoft juga telah merilis sebuah alat pengelola kata kunci yang diberi nama Autofill. Fungsinya adalah memanfaatkan otentikasi biometric atau PIN untuk otentikasi faktor ganda. 

Autofill ini tersedia dalam bentuk ekstensi untuk browser Edge dan juga Google Chrome, serta aplikasi Authenticator Microsoft yang ada di iPhone dan Android. Autofill ini lebih mirip dengan alat Apple yang bernama iCloud Keychain atau pengelola kata sandi bawaan dari browser Chrome. Autofill juga bisa digunakan antar platform, memungkinkan pengguna untuk menyimpan kata kunci mereka di semua perangkat yang kompatibel.

Aplikasi tersebut juga menawarkan fitur memindahkan kata kunci dalam bentuk CSV, serta fitur keamanan internal yang dilaporkan bisa melakukan enkripsi kata sandi di perangkat maupun layanan Cloud. 

Ketika digunakan di perangkat mobile, Autofill membutuhkan MFA melalui konfirmasi biometric atau PIN. Teknologi MFA sendiri juga baru saja diluncurkan oleh Microsoft pada bulan lalu sebagai bagian dari kolaborasi antara Microsoft Azure AD dengan perusahaan keamanan siber bernama Keyless.

Leave a Reply

Send this to a friend