• Our Partners:

Tampilan Logo Google Chrome di MacOS

Logo Baru Google Chrome, Segar dengan Antarmuka 3D

NESABAMEDIA.COM – Google diketahui telah melakukan pembaruan dengan logo mereka, di mana telah mengubah sedikit tampilan dari logo Google Chrome, layanan peramban yang menduduki peringkat paling populer saat ini. Ini merupakan perubahan besar yang dilakukan Google, sejak peluncurannya di 2014 lalu, Rabu (20/7).

Google diketahui terakhir kali memperbaharui tampilan dari Chrome di 2014 lalu, kemudian kembali diperbaharui pada awal 2022 tahun ini. Jika dilihat dengan saksama, perubahan tampilan ini terdapat pada perubahan warna yang jauh lebih gelap, dan dimensi yang jauh lebih sederhana.

Perbedaan mencolok yang ada pada desain logo di tahun 2014 dan 2022 ialah dimensi, terdapat beberapa Shadow atau bayangan yang melingkari setiap sisi logo Chrome di 2014. Kemudian mulai disederhanakan dengan warna yang lebih gelap dan tanpa bayangan.

Ternyata, Google telah banyak bereksperimen dengan desain logo Chrome. Google memberikan banyak tampilan tambahan untuk antarmuka logo mereka di pengguna MacOS, Apple. Dengan menyesuaikan gaya Apple, Chrome kini menambahkan tepian putih berbentuk segi empat yang menjadi ciri khas dari Apple OS.

Tampilan Logo Google Chrome di MacOS

Tampilan Logo Google Chrome di MacOS

Selain itu, tampilan di MacOS menampilkan logo Chrome yang mirip dengan tampilan umum, namun dengan menambahkan bayangan pada bagian bawah. Bayangan ini membuat tampilan Chrome jauh lebih menarik, karena ada kesan 3D yang dibingkai.

“Dengan berbagai macam ide dan pertimbangan, kami mencoba semua ide yang terlintas; tepi yang lebih mulus, geometri yang berbeda, menambahkan warna dengan bingkai putih,” kata Thomas Messenger selaku Visual Designer di Google.

Messenger juga menambahkan bahwa, mereka sama sekali tidak ingin meninggalkan desain yang menjadi Icondari Google Chrome. Maka dari itu, sekilas pengguna tidak akan merasakan perbedaan ketika melihat versi terbaru dari logo Google Chrome, karena masih menggunakan desain asli secara umum.

Satu ide yang terlihat berbeda ialah pemilihan warna bagian atas, di mana diduduki oleh warna oranya, yang mana terlihat mirip dengan warna Mozilla Firefox. Pada akhirnya, Google bermain aman dengan tetap mempertahankan warna asli mereka, dengan menambahkan bingkai putih untuk menonjolkan logo Chrome.

“Kami tahu seberapa bagusnya empat warna khas Google, kemudian tetap menggunakan warna tersebut dalam posisi melingkar. Maka dari itu, kami tidak perlu mengubah banyak,” lanjut Messenger.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend