• Our Partners:

Google Teknologi Augmented Reality ARFitur Kendaraan

Google Kembangkan Teknologi AR di Ponsel Yang Terintegrasi Dengan Kendaraan

NESABAMEDIA.COMAdopsi teknologi Augmented Reality (AR) di dunia teknologi semakin pesat dalam setahun belakangan ini. Perusahaan raksasa seperti Apple, Google dan lainnya, berusaha keras menghadirkan inovasi teknologi AR untuk memenuhi kebutuhan dan mengembangkan pasar. 

Di sisi lain, teknologi di dunia otomotif juga turut berkembang secara signifikan, dan AR bisa mengambil peluang dalam hal ini. Teknologi AR di dunia otomotif bisa digunakan dalam banyak hal, salah satunya adalah untuk sistem navigasi. Misalnya menunjuk kamera yang didukung teknologi AR, bisa memberikan pengalaman navigasi yang lebih canggih untuk penggunanya.

Google ingin menghadirkan hal yang berbeda dengan memanfaatkan teknologi AR pada industri otomotif. Kemarin, mereka mengumumkan adanya fitur yang bisa memungkinkan pengguna melihat jenis kendaraan dengan beragam warna dan zoom untuk melihat detail kendaraan secara keseluruhan, atau bahkan melihat ke bagian dalam interior, hanya dengan menggunakan perangkat ponsel mereka.

Hal tersebut bisa memungkinkan dilakukan dengan bantuan teknologi AR, dan Google berharap bisa bekerja sama dengan pihak lain untuk bisa mewujudkan fitur tersebut. Saat ini, prosesnya sedang dalam tahap uji coba di Amerika Serikat, dan mereka mengaku telah bekerja sama dengan Volvo dan Porches.

Yang lebih menarik dari penerapan teknologi AR itu adalah, kemampuan untuk secara virtual menempatkan kendaraan di jalanan. Melihatnya dari beragam sudut pandang dan variasi warna saat mobil berjalan seperti di dunia nyata. 

Namun Google menjelaskan, untuk bisa menggunakan teknologi AR tersebut, dibutuhkan ponsel yang tentunya juga mendukung fitur AR. Pihaknya pun nanti akan menjelaskan secara mendetail kebutuhan spesifikasi ponsel, ketika fitur tersebut sudah memasuki tahap final dan siap untuk diluncurkan.

Sementara untuk kapan fitur Augmented Reality ini dirilis, pihak Google masih belum bisa memberikan jawaban pasti dan estimasinya. Namun, mereka berjanji akan segera merilisnya dalam waktu secepatnya dan sedekat mungkin. Meski demikian, pengguna yang kedapatan bisa mencoba fitur Augmented Reality itu untuk pertama kalinya, terbatas untuk pengguna yang tinggal di Amerika Serikat terlebih dahulu. 

Leave a Reply

Send this to a friend