Kerjasama TikTok dan Oracle

Kerjasama TikTok Dan Oracle, Tingkatkan Keamanan Privasi Data?

NESABAMEDIA.COM – TikTok telah mengumumkan bahwa mereka akan memulai memfokuskan pengguna dari Amerika Serikat, dengan menyimpan data pribadi dan mengamankan data menggunakan Kerjasama dengan Oracle.

Melalui laporan dari Buzzfed News, beberapa karyawan di China dinyatakan terus melakukan akses untuk meningkatkan kenyamanan pengguna TikTok. Hal ini terungkap dari laporan beberapa karyawan tinggi di TikTok, yang menyatakan bahwa mereka ingin sekali meningkatkan kenyamanan pengguna dari seluruh dunia.

Masalahnya ialah, TikTok yang berbasis di China ini tidak dapat dengan mudah mengakses dan memberikan data untuk pengguna di Amerika Serikat. Hal ini karena perbedaan server dan kemampua server menerima data dari jarak jauh, belum lagi masalah keamanan data yang harus mereka pertahankan.

TikTok percaya, dengan adanya kerja sama dengan sebuah tim khusus yang dapat menangani hal ini, maka kelancaran data untuk pengguna di luar China akan tetap berjalan dengan baik. Namun, tetap pusatnya akan berlangsung di China, untuk mengakses data dan keamanan data pengguna.

Oracle, menjadi salah satu perusahaan yang dipilih TikTok untuk menangani server mereka dengan basis di Amerika Serikat. Karena kerja sama dengan China, nantinya mereka akan menggunakan metode ByteDance.

Dilansir dari The Verge, Albert Calamug selaku Head of TikTok US Security & Public Policy menyatakan bahwa, sekarang pengguna TikTok dari Amerika Serikat akan memiliki server yang dikendalikan oleh layanan Oracle, namun dengan tetap memiliki pusat data dan keamanan di TikTok China.

“Untuk sekarang ini, layanan data dari pengguna US akan melalui Oracle, jadi server akan tetap aman, walaupun memang basis data pengguna akan disimpan pada server resmi TikTok. Ini menggunakakan salah satu server dari Oracle Cloud Insfrastruture”. Tulisnya, Minggu (19/6/2022).

Pihak perusahaan juga menyatakan bahwa mereka akan menggunakan server dari Virginia dan Singapura, untuk membuat sebuah cadangan server, namun dengan tanpa menghapus ketentuan akan privasi pengguna.

Sebelumnya, TikTok pernah dikabarkan telah menggunakan data penggunanya untuk kebutuhan yang pribadi, di mana dilaporkan telah mengekspos data penggunanya. Meskipun begitu, hingga sekarang tidak ada bukti kuat akan isu yang telah beredar ini.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend