Meta AI

Meta Luncurkan AI: BlenderBot 3, Terbuka untuk Umum?

Meta AI Research Labs telah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan mereka, dan telah dapat diakses pada situs website. Ini merupakan salah satu teknologi dari Chatbot, yang memungkinkan semua pengguna untuk dapat berinteraksi langsung dengan layanan AI Meta, Minggu (07/08).

Setelah akhirnya berhasil mengembangkan AI mereka sendiri, kini perusahaan Meta nampaknya tengah gencar mempromosikan dan mengembangkan berbagai macam kemungkinan yang mereka miliki. AI yang diberi nama BlenderBot 3, kini telah bisa diakses langsung pada laman website Facebook.

Namun, untuk masa percobaan perusahaan untuk saat ini hanya akan membatasi akses dari BlenderBot 3 di Amerika saja. Kemungkinan besar, setelah teknologi ini matang maka mulai disebarkan untuk dapat diakses oleh pengguna dari seluruh dunia.

Sampai saat ini, Meta telah memberikan tanggapan mereka terkait teknologi AI yang telah sukses mereka buat. BlenderBot 3 memiliki kemampuan yang sangat baik, untuk diajak dalam berdiskusi. Pengguna dapat langsung menanyakan hal umum seputar kesehatan, resep makanan sehat, hingga meminta rekomendasi tempat untuk berkumpul dengan teman-teman.

BlenderBot 3 sendiri merupakan lanjutan dari proyek Prototype yang telah Meta buat sebelumnya, mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa BlenderBot 3 adalah proyek lanjutan dari LLMS.

Seperti halnya LLMS, BlenderBot 3 akan diprogram dengan menggunakan Datasets of Text, yang mana telah digunakan untuk terintegrasi dengan berbagai bahasa. Sehingga, sistem AI dapat dengan mudah mengenali bahasa melalui teks, dan dapat berpindah bahasa sesuai penggunaannya.

Sebelumnya, perusahaan tengah mengalami beberapa masalah terkait, yang mana akan diuji di BlenderBot 3. Di mana isu yang berkaitan ialah kemampuan AI untuk dapat mencari informasi di internet, dan membahas beberapa topik terkait. Menariknya, pengguna dapat dengan mudah mengeklik untuk melihat dari mana sumber informasi berasal.

Teknologi yang dihadikan Meta ini tentunya sedikit mirip dengan layanan Google Assistant, yang mana telah lama dirilis dan membantu banyak penggunanya. Lebih dari itu, pengguna masih dibuat penasaran akan fitur lanjutan apa lagi yang akan diberikan oleh Meta.

Selain itu, Meta sampai saat ini masih dalam masa “Waktu Serius”, yang mana karyawan akan mendapatkan tekanan untuk dapat bekerja dengan target perusahaan. Meta juga belum membukan atau merekrut karyawan baru dan telah diumumkan oleh Mark.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend