Thunderbolt SSD Windows 10 20H2 Error BSOD

Microsoft Akui Windows 10 20H2 Bikin BSOD dan PC Restart Sendiri

NESABAMEDIA.COMWarna biru dalam sisi psikologi dianggap memiliki efek yang menenangkan. Mungkin ini salah satu alasan Microsoft menggunakan warna dominan biru, ketika sistem buatan mereka mengalami crash atau error. Namun bagi banyak pengguna, warna biru Blue Screen of Death (BSOD), berarti sebuah malapetaka. Sayangnya BSOD ini kembali banyak dikeluhkan pengguna, khususnya mereka yang telah melakukan peningkatan Windows 10 ke versi 20H2. 

Rupanya, banyak sekali keluhan error yang dilaporkan pengguna, tidak lama setelah pembaruan Windows 10 versi Oktober 2020 (20H2) dirilis. Oleh karena itu, Microsoft juga mulai membatasi distribusi perilisan versi 20H2 ke perangkat pengguna. Sehingga hingga saat ini, masih banyak pengguna yang belum mendapatkan pembaruan tersebut di perangkat mereka.

Kali ini keluhan yang dilaporkan pengguna itu adalah, ketika mereka menghubungkan perangkat SSD Thunderbolt NVME, tiba-tiba saja tampilan BSOD itu muncul. 

“Intel dan Microsoft telah menemukan masalah ketidakcocokan ketika perangkat yang menggunakan sistem operasi Windows 10 versi 20H2 atau versi 2004, dihubungkan dengan SSD Thunderbolt NVME. Pada perangkat yang terdampak, ketika SSD Thunderbolt itu ditancapkan, maka akan mengalami error dengan background warna biru. Kemudian muncul pesan ‘DRIVER_VERIFIER_DMA_VIOLATION (e6)’, sebuah percobaan operasi DMA ilegal terdeteksi saat driver sedang diverifikasi,” seperti yang ditulis Microsoft dalam sebuah halaman dukungannya.

Microsoft pun akhirnya mengambil langkah untuk menghentikan distribusi pembaruan Windows 10 20H2 ke perangkat PC yang kemungkinan bakal terdampak error tersebut. Begitu masalah telah teratasi, maka pemblokiran distribusi akan dicabut. Namun jika pengguna telah melakukan peningkatan ke versi 20H2, sebelum terblokir, kemungkinan besar perangkat akan mengalami BSOD.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan saat ini adalah dengan melakukan rollback pembaruan, sebelum ke versi 20H2. Memang hal ini akan menjengkelkan, namun lebih baik daripada harus mengalami crash dan BSOD terus-terusan. 

Tak hanya BSOD, sejumlah pengguna juga melaporkan jika perangkat mereka tiba-tiba melakukan restart atau rebooting dengan sendirinya. 

Microsoft menjelaskan kalau masalah restart itu dikarenakan bug di LSASS.exe. Pengguna yang mengalaminya, juga akan mendapatkan pesan error “PC anda akan restart dalam waktu satu menit.” Pesan error itu akan muncul, saat terjadi crash pada LSASS.exe dan pengguna mengakses pengaturan login aplikasi atau mengakses folder pengguna di Local User dan MMC Group.

Lebih lanjut, masalah ini juga hanya terjadi jika pengguna telah mengubah akun Windows bawaan seperti Administrator atau Guest. 

Seperti masalah BSOD akibat SSD Thunderbolt NVME, yang bisa dilakukan pengguna hanya dengan melakukan rollback pembaruan ke versi sebelum 20H2. Dan agar tidak terulang kembali, pengguna harus mengembalikan nama akun ke versi bawaan, yakni Administrator atau Guest.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend