Pengertian Node dan Fungsi Node pada Jaringan Komputer, Sudah Tahu?

Dua unit komputer dinyatakan terkoneksi jika keduanya bisa saling bertukar data / informasi, berbagi resource yang dimiliki, seperti: file, printer, media penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk, dll). Setiap komputer, printer atau periferal yang tersambung dalam jaringan disebut dengan Node.

Sebuah jaringan komputer minimal terdiri dari dua unit komputer atau lebih, dapat berjumlah puluhan komputer, ribuan atau bahkan jutaan node yang saling terhubung satu sama lain. Nah untuk itu kali ini saya akan membahas tentang apa itu Node ? dan apa fungsi Node dalam jaringan?

Pengertian Node

Pengertian Node Dalam Jaringan

Node ( Latin nodus, ‘simpul’) adalah salah satu titik sambungan, titik redistribusi, atau titik akhir komunikasi (beberapa terminal peralatan). Definisi node tergantung kepada jaringan dan protokol lapisan tersebut. Node jaringan fisik adalah perangkat aktif elektronik yang terpasang kedalam jaringan, dan mampu membuat, menerima, atau mengirimkan informasi melalui saluran komunikasi.

Node Jaringan Komputer

Dalam komunikasi data, node jaringan fisik dapat berupa sebuah peralatan komunikasi data (DCE) seperti modem , hub , bridge atau beralih ; atau peralatan terminal data yang (DTE) seperti handset digital telepon, printer atau komputer host , misalnya router, workstation atau server.

Jika jaringan yang dimaksud adalah LAN atau WAN , maka setiap LAN atau WAN simpul (yang setidaknya lapisan data link perangkat) harus memiliki alamat MAC, biasanya memiliki satu untuk setiap antarmuka pengendali jaringan yang dimilikinya. Contohnya adalah komputer, switch paket, xDSL modem (dengan antarmuka Ethernet) dan LAN nirkabel jalur akses.

Perhatikan bahwa hub merupakan simpul jaringan fisik, tapi bukan merupakan node jaringan LAN, karena jaringan hubbed logis adalah jaringan bus.  Analog, repeater ataupun modem PSTN adalah node jaringan fisik tetapi tidak node LAN dalam pengertian ini.

Jika jaringan yang dimaksud adalah Internet atau Intranet, banyak node jaringan fisik komputer host , dan dikenal dengan node Internet, diidentifikasi oleh alamat IP, dan semua host node jaringan fisik. Namun, beberapa lapisan datalink perangkat seperti switch, jembatan dan WLAN jalur akses tidak memiliki alamat IP host (kecuali kadang-kadang untuk tujuan administratif), dan tidak dianggap node Internet atau host, tapi node jaringan sebagai fisik dan node LAN.

Jadi kesimpulannya adalah Node artinya titik. Dalam konteks jaringan, node adalah anggota jaringan yang dapat menerima data atau menghasilkan data. ada pula node yang dapat menghasilkan sekaligus menerima data. Contoh node yaitu komputer server serta client.

Fungsi Node

fungsi node

Node dapat berupa perangkat elektronik aktif, termasuk komputer, telepon atau printer, selama terhubung ke internet dan karena itu memiliki alamat IP. Peran node adalah untuk mendukung jaringan dengan menjaga salinan dari blockchain dan, dalam beberapa kasus, untuk memproses transaksi. Node sering diatur dalam struktur pohon, yang dikenal sebagai pohon biner. Setiap cryptocurrency memiliki simpulnya sendiri, mempertahankan catatan transaksi itu.

Node adalah bagian individual dari struktur data yang lebih besar yang memblokir blok. Mengingat pemilik node secara rela menyumbangkan sumber komputasi mereka untuk menyimpan dan mengkonfirmasi transaksi, mereka memiliki kesempatan untuk mengumpulkan biaya transaksi dan mendapatkan imbalan dalam cryptocurrency dasarnya untuk melakukannya. Ini dikenal sebagai penambangan atau penempaan.

Node dapat menjadi titik komunikasi atau titik redistribusi komunikasi, yang terhubung ke node lain. Setiap node di jaringan dianggap sama, tetapi node tertentu memiliki peran berbeda dalam cara mereka mendukung jaringan. Misalnya, tidak semua node akan menyimpan salinan lengkap dari blok atau mendukung transaksi.

Satu node penuh mengunduh salinan lengkap satu blok dan memeriksa setiap transaksi baru yang datang berdasarkan protokol konsensus yang digunakan oleh kode cryptocurrency atau token utilitas tertentu. Semua node menggunakan protokol persetujuan yang sama untuk tetap selaras satu sama lain. Ini adalah node di jaringan yang mengkonfirmasi dan memvalidasi transaksi, memasukkannya ke dalam blok. Node selalu sampai pada kesimpulan sendiri apakah transaksi itu sah dan harus ditambahkan ke blok dengan transaksi lain, terlepas dari bagaimana node lain bertindak.

Didalam jaringan komputer dikenal sistem koneksi antar node (komputer), yaitu:

1. Peer to Peer (P2P)

Peer to Peer (P2P)

Secara bahasa, peer dapat diartikan sebagai rekan sekerja. Peer to peer merupakan suatu model dimana tiap PC dapat menggunakan resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain.

Tidak ada yang bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan resource komputer yang ada di jaringan, dengan kata lain setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server pada saat yang sama. Peer-to-peer network dapat juga bisa diartikan sebagai jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer, terhubung langsung dengan kabel crossover atau wireless atau juga dengan perantara hub atau switch.

Komputer pada jaringan peer-to-peer ini normalnya berjumlah sedikit dengan 1-2 printer. Demi pemakaian khusus, seperti riset, laboratorium komputer, dan lainnya. Maka model peer to peer ini bisa saja dikembangkan untuk koneksi lebih dari 10 hingga 100 komputer.

Misalnya terdapat beberapa unit komputer dalam satu departemen, diberi nama group yang sesuai dengan departemen yang bersangkutan. Masing-masing komputer diberi alamat IP dari satu kelas IP yang sama agar bisa saling sharing untuk bertukar data atau resource yang dimiliki komputer masing-masing, seperti printer, cdrom, file dan lain-lain

2. Client Server.

client-server_model

Client Server adalah model jaringan yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan, server akan mengatur mekanisme akses resource yang boleh digunakan. Dan juga mekanisme komunikasi antar node dalam jaringan.

Selain pada jaringan lokal, sistem ini bisa juga diterapkan dengan teknologi internet. Dimana hanya ada suatu unit komputer berfungsi sebagai server, yang hanya memberikan pelayanan bagi komputer lain dan client yang juga hanya meminta layanan dari server.

Jenis layanan Client-Server antara lain :

  • File Server: memberikan layanan fungsi pengelolaan file. 
  • Print Server: memberikan layanan fungsi pencetakan. 
  • Database Server: proses-proses fungsional tentang database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan. 
  • DIP (Document Information Processing): mempersembahkan pelayanan fungsi penyimpanan, manajemen dan pengambilan data.

Leave a Reply

Send this to a friend