• Our Partners:

AMD Akui Driver Kartu Grafis di Windows 11 Membuat Pengaturan BIOS Kacau

AMD Akui Driver Kartu Grafis di Windows 11 Membuat Pengaturan BIOS Kacau

NESABAMEDIA.COMSelama beberapa waktu belakangan, pengguna CPU AMD Ryzen telah melaporkan mengenai driver kartu grafis Radeon mereka membuat pengaturan beberapa CPU menjadi kacau.

Setelah masalah ini muncul dalam pemberitaan berbagai media massa, AMD akhirnya memberikan konfirmasi bahwa masalah itu memang ada. Namun, perusahaan tidak memberikan detail spesifik mengenai apa penyebabnya atau mengungkap tanggal kapan bug itu akan diperbaiki. 

Dalam sebuah pernyataan, AMD mengatakan:

“Kami memahami adanya masalah di software AMD Suite yang mengubah pengaturan beberapa prosesor AMD tertentu. Kami tengah melakukan investigasi akan masalah tersebut dan akan membagikan informasi lebih banyak sesegera mungkin.”

AMD memperkenalkan dukungan untuk Windows 11 atas GPU Radeon mereka dengan driver kartu grafis versi 21.9.1 dan selain itu, mereka juga menambahkan sebuah fitur overclocking baru yang bernama Auto Overclock melalui halaman Radeon Software. Fitur itu pada dasarnya juga bisa digunakan untuk meng-overclock CPU juga, selain GPU, semuanya dalam satu tempat.

Akan tetapi, fitur tersebut mulai menumpuk pengaturan firmware yang sudah diatur sebelumnya tanpa sepengetahuan pengguna atau bahkan ketika pengguna tidak melakukan overclock. Dalam beberapa postingan di forum-forum online, pengguna mengatakan bahwa kekacauan itu terjadi pada pengaturan Precision Boost Overdrive (PBO)

PBO adalah sebuah fitur yang pada dasarnya berfungsi untuk menjalankan Auto Overclocking di CPU AMD Ryzen. PBO bertujuan untuk meningkatkan clock CPU dengan menganalisa VRM, daya SoC dan suhu, serta menentukan seberapa banyak headroom di sana. 

Untungnya, CPU Ryzen memiliki sebuah fitur perlindungan yang kuat untuk mencegah kerusakan fisik pada chip. Namun, ketidakstabilan sistem akibat overclocking ini akan membuat garansi perangkat batal. Dan karena masalah ini muncul dengan overclocking yang dilakukan secara otomatis tanpa sepengetahuan pengguna, maka ini adalah sebuah masalah yang tidak bisa dianggap sepele. 

Oleh karena itu, diyakini AMD akan bekerja dengan cepat untuk berupaya menyelesaikan masalah driver di Windows 11 tersebut. Sambil menunggu adanya perbaikan, pengguna yang menggunakan Radeon Software Slimmer untuk menghapus SDK Ryzen Master dari driver GPU, untuk mencegah terjadinya perubahan pengaturan tiba-tiba di BIOS. Namun perlu dicatat bahwa saran perbaikan alternatif ini bukan resmi dari pihak AMD.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend