10 Aplikasi Database Terbaik yang Bisa Anda Coba, Mana yang Terbaik?

Apa itu database? Database atau basis data merupakan kumpulan data yang terorganisir di dalam bentuk tabel, skema, view, objek, query, dan lain sebagainya.

DBMS yang merupakan singkatan dari Sistem Manajemen Basis Data merupakan sebuah perangkat lunak yang langsung berinteraksi dengan pengguna, basis data, dan aplikasi yang lain yang digunakan untuk mengambil data. DBMS memungkinkan pengguna untuk melakukan query, pembuatan, update, maupun administrasi database.

Aplikasi Database Beserta Penjelasannya

Ada beberapa aplikasi database yang bisa Anda gunakan, bahkan beberapa diantaranya menjadi salah satu aplikasi database paling populer. Meskipun memiliki tampilan dan tombol menu atau perintah yang cenderung berbeda, namun aplikasi database tersebut memiliki fungsi yang sama. Beberapa aplikasi database yang bisa Anda gunakan, diantaranya:

1. MySQL

Aplikasi Database MySQL

Mungkin aplikasi database yang satu ini menjadi yang populer diantara beberapa aplikasi database lainnya yang akan kami jelaskan kepada Anda.

Aplikasi databsae yang satu ini bersifat open source dan bisa digunakan untuk semua platform dengan baik dan tanpa mengalami masalah. Anda bisa menggunakan MySQL untuk sistem operasi Windows, Linux, maxOS X, dan lain sebagainya. Selain itu, dikarenakan MySQL juga bersifat network, maka aplikasi ini dapat digunakan sebagai multi-user.

2. MariaDB

MariaDB

MariaDB merupakan aplikasi yan dikembangkan oleh sistem basis data yang sama dengan yang dimiliki oleh MySQL. Alasan mereka mengembangkan aplikasi ini adalah sebagai bentuk kekhawatiran terhadap Oracle Corporation.

Tujuan pengembangan MariaDB adalah untuk mempertahankan atau menjaga kompatibilitas tinggi dengan MySQL dan juga aplikasi ini sesuai dengan API MySQL maupun perintah yang ada di dalamnya.

3. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server

Dari namanya Anda sudah tahu bahwa aplikasi yang satu ini merupakan aplikasi basis data yang berasal dari Microsoft. Bahasa pemograman atau database yang digunakan adalah Transact-SQL yang pada dasarnya merupakan gabungan antara SQL standar ISO/ANSI. Bahasa ini memang merupakan bahasa yang populer atau banyak digunakan oleh Microsoft atau Sybase.

Pada awalnya Ms. SQL Server hanya digunakan untuk data kecil atau menengah, namun sekarang aplikasi ini sudha bisa digunakan untuk database dengan skala yang besar. Beberapa hal yang menjadi kelebihan dari Ms. SQL Server antara lain: bisa digunakan oleh banyak platform, bahasa database yang cukup banyak, memiliki tipe data yang banyak, dan lain sebagainya.

4. Oracle Database

Oracle Database

Oracle database bisa digunakan untuk menyimpan data dengan skala yang besar dan bahkan ukurannya hingga mencapai tera byte. Alasan mengapa banyak orang lebih menggunakan Oracle selain karena bisa menyimpan dalam skala besar adalah karena aplikasi ini mudah didownload. Selain itu, juga tersedia versi gratis dan tampilannya pun sesuai dengan Anda yang baru ingin memulai terjun ke dunia database.

5. PostgreSQL

Aplikasi Database PostgreSQL

Aplikasi database yang kelima bernama PostgreSQL atau yang juga sering dinamakan sebagai Postgres. Aplikasi ini termasuk aplikasi basis data yang bersifat data relasional yang bisa digunakan untuk menyimpan maupun mengembalikan data dengan aman. Aplikasi ini bisa digunakan untuk merespon perintah yang berasal dari aplikasi atau perangkat lunak yang lain.

Hal ini membuat kinerja dari sebuah aplikasi bisa lebih ringan, khususnya aplikasi yang digunakan atau memiliki banyak pengguna. Sekedar informasi bahwa untuk pengguna yang memiliki macOS Server, Postgres merupakan database default. Maksudnya, aplikasi databa yang satu ini memang sudah terinstall dan merupakan aplikasi bawaan dari OS tersebut. Meskipun PostgreSQL juga bisa Anda temukan di Linux atau Windows.

6. SQLite

SQLite

Bagi Anda yang memiliki data tersturktur, maka SQLite bisa menjadi solusi terbaik sebagai media database Anda. Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi ini sebagai caching dan juga untuk menyediakan data yang berasal dari cloud. Jadi, Bagi Anda yang memiliki data dalam bentuk baris maupun kolom, maka cobalah untuk mempertimbangkan menggunakan SQLite.

7. DBeaver

DBeaver

Aplikasi database yang satu ini memiliki mode graphical atau GUI. Selain menyediakan versi yang berbayar, DBeaver juga menyediakan versi Community Edition yang sudah open source sehingga Anda bisa mengembangkannya sendiri. Ada beberapa fitur menarik yang dimiliki oleh DBeaver, yaitu didukung oleh banyak platform, dan juga memiliki kemampuan menulis berbagai file ekstensi atau plugins.

8. MongoDB

Aplikasi Database MongoDB 

MongoDB merupakan aplikasi basis data yang cara kerjanya berorientasi pada open source dan juga cross platform. Aplikasi ini juga digolongkan sebagai aplikasi basis data noSQL yang mana cara kerjanya juga menggunakan prinsip yang tidak jauh berbeda dengan JSON (aplikasi database yang lain). MongoDB adalah aplikasi yang dibuat dan dikembangkan oleh MongoDB Inc.

9. Apache Cassandra

Apache Cassandra

Aplikasi yang satu ini merupakan aplikasi basis data yang bersifat cluster. Seseorang yang berjasa menciptakannya adalah Prashant Malik pada saat dia bekerja di Facebook. Ada beberapa ciri yang membedakan Cassandra dibandingkan aplikasi yang lain. Salah satunya adalah mempunyai benchmark dan juga dapat digunakan lebih baik dibandingkan dengan NoSQL yang lainnya.

Selain itu, Cassandra juga menjamin keamanan data ketika perangkat Anda mati dan juga sudah dilengkapi dengan tim pendukung yang profesional untuk keperluan enterprise.

10. Firebird

Aplikasi Database Firebird

Aplikasi database yang terakhir kami jelaskan adalah Firebird. Aplikasi ini juga menggunakan prinsip kerja SQL relasional dan juga bersifat open source. Firebird merupakan aplikasi basis data yang bisa digunakan untuk beragam sistem operasi, seperti Linux, macOS Server, Windows, dan berbagai macam sistem operasi berbasis Unix-like yang lainnya.

Adapun database yang ada di dalam Firebird didapatkan dari edisi open source Borland Interbase sekitar tahun 2000. Akan tetapi, semenjak kemunculan Firebird 1.5, maka sebagian besar kode yang ada ditulis ulang rewrite sampai dengan sekarang ini.

Leave a Reply

Send this to a friend