Pengertian Puisi Beserta Tujuan, Unsur-Unsur Puisi dan Jenis-Jenis Puisi

Pengertian Puisi

Puisi adalah sebuah karya sastra yang menggunakan kata-kata indah, dengan diiringi irama nada yang mendukung, dan penyusunan kalimat yang indah. Puisi memiliki makna yang tersirat.

Dengan adanya puisi, bisa menggambarkan perasaan bahkan ungkapan hati seseorang. Puisi dapat mewakili perasaan sang penyair. Adanya puisi dapat menjadi salah satu sarana penyampaian pesan kepada orang lain.

Puisi dapat diartikan dengan berbagai makna ungkapan. Beragam ungkapan yang bisa dijadikan sebagai puisi dapat menjadi rangkaian kata yang indah. Puisi tidak hanya dapat ditulis oleh sang penyair, namun semua orang juga dapat membuat sebuah puisi yang indah. Puisi tidak hanya ditujukan ke orang-orang tertentu saja.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Selain pengertian puisi secara umum, terdapat juga beberapa ahli yang menjelaskan mengenai pengertian puisi, seperti berikut:

1. Pengertian puisi menurut Carlyle

Menurut Carlyle, puisi adalah pemikiran yang disampaikan dengan melalui musikal, sehingga memiliki nilai artistik.

2. Pengertian puisi menurut James Reves

Menurut James Reves, menyebutkan bahwa puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat terhadap setiap pemilihan katanya.

3. Pengertian puisi menurut H.B Jassin

Menurut H.B Jassin yang merupakan seorang pengarang, penyunting dan kritikus sastra mengatakan bahwa puisi adalah pengucapan yang didasarkan dengan perasaan yang mengandung pikiran-pikiran dan tanggapan-tanggapan.

4. Pengertian puisi menurut Sumardi

Menurut Sumardi, puisi diartikan sebagai karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan dengan pemilihan kata-kata yang kias atau imajinatif.

Tujuan Puisi

Tujuan Puisi

Puisi juga bisa memiliki berbagai tujuan dan tergantung dalam konteks apa puisi tersebut dibicarakan. Berikut merupakan beberapa tujuan dari puisi:

1. Mengungkapkan isi hati

Adanya puisi-puisi yang romantis dengan kalimat yang indah, dapat menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan isi hati kepada seseorang. Terkadang ungkapan isi hati tidak mudah diucapkan dengan kata-kata secara jelas. Dengan adanya puisi, semua ungkapan bisa disampaikan dengan tulisan dan kalimat yang indah.

2. Media untuk menyampaikan kritik dan keresahan

Tak jarang kita lihat bahwa banyak terjadi masalah dalam kehidupan sosial di masyarakat. Mulai dari hal kecil hingga yang besar. Setiap individu tentu akan memiliki pandangan masing-masing dalam bentuk kritik maupun keresahan yang dialaminya.

Dengan adanya puisi, kita bisa menyampaikan keluh kesah dan kritik serta keresahan yang kita hadapi dalam suatu permasalahan. Sehingga dengan adanya puisi ini, apa yang ingin disampaikan bisa tersampaikan kepada seseorang yang kita tuju.

3. Memberikan motivasi

Kehidupan manusia tentu seperti roda yang berputar. Ada kalanya dibawah, dan ada kalanya diatas. Saat seseorang sedang berada di bawah, dimana di posisi tersebut seseorang akan membutuhkan motivasi.

Nah, dengan adanya puisi kita bisa memberikan motivasi kepada orang lain maupun diri kita sendiri. Karena tidak jarang kita temui orang-orang bahkan diri kita sendiri yang terkadang sangat membutuhkan motivasi namun biasanya terdiam.

4. Mengembalikan kesenangan

Kesenangan adalah hal yang penting dalam hidup. Salah satu cara untuk mengembalikan kesenangan adalah dengan membuat ataupun membaca puisi. Sehingga kita bisa semangat kembali dan bisa ceria lagi.

Unsur-Unsur Puisi

Unsur-Unsur Puisi

Selain tujua, puisi juga memiliki unsur-unsur yang harus ada sehingga susunan kalimat bisa dikatakan sebagai puisi. Unsur-unsur puisi dibedakan menjadi 2 yaitu struktur batin dan struktur fisik. Berikut merupakan penjelasan kedua struktur tersebut:

  1. Struktur Batin

    • Tema, merupakan unsur yang paling utama. Karena tema adalah penjelasan makna dari puisi yang ingin disampaikan.
    • Rasa, merupakan ungkapan perasaan yang akan disampaikan oleh penyair dengan memperhatikan kondisi senkitar, misalkan lingkungan sosial, pengalaman, dan lainnya.
    • Nada, merupakan aura yang akan disampaikan melalui dengan puisi, sehingga jelas penggambaran puisi tersebut. Apakah sedang dalam kondisi marah, bersemangat, dan lainnya.
    • Tujuan, merupakan inti pesan yang ingin disampaikan oleh sang penyair kepada pembaca puisi. Sehingga maksud atau pesan yang ingin disampaikan jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.
  2. Struktur Fisik

    • Tipografi, merupakan format dari puisi itu sendiri, bisa dilihat melalui pengaturan baris, hingga bagian kiri kanan kertas.
    • Diksi, merupakan pemilihan kata yang akan digunakan untuk melengkapi puisi.
    • Imaji, merupakan susunan kata yang menggambarkan panca indra (penglihatan, pendengaran, dan sebagainya) dari penyair.
    • Gaya bahasa, merupakan penggunaan bahasa yang sesuai untuk mendukung puisi tersebut menjadi puisi yang indah.
    • Irama, merupakan persamaan bunyi yang disusun dalam puisi sehingga dapat menambah keindahan puisi ketika disampaikan secara lisan.

Jenis-Jenis Puisi

Jenis-Jenis Puisi

Selain tujuan dan unsur, puisi juga memiliki beberapa jenis yang bervariasi. Berikut merupakan jenis-jenis puisi yang sering digunakan:

  1. Puisi Lama
    • Pantun, merupakan puisi lama yang pada umumnya terdiri dari 4 baris. Dimana pantun biasanya memiliki ciri khas yaitu memiliki sajak ab-ab.
    • Syair, merupakan puisi yang biasanya memiliki akhiran yang sama. Selain itu, syair sama dengan pantun yang memiliki 4 baris.
    • Seloka, merupakan puisi yang berasal dari melayu, biasanya seloka ini berisikan pepatah-pepatah yang memiliki arti tersendiri.
    • Gurindam, merupakan puisi yang biasanya terdiri dari 2 baris dalam setiap baitnya. Dimana pada setiap bait, selalu memiliki akhiran yang sama.
  2. Puisi Baru
    • Romansa, merupakan puisi yang menggambarkan tentang keromantisan serta cinta dan kasih sayang.
    • Soneta, merupakan puisi yang indentik dengan jumlah barisnya adalah 14 dan terbagi menjadi 2 bagian. Biasanya dengan susunan bait pertama 4 baris dan bait kedua 3 baris.
    • Himne, merupakan puisi yang digunakan untuk nyanyian
  3. Puisi Kontemporer, merupakan puisi yang tidak terikat dengan irama, gaya bahasa, dan sejenisnya karena mengikuti perkembangan zaman yang sedang berlangsung.

Nah, kini anda sudah tahu bukan bagaimana saja pengertian puisi baik secara umum dan menurut pendapat para ahli. Selain itu juga, anda dapat memperoleh wawasan baru terkait tujuan, unsur dan jenis puisi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda dalam menambah ilmu dan wawasan baru terkait puisi.

Nesabamedia.com merupakan media online yang menyajikan konten menarik seputar komputer, internet, jaringan, android, website dan beberapa topik lain yang berhubungan dengan dunia komputer.

Leave a Reply

Send this to a friend