Windows Autopatch Masuki Tahap Pratinjau

Windows Autopatch Masuki Tahap Pratinjau

NESABAMEDIA.COMPada bulan April lalu, diperkenalkan Windows Autopatch, sebuah program pembaruan untuk pengguna Windows 10 dan 11 Enterprise. Microsoft kini mengirimkan pratinjau publik dari fitur tersebut, yang mengubah lanskap Patch Tuesday untuk sebagian penggunanya. 

Saat memperkenalkan Windows Autopatch, Microsoft mengklaim bahwa program ini akan bisa menjadikan Patch Tuesday sebagai jadwal pembaruan biasa. Sebagai informasi, Patch Tuesday sendiri adalah siklus pembaruan atau tambalan kumulatif yang biasanya diluncurkan pada hari Selasa di minggu kedua setiap bulan. 

Dalam pengumuman terbarunya, Microsoft berbicara soal Autopatch seperti berikut:

“Layanan ini akan membuat perangkat lunak Windows dan Office di endpoint akan diperbarui secara otomatis, tanpa adanya tambahan biaya. Dengan demikian, para admin akan memiliki waktu dan sumber daya lebih banyak dibanding sebelumnya. Selasa kedua setiap bulan, akan menjadi Selasa yang biasa saja.”

Windows Autopatch in tersedia untuk pengguna Enterprise E3 dan E5 untuk Microsoft Windows atau Microsoft 365. Microsoft mengatakan, kemungkinan besar fitur tersebut akan diluncurkan secara penuh ke publik pada bulan Juli nanti. 

Lebih Jelas Soal Autopatch

Windows Autopatch merupakan layanan terkelola yang menautkan ke Patch Tuesday, namun menyediakan pembaruan secara otomatis saat diperlukan. Ini termasuk untuk Windows 10 dan 11, yang mencakup firmware dan driver, serta aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Teams, PowerPoint dan Outlook.

“Windows Autopatch menerapkan pembaruan ke sistem operasi Windows pengguna, dan mengkonfigurasi pembaruan otomatis untuk aplikasi Office,” jelas Microsoft. 

Fitur tersebut diharapkan akan mampu menangani pekerjaan berat, sehingga organisasi bisa menghilangkan proses pembaruan yang sebelumnya dilakukan secara manual. Autopatch bakal mengisi celah yang ada saat ini, ketika sebuah pembaruan diluncurkan dengan waktu yang dibutuhkan organisasi untuk melakukan pemasangan.

“Peluncuran pembaruan untuk Office mengikuti jadwal yang unik dan tetap, tidak menggunakan pengiriman secara progresif berbasis ring dan tidak dikendalikan oleh Autopatch. Autopatch juga akan bekerja secara berbeda dengan Microsoft Teams dan Edge. Aplikasi Teams disinkronkan dengan perubahan pada layanan online Teams. Akibatnya, pembaruan untuk klien ini terjadi pada irama yang berbeda dengan pembaruan umum Windows atau Office. Begitu juga dengan Edge yang memiliki saluran pembaruannya sendiri, yang dilakukan pada browser,” tambah Microsoft.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend