Gunakan Fitur Adaptive Battery, Untuk Hemat Baterai Android Selama Mungkin

Gunakan Fitur Adaptive Battery, Untuk Hemat Baterai Android Selama Mungkin

NESABAMEDIA.COMMulai dengan meredupkan kecerahan layar sampai mengubah ke mode pesawat dan membawa pengisi daya portabel, menjaga baterai agar tetap awet menjadi tantangan yang telah lama dihadapi para pengguna smartphone.

Meski sudah ada penambahan dan peningkatan selama bertahun-tahun, masa pakai baterai yang bertahan untuk satu hari tetap menjadi standar. 

Google telah menerapkan beberapa solusi cerdas berbasis algoritma untuk mengatasi masalah ini, dalam bentuk fitur Adaptive Battery, yang diperkenalkan pada Android 9 di tahun 2018, dan terus mengalami penyempurnaan sampai sekarang. Belakangan, ini menjadi fitur yang semakin vital.

Jadi apa sebenarnya fitur Adaptive Battery ini? Apakah ini fitur yang harus selalu diaktifkan? Atau seberapa besar ini bisa menghemat baterai? Berikut penjelasan lengkapnya.

Fitur Adaptive Battery

Fitur ini mencoba untuk meredakan ketegangan pada baterai smartphone anda dengan mengidentifikasi aplikasi mana yang lebih penting dan mana yang tidak terlalu dibutuhkan pengguna.

Aplikasi yang jarang digunakan dan tidak benar-benar perlu yang berjalan di latar belakang, akan dikeluarkan dari memori perangkat begitu anda selesai menggunakannya. Sementara aplikasi yang lebih sering digunakan akan tetap disimpan di memori agar lebih cepat dan mudah saat mengaksesnya lagi nanti.

Dengan demikian, aplikasi hanya akan menggunakan kapasitas baterai ketika mereka benar-benar membutuhkannya. Fitur itu akan berjalan di latar belakang, mencoba mencari tahu aplikasi mana yang mungkin anda perlukan dalam beberapa jam ke depan, dan aplikasi mana yang mungkin tidak anda ingin buka lagi di waktu dekat. 

Pada tingkat yang lebih teknis, fitur ini menggunakan teknologi Deepmind untuk memasukkan aplikasi ke dalam kategori tertentu, yang kemudian menentukan jumlah sumber daya sistem yang boleh digunakan.

Aplikasi yang jarang digunakan, akan tetap berfungsi seperti biasa, tetapi anda mungkin menyadari bahwa aplikasi itu sedikit lebih lambat ketika anda membukanya kembali, karena Android harus memuat lagi semua elemen yang berbeda ke dalam memori. 

Bagaimana cara Adaptive Battery bekerja tergantung juga pada status mana smartphone anda sekarang ini. Jika sedang dicolokkan ke pengisi daya dan mengisi baterai, pembatasan pada aplikasi akan dilakukan dengan lebih longgar. 

Cara Menggunakan

Fitur ini seharusnya akan diaktifkan secara default. Untuk memeriksanya, buka halaman Settings dan kemudian pilih bagian Battery dan preferensi adaptif. Di Android 12, anda akan melihat saklar fitur ini akan diaktifkan bersamaan dengan fitur Adaptive Charging. 

Dalam pengaturan itu, anda hanya bisa mengaktifkan dan mematikan fitur, tidak ada pilihan untuk melakukan pengaturan khusus, karena semua ditangani secara otomatis oleh Android dan algoritma bawaannya. 

Perlu dicatat bahwa fitur ini membutuhkan waktu untuk bisa melihat bagaimana penggunaan smartphone anda. Bisa saja ini memakan waktu satu atau dua minggu, untuk bisa melihat dampak dari fitur ini secara signifikan. 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend