Pengertian HDTV Beserta Perbedaan HDTV dengan SDTV (TV Standar)

Berkaitan dengan teknologi informasi, sebelum internet menjadi media informasi favorit masyarakat kita, umumnya orang-orang mendapatkan informasi dalam bentuk audio visual melalui media televisi. Pada masa itu, televisi seolah seperti menjadi barang wajib di setiap rumah. Keluarga yang tidak memiliki televisi akan sering ketinggalan informasi mengenai berita-berita teraktual.

Seiring berkembangnya teknologi, teknologi televisi pun juga terus berkembang mengikuti arus zaman, teknologi-teknologi baru dalam perangkat televisi semakin canggih dan inovasi-inovasi baru pada perangkat televisi terus dikembangkan oleh produsen-produsen perangkat elektronik. Mulai dari era TV CRT (tabung), TV flat (tabung flat), TV LCD / LED, hingga HDTV yang sekarang kita kenal sebagai teknologi televisi tercanggih.

Saat santai di rumah, atau di tempat umum kita sering merasakan kebosanan, televisi adalah salah satu alat yang bisa meredakan sejenak kejenuhan kita. Banyak sudah jenis televisi yang beredar di pasaran elektronik di negeri ini, yang paling populer saat ini adalah HDTV dengan spesifikasi Ultra-HD dan 4K yang merupakan teknologi HDTV paling update saat tulisan ini dibuat. Berikut pengertian HDTV dan perbedaannya dengan SDTV (TV Standar).

Pengertian HDTV

Pengertian HDTV

HDTV adalah akronim dari High Definition Television, sesuai pengertian HDTV yang dipublikasikan oleh Wikipedia.com, HDTV yaitu sebuah standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV standar 4:3). Sehingga konsep dasar HDTV sudah sangat jelas, ia adalah sebuah teknologi televisi dengan format dimensi layar 16:9.

Ada beberapa istilah penting yang akan sering Anda jumpai berkaitan dengan HDTV, berikut ini definisi singkatnya.

  1. HDTV
    HDTV merupakan sebuah istilah yang sudah umum untuk merujuk kepada sebuah televisi yang sanggup menampilkan resolusi gambar elektronik yang lebih tajam daripada televisi standar CRT.
  2. HD Ready
    HD Ready sebagaimana namanya, diksi ‘Ready’ mengindikasikan bahwa HDTV dengan label ini disiapkan untuk konten HD / High Definition. HD Ready merupakan sebuah logo yang sudah umum dalam pasar elektronik saat ini, akan Anda temukan logo HD Ready bertuliskan sebagai “HD Ready” untuk HDTV dengan resousi 768p, dan “HD Ready 1080” atau “Full-HD Ready” 1080p.
  3. Full HD
    Full HD artinya layar televisi itu mempunyai aspect ratio widescreen 16:9 dengan resolusi 1920×1080. Televisi berlabel Full HD ini bisa jadi mempunyai fitur yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang berlabel HD Ready 1080p.
  4. Refresh Rate
    Merupakan sebuah istilah mengenai seberapa sering gambar di layar diperbarui setiap detiknya. Semakin tinggi nilai refresh rate-nya, semakin baik.
  5. Resolusi
    Resolusi merupakan nilai dimensi dari kumpulan titik-titik yang ada pada sebuah layar televisi. Contohnya resolusi 1080p, artinya televisi tersebut mempunyai dimensi resolusi 1920x1080p. Karena resolusi yang melampaui resolusi televisi standar tersebut, HDTV bisa menampilkan gambar yang lebih tajam dan detail.

Sebelum teknologi Plasma, LCD, dan LED marak digunakan di pasaran televisi, orang mengenal televisi dengan teknologi tabung CRT dengan resolusi standar 480p. Standard Definition adalah kualitas video dengan kualitas gambar 480p, jenis video dapat direkam dengan rata-rata kamera. Video jenis ini dapat diputar dengan monitor dengan resolusi 720x480p pada 30 fps (frame per second). Televisi dengan kualitas seperti ini disebut dengan SDTV atau TV standar yang umum pada televisi klasik dengan teknologi CRT.

Pengertian HDTV

Seiring perkembangan teknologi, teknologi CRT mulai ditinggalkan, banyak pengguna beralih ke teknologi monitor yang lebih update serta support untuk HDTV yang berbasis teknologi Plasma, LCD, dan LED. Berdasarkan jenis resolusi yang paling update saat tuisan ini dibuat, HDTV saat ini dapat digolongkan menjadi 4 kelompok besar yaitu sebagai berikut.

  1. High Definition
    High Definition adalah kualitas video yang lebih mutakhir dibandingkan dengan Standard Definition. Kualitas gambarnya sudah di atas 480p atau 720p. Rata-rata monitor televisi Plasma, LCD, dan LED yang marak di pasaran saat ini sudah banyak yang menggunakan resolusi ini, sehingga dapat menampilkan gambar dengan kualitas High Definition.
  2. Full HD
    Full High Definition Video adalah kualitas video dengan resolusi 1920x1080p. Full HD sudah mampu melewati kualitas rata-rata video yang menggunakan teknologi HD. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, terdapat televisi HD dengan label Full HD.
  3. Ultra HD (UHD)
    Ultra High Definition (UHD) merupakan perkembangan dari teknologi Full HD yang sudah sangat canggih, dengan resolusi 3840x2160p pada fps diatas 30 fps. Kualitas gambarnya lebih tajam dan warna lebih nyata dibandingkan teknologi Full HD. UHD juga biasa disebut sebagai Quad HD.
  4. 4K
    4K merupakan pengembangan dari teknologi UHD, memiliki kualitas gambar yang setara dengan UHD namun menggunakan layar dengan resolusi di atas UHD yaitu 4096x2160p.

Perbedaan HDTV dengan SDTV (TV Standar)

Perbedaan HDTV dengan SDTV (TV Standar)

Berbeda dengan HDTV, TV standar merupakan televisi klasik berformat dimensi layar 4:3 dengan komponen perangkat keras utamanya berupa tabung CRT. CRT adalah akronim dari Cathode Ray Tube, komponen utama televisi jenis ini adalah sebuah tabung kaca yang memuat ribuan sparepart elektronik yang komponen utamanya adalah pemancar elektron dan lapisan fosfor. Dari segi massa CRT tentu lebih berat dibandingkan Plasma, LCD, ataupun LED.

Perbedaan mendasar antara HDTV dengan TV Standar adalah resolusi dan dimensinya, TV Standar maksimal hanya mampu menampilkan gambar dengan resolusi standar yaitu 480p dengan dimensi 4:3, sedangkan HDTV lebih dari 480p pada dimensi 16:9 atau ratio wide, sehingga layarnya lebih lebar.

Dengan resolusi yang tinggi pada HDTV, maka gambar yang dihasilkan pun menjadi lebih jernih dan tajam. Perbedaan mendasar lainnya yang banyak orang lebih memilih teknologi baru ini adalah konsumsi energinya, pada televisi HDTV terutama yang menggunakan teknologi LED konsumsi energinya sedikit sekali, sehingga dapat banyak menghemat pengeluaran untuk biaya listrik.

HDTV merupakan teknologi media informasi satu arah berbasis audio-visual dengan keistimewaan resolusi gambar yang setajam film DVD blue-ray dengan konsmsi listrik yang lebih hemat daripada televisi klasik dengan teknologi CRT. Untuk dapat menikmati teknologi ini dengan maksimal, pemancar / broadcaster stasiun televisi yang bersangkutan pun juga harus men-support teknologi HD ini.

Nesabamedia.com merupakan media online yang menyajikan konten menarik seputar komputer, internet, jaringan, android, website dan beberapa topik lain yang berhubungan dengan dunia komputer.

Leave a Reply

Send this to a friend