Microsoft Blokir Pengunduhan Windows 11 dan 10 di Rusia

Microsoft Blokir Pengunduhan Windows 11 dan 10 di Rusia

NESABAMEDIA.COMPara pengguna di Rusia kini tidak lagi bisa mengunduh Windows 10 dan Windows 11, termasuk alat pemasangan buatan Microsoft, setelah perusahaan menerapkan sanksi blokir untuk negara tersebut. Media Rusia TASS, adalah yang pertama melaporkan masalah ini pada pekan lalu, dan kemudian dengan cepat menyebar di internet. 

Saat diuji, dengan menggunakan VPN yang berlokasi di Rusia, terkonfirmasi bahwa penguji tidak bisa mencoba mengunduh Windows 10 Update Assistant, Windows 10 Media Creation Tool dan Windows 11 Installation Assistant. Saat mencoba melakukan unduhan, ditampilkan pesan kesalah yang menyatakan “Error 404, File atau Direktori tidak ditemukan.”

Sementara itu, ketika mencoba mengunduh file ISO dari Windows 10 dan Windows 11, pengguna mendapatkan tampilan kesalahan yang menyatakan, “terdapat masalah dengan permintaan anda.”

Menariknya, masih memungkinkan untuk mengunduh Windows 11 Media Creation Tool, namun ketika menjalankannya, menghasilkan pesan error 0x80072F8F-ox20000, yang menampilkan pesan “Untuk alasan tertentu, alat ini gagal untuk berjalan di perangkat komputer anda.”

Beberapa pengguna yang berada di Rusia, juga mengkonfirmasi bahwa mereka tidak bisa mengunduh media Windows. Namun mereka mengatakan apabila menggunakan jaringan VPN dengan lokasi di luar Rusia, mereka bisa melakukan pengunduhan kembali.

Meskipun Rusia sebelumnya menerapkan aturan yang melarang penggunaan VPN di negaranya, pihak pemerintah Rusia tidak akan menghukum mereka yang menggunakan VPN di sana. 

Tidak jelas apakah ini merupakan kesalahan teknis atau jika Microsoft memang berniat untuk memblokir unduhan Windows di Rusia. Lebih lanjut, Microsoft juga tidak menyediakan informasi apapun atau menjawab pertanyaan seputar masalah ini. 

Yang jelas, Microsoft telah menarik sejumlah layanan mereka dari Rusia, sejak negara itu melakukan invasi ke Ukraina. Penangguhan layanan Microsoft ini diawali oleh penghentian penjualan produk dan layanan Microsoft di Rusia sejak bulan Maret lalu. 

Kemudian pada bulan April, Microsoft juga mulai memblokir akun pengembang di GitHub yang terhubung dengan negara yang dikenai sanksi, bahkan ketika pengguna itu tidak lagi bekerja di perusahaan. 

Bahkan pada bulan ini, Microsoft juga mengumumkan bahwa mereka telah merumahkan sebanyak 400 pegawai di Rusia, karena mereka melakukan perampingan operasional di negara itu.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend