Penjualan Smartphone di Cina Merosot, dan Huawei Keluar Dari Top 5

Penjualan Smartphone di Cina Merosot, dan Huawei Keluar Dari Top 5

NESABAMEDIA.COMPenjualan perangkat smartphone di pasar Cina mengalami penurunan sebanyak 17 persen pada kuartal kedua tahun 2021. Alasan utamanya adalah karena ruang kosong yang ditinggalkan oleh Huawei, yang telah mendapatkan sanksi dagang oleh pemerintah Amerika, dan tidak ada pabrikan smartphone Android lainnya yang mampu mengisi ruang tersebut.

Penjualan smartphone secara global mencapai 74,9 juta unit di kuartal kedua ini. Jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. yang mencapai 90,7 juta unit. Ini karena pabrikan smartphone Android utama yang biasanya mampu menjual rata-rata 10 juta unit, turun menjadi 3 jutaan. 

Laporan penjualan smartphone ini diterbitkan oleh perusahaan riset teknologi Canalys

“Pangsa pasar kolektif dari 5 pabrikan teratas telah mengalami penurunan dari yang sebelumnya 95 persen di kuartal kedua tahun 2020, ketika saat itu Huawei mendominasi, menjadi 82 persen di tahun 2021,” kata Wakil Presiden Canalys, Nicole Peng.

Oppo dan Vivo yang merupakan bagian dari BBK Electronic Group, masih menjadi dua pabrikan smartphone terbesar asal Cina, di mana masing-masing mampu menjual sebanyak 18,2 juta unit dan 16 juta unit. 

Xiaomi menggantikan posisi Huawei yang sebelumnya berada di peringkat ketiga, dengan penjualan smartphone mencapai 12,6 juta unit di periode yang sama. Apple berada di peringkat keempat sebagai pabrikan smartphone dengan penjualan terbesar di Cina dengan jumlah penjualan mencapai 7,9 juta unit. Kemudian Honor yang sebelumnya anak usaha dari Huawei, berada di posisi kelima dengan penjualan mencapai 6,9 juta unit.

Kuartal ini menandai pertama kalinya dalam kurun waktu tujuh tahun bahwa Huawei keluar dari 5 pabrikan smartphone terbesar di Cina dalam hal penjualan. Perusahaan yang berbasis di Shenzhen dan sebelumnya menjadi perusahaan smartphone terbesar Cina, menjadi korban persaingan dagang antara Cina dengan Amerika. 

Bahkan kondisi Huawei pun terus mengalami tekanan dengan sejumlah sanksi dan larangan yang diberikan tahun lalu, seperti diblokirnya akses untuk mendapatkan chipset dari perusahaan asal Amerika.

Leave a Reply

Send this to a friend